Breaking News

Awalnya Mencak-Mencak, Keesokan Harinya, 37 Tandan Buah Kelapa Sawit Dikembalikan


Lubuk Basung, Figurnews.com

Tidak kurang dari 50 (lima Puluh) anggota Polres Agam (20/11/2020), dibawah pimpinan langsung Kasat Reskrim Polres Agam, AKP FAHREL HARIS,SH, MH, menyita 37 tandan buah kelapa sawit miliki kaum Suku Tanjung Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung, Agam, Suamatera Barat. Menurut masyarakat Kaum Suku Tanjung Manggopoh, Penyitaan itu dilakukan Polres Agam karena adanya Laporan dari NOFIZAR yang telah melaporkan adanya pencurian buah kelapa sawit dikebun kelapa sawit milik Yayasan Tanjung Manggopoh (YTM).

Masih kata masyarakat, Kaum Suku Tanjung Manggopoh, penyitaan yang dilakukan Polres Agam, tersebut tidak dibekali dengan Surat Izin Penyitaan dari Ketua Pengadilan Negeri Setempat. Pada hal, sesuai dengan aturan, bila terjadi penyitaan terhadap barang yang diduga kuat hasil tindak kejahatan, penyitaan tersebut harus dibekali dengan Surat Penyitaan yang dikeluarkan Ketua Pengadilan Negeri Setempat. 


Ketika ditanyakan tentang Surat Tugas dan Surat Penyitaan, Kasat Reskrim Polres Agam, dengan nada lantang mencak-mencak sambil mengeluarkan kalimat yang seharusnya tidak diucapkan oleh seorang perwira Polres Agam. Dengan suara lantang, AKP FAHREL HARIS, SH,MH mengucapkan kalimat yang sebagihan kalimat tersebut berbunyi, “Kalau menurut bapak tidak sah surat ini, Praperadilan saya. Saya tunggu”.
 

Sangat disayangkan, garangnya kalimat Kasat Reskrim Polres Agam, AKP FAHREL HARIS,SH,MH tidak didukung dengan tindakanya yang benar-benar garang. Pasalnya, karena keesokan harinya, (21/11/2020), 37 tandan buah kelapa sawit yang disita oleh Polres Agam, dikembalikan pada orang yang hendak membeli buah kelapa sawit tersebut. 

Keterangan warga masyarakat Kaum Suku Tanjung Manggopoh, di Tempat Kejadian Perkara (TKP), bahwa masyarakat kaum Suku Tanjung Manggopoh, bukanlah pencuri seperti yang dituduhkan. Namun sebaliknya, buah kelapa sawit yang disita tersebut merupakan buah kelapa sawit yang dipanen dari kebun kelapa sawit milik Kaum Suku Tanjung Manggopoh.

Masih menurut warga masyarakat Kaum Suku Tanjung Manggopoh, (23/11/2020), tantangan Kasat Reskrim Polres Agam, AKP FAHREL HARIS, SH, MH, diterima. Permohonan Praperadilan telah diajukan ke Pengadilan Negeri Lubuk Basung dan Senin (30/11/2020) Sidang digelar. Disitulah akan kita lihat, kepada siapakah hukum akan berpihak...?. Kita lihat kenyataannya...?.

Dari kejadian tersebut, patut menjadi perhatian. Mengapa Kasat Reskrim Polres Agam, AKP FAHREL HARIS, SH MH, begitu garang menghadapi warga masyarakat Kaum Suku Tanjung Manggopoh. Lalu mengapa pula, tindakan Kasat Reskrim tersebut berobah drastis. Sehingga 37 tandan buah kelapa sawit yang sudah dibawa ke Mapolres Agam, dikembalikan kembalikan...?. Kita tunggu berita selanjutnya. (FN.006)

 

 

 

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre