Breaking News

Warga Lais hilang Mata Pencarian Akibat Pipa Milik PT Medco E&P Bocor


LAIS MUBA, FIGURNEWS.COM - Pipa water injection atau air injeksi  milik PT.Medco E&P   kembali bocor mengeluarkan  semburan asap putih berbau  belerang  yang menyengat, tepatnya di Desa Lais, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA) Rabu (30/9/2020).

Menurut informasi yang himpun oleh awak media , semburan pipa bocor milik PT Medco E&P  di ketahui oleh warga  sekitar pukul 5.30 Wib pada saat warga akan ke kebun di sekitar semburan pipa Medco.


"Kami terkejut saat akan memotong karet di kebun, mendengar suara gemuruh dan bau menyengat ," kata Muharram pada Figurnews.com (30/9) di lokasi semburan.

Lanjut Muharram ,Ini bukan pertama kali terjadi,bahkan Senin (31/9/2020) kemarin juga terjadi kebocoran pipa di jalur yang sama.Kami sangat menyayangkan  dari pihak PT. Medco, dampak kerugian warga  yang belum ada titik temu justru ini bertambah lagi kebocoran pipa yang sama sehingga kami tidak bisa memotong karet dan hilang mata pencaharian akibat semburan pipa yang berbau menyengat diduga mengandung racun.

"Ya,yang kami  sangat takutkan semburan tersebut mengandung  racun dan yang kami Kwatirkan lagi  juga sungai Lais pun akan tercemari oleh semburan pipa Milik PT Medco  yang mengalir  ke sungai Lais juga akan berdampak pada warga ,"jelas Muharrom.


Dari pantauan awak media di lokasi semburan ,Tampak hadir Camat Lais,Polsek Lais, dan kepala Desa Lais serta warga sekitar melihat  lokasi semburan   dan di lokasi tidak terlihat dari pihak PT .Medco yang turun ke lokasi semburan pipa bocor guna upaya penutupan semburan yang terjadi.

Kepala Desa Lais Hasruloh, SE  saat di mintai tanggapan terkait jebolnya pipa Milik PT Medco E&P mengatakan bahwa pihak perusahaan  otomatis harus bertanggung jawab  atas terjadinya jebolnya pipa Medco yang berdampak kepada warga kami.

"pemerintah Desa Lais sudah berkoordinasi pada  camat Lais , Kapolsek Lais ,adapun tidak ada tanggapan dari pihak PT Medco , Kami akan berkoordinasi dengan dinas DLH Kabupaten Muba untuk melakukan tindakan," ungkap kades

Hasruloh menambahkan, kami selaku pemerintah Desa Lais  sudah menghimbau  masyarakat  di seputaran semburan sungai Lais, agar tidak melakukan aktivitas terlebih dahulu, karena  semburan tersebut  mengeluarkan bau yang menyengat  yang kami kwatirkan lagi semburan  tersebut mengandung racun.

"Kami selaku pemerintah desa Lais meminta  pada pihak PT Medco E&P  untuk melakukan Nurmalisasi sungai Lais sehingga tidak menimbulkan was - was bagi warga yang akan mengambil air tersebut ," imbuhnya.


Sementara Camat Lais, Demoon Eka Suza, S.STP .,M.si menanggapi jebolnya pipa PT. Medco E&P  saat di wawancarai oleh awak media sambil tegak di sebelah tangga mengatakan, perbaikan jangan hanya di titik - titik tertentu saja kalaupun di perbaiki akan jebol kembali  lagi karena mengingat  tekanan jebolnya pipa tersebut sangat kuat.

"Ya, kita lihat tadi di lokasi bersama memang ada bau  menyengat dan secara ilmiah bukan kewenangan camat , yang dapat menjelaskan Masalah penyemaran adalah dinas DLH," pungkasnya.(Syapari)

Editor posting: Sudarmanto

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre