Breaking News

Ketua Umum GAAS RUDY SILFA,SH Siap Mendampingi Ibu ELZA SYARIEF,SH Atas Pencemaran Nama Baik



JAKARTA - FIGURNEWS.COM

Dalam Kasus Pencemaran nama baik ibu ELZA SYARIEF,SH Team Gerakan Advokat dan AktifiS  Siap Mendampingi di Kantor Polres Jakarta Selatan.

Jumat, 02/10/2020 Para Team Gerakan Advokat dan AktiviS (GAAS) hari ini  mendatangi lagi kantor Polres Jakarta Selatan  Yang Ke 2 Kali untuk melayangkan surat terkait tidak hadirnya Prof. DR. Elza Syarief, SH, MH dikarenakan sakit, dalam pemeriksaan kedua di Polres Jakarta Selatan dalam kasus pencemaran nama baik.

Ketua Umum GAAS, Rudy Silfa, SH, MH mengatakan, kedatangannya juga sekaligus untuk mengajukan 2 orang ahli bahasa dan 6 orang saksi fakta yang mengetahui kejadian saat Elza Syarief melakukan wawancara didepan awak media.

Dalam pemanggilan yang kedua kali di polres jakarta selatan, ibu Elza syarief di wakilkan oleh 50 gabungan advokat dan aktivis ( GAAS ) yang hadir, tetapi sesuai protokol kesehatan, yang datang ke dalam kantor penyidiknya adalah 3 orang sebagai perwakilan, yaitu ;

1. RUDY SILFA, SH ( KETUA UMUM )

2. LUSY DARMAWATI, SH ( LUSY DAIVA ) ,( WAKIL KETUA UMUM )

 3. YASEN, SH ( WAKIL DEWAN PEMBINA GAAS )

“Hari ini penyidik welcome dengan permintaan kami. Yang jelas, klien kami tidak pernah menyebutkan nama seseorang dalam wawancara di Mabes Polri tersebut,” ujar Rud Silfa.

Dalam kesempatan tersebut, Lusi Darmawati, SH, Wakil Ketua Umum mengatakan, dari keterangan saksi fakta yang sudah kami siapkan, paling tidak saksi ini dulu diperiksa sebelum masuk ke tingkat penyidikan. 

Sementara untuk pengajuan 2 orang keterangan ahli bahasa dimaksudkan untuk menafsirkan apa yang dikatakan Elza Syarif saat wawancara di Mabes Polri  apakah benar atau tidak, ucapan yang dilontarkannya.

“Setiap advokat mempunyai hak imunitas untuk menyampaikan terkait kasus yang sedang ditanganinya. Kami juga tidak mengerti sasarannya untuk siapa, tetapi kami bersyukur karena permintaan kami agar penyelidikan dilakukan tuntas dulu sebelum ke penyidikan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Wakbin DPP, Yasen, SH, menilai kasus ini terlalu prematur karena belum diketahui lebih dalam lagi dan belum menyentuh sumber yang sebenarnya. Selain itu terlalu cepat juga masuk ke tingkat penyidikan.

“Kami juga merupakan deretan penegak hukum yang tentunya punya kode etik. Jadi terlalu dini juga untuk dilaporkan, seharusnya diseleksi dulu ke dewan kehormatan apakah benar melanggar kode etik atau tidak. 

Jika melanggar kode etik maka dewan kehormatan juga akan memberikan sanksi,” pungkasnya. 

RUDY SILFA, SH  : “Mengatakan  Kami Salut Dengan Kinerja Polisi dan Jajaran nya dengan Mau membantu Klien kami Elza Syarief,SH Atas tuduhan Pemcemaran nama baik” Ujarnya.

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre