Breaking News

Korupsi Dana Desa, Kepala Desa Dan Bendahara Ditahan Polres Lhokseumawe


Lhokseumawe, Figurnews.Com 

Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe menahan Keuchik dan Bendahara Gampong Ujong Pacu, Kecamatan Muara Satu, Kamis (15/10/2020) 

Keduanya ditahan, atas dugaan penyelewengan dana desa pada tahun 2019.

Keuchik berinsial MU dan Bendahara berinisial ED.

Kajari Lhokseumawe, Dr Mukhlis, melalui Kasi Intel Miftahuddin, Jumat (16/10/2020), menyebutkan, dalam kasus ini, dugaan penyelewengan sebanyak Rp 360 juta.

Dugaan penyelewengan terjadi dimana semua uang telah ditarik, namun ada beberapa paket pekerjaan yang tidak rampung.

Rincian pekerjaan yang tidak rampung adalah pembangunan pagar batas PAUD, Gedung Evakuasi, Saluran Dusun B, lanjutan saluran Dusun B, dan Saluran Dusun C.

Sebelumnya, Miftahuddin juga menjelaskan, kalau kasus ini berawal dari laporan masyarakat pada awal tahun 2020, terkait dugaan penyelewengan dana desa.

"Didasari laporan tersebut, kita teruskan ke Inspektorat Kota Lhokseumawe untuk dilakukan investigasi," katanya.

Kedua tersangka sekarang dibawa dari Kejari Lhokseumawe untuk ditahan di tahanan Polres Lhokseumawe, Kamis (15/10/2020) sore.

Hasil investigasi dari APIP (Aparatur Pengawas Interen Pemerintah) Inspektorat, maka ditemukan dugaan penyelewengan dana sebear 360 juta.

"Dimana uang semuanya ditarik, namun beberapa pekerjaan fisik tidak rampung dikerjakan," katanya.

Sehingga, APIP memberikan waktu selama 60 hari agar dana tersebut bisa dikembalikan.

"Namun sampai batas waktu diberikan, dana tidak dikembalikan. Sehingga pada awal Agustus 2020, kami pun mulai melakukan penyelidikan, dengan memeriksa sejumlah saksi dan juga pengumpulan barang bukti berupa sejumlah dokumen pencairan uang dan lainnya," papar Miftahuddin. (ajn)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre