Breaking News

BPS Kabupaten Solok Belum Maksimal Atasi Masalah Pengangguran


Arosuka ,Figurnews.com

Badan Pusat Statistik Kabupaten Solok pada tahun 2019 mencatat jumlah pengangguran di Kabupaten Solok adalah sebesar 4,65 persen atau sekitar 11 ribu orang. Angka tersebut meningkat tajam di tahun 2020 akibat pandemi covid-19. Ke depan diharapkan akan mampu dalam mengatasi permasalahan kerja atau pengangguran di Jajaran Pemkab Solok, ungkap Bupati Solok Gusmal (05/11) di Arosuka.

Menurut Gusmal, penanganan masalah ini tidak mungkin diselesaikan oleh hanya satu perangkat daerah saja, karena itu perlu diciptakan korelasi yang kokoh antar pemangku kepentingan terkait di semua lini.

Lebih lanjut, sebelum dikukuhkan SDC, berbagai upaya telah dilakukan dengan mengadakan beberapa kali Job fair pada tahun 2019, 2018, dan 2017. Untuk diketahui, selama tahun 2019 lalu sudah menggelar Tiga kali Job Fair, dengan menyediakan 700 lowongan pekerjaan dari 24 perusahaan.

Namun, banyaknya pencari kerja tidak sebanding dengan lowongan yang ada. Berdasarkan data yang didapat dari  Dinas Penanaman Modal, Pelayanan terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker)  Kabupaten Solok, pada tahun 2019 ada sebanyak 2.660 penerbitan kartu pencari kerja, meningkat dari tahun 2018 yang berada diangka 1.902 penerbitan.

Hal ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya jumlah lulusan SMA, DIII dan sarjana yang merupakan angkatan kerja. Jumlah pencari kerja lulusan sarjana tahun 2019 mencapai 1.159 orang, lulusan DIII 452 orang, lulusan SMA 1021 orang. Ketiganya meningkat tajam dibandingkan tahun 2018 dimana lulusan Sarjana hanya 632 orang, DIII 281 orang dan SMA/K  821 orang.

Menurut DPMPTSP-Naker Kabupaten Solok, Kennedy Hamzah, tingginya tingkat pertumbuhan lulusan pendidikan tinggi, merupakan sebuah keuntungan besar bagi daerah, tapi disisi lain juga menambah daftar pengangguran di Kabupaten Solok, namun biasanya juga dibarengi penghapusan status pencari kerja, karena sudah ada pencari kerja yang mendapatkan pekerjaan. Tahun 2017 ada sebanyak 1736 pencari kerja yang dihapuskan, 2018 sebanyak 485 orang, dan pada 2019 sebanyak 441 orang.

Secara total, tahun 2019 untuk umur 15 tahun keatas, dikelompokkan menjadi dua, yakni kelompok angkatan kerja dan kelompok bukan angkatan kerja, angkatan kerja berjumlah 174.627 orang dengan rincian 164.281 orang bekerja dan 10.346 orang pengangguran.

Meskipun demikian, pihaknya menyebut salah satu solusinya dengan mengajak masyarakat untuk mendirikan usaha kecil mikro dan usaha kreatif. Pemkab Solok juga telah melakukan pembekalan terhadap ratusan angkatan kerja untuk pembekalan skill agar bisa membuka lowongan kerja sendiri, melalui pelatihan berbasis kompetensi (PBK), untuk membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja usia produktif sehingga memiliki daya saing.

Tahun 2019, program PBK juga sudah dilakukan dengan pelatihan yang diberikan diantaranya kejuruan mekanik junior sepeda motor, teknisi audio video, staff administrasi perkantoran, operator basic office, operator menjahit pakaian dasar.

Peningkatan daya saing adalah sasaran utamanya, karena dengan berbagai macam pengaruh baik perkembangan teknologi dan kemajuan pengetahuan lainnya, setiap pelaku usaha dituntut mempunyai nilai lebih agar mampu bersaing. Hingga 2019, ada sebanyak 13.366 UMKM dengan menyerap 24. 481 tenaga kerja.

"Maka itu sinergitas antar lembaga pendidikan, dunia usaha dan kami pemerintah daerah, agar bisa mencarikan solusi masalah pengangguran ini," katanya.

Terkait SDC, Dijelaskan Kenedy Hamzah forum SDC merupakan forum kerjasama, koordinasi, harmonisasi dan sinergi antar pemangku kepentingan di bidang pengembangan kompetensi, profesionalisme dan produkfitas SDM di daerah yang terdiri dari lembaga pendidikan dan pelatihan dunia usaha dan industri dan pemerintah daerah.

Dasar pelaksanaan UU nomor 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan, Peraturan Pemerintah nomor 31 tahun 2006 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional. Tujuan kegiatan yakni melakukan sinkronisasi dan sinergi pelaksanaan kegiatan SDC Kabupaten Solok antara tim kerjasama forum SDC dengan tempat kerja (workplace) yang sudah ditetapkan dengan keputusan Bupati Solok.

"Nantinya forum ini akan bekerja mengidentifikasi kebutuhan industri, mengembangkan program pelatihan dan pemagangan, serta memfasilitasi sertifikasi dan penempatan tenaga kerja," urainya. (Ayu)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre