Breaking News

Ini Pandangan Kabag Hukum Setda Merangin Terkait 'RP' Oknum ASN yang Terjerat Kasus Narkoba


MERANGIN (Jambi) Figurnews.com --- Desas desus memanasnya perbincangan publik terhadap 'RP' oknum PNS yang bertugas di Dinas PUPR Kabupaten Merangin, meskipun sudah di penjara selama 2 tahun karena terlibat kasus penyalahgunaan narkotika, pada Sabtu (5/12/2015) lalu, namun yang bersangkutan sampai hari ini masih aktif tercatat sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menyikapi hal tersebut, Kaban BKPSDM Merangin Nasution ketika di wawancarai oleh media ini beberapa waktu lalu di ruang kerjanya membenarkan jika yang bersangkutan 'RP'masih aktif tercatat sebagaj ASN di lingkup Pemkab Merangin.

"Iya benar, yang bersangkutan masih tercatat sebagai ASN, dan terkait tentang sanksi-sanksi itu kami serahkan ke Kabag Hukum, beliau yang lebih paham tentang aturan-aturan tersebut, karena saya baru dua tahun di BKPSDM ini, sedangkan kasus itu terjadi pada 2015 lalu," demikian ucap Nasution. 

Sementara itu, Kabag Hukum Setda Merangin H. Firdaus SH, MH, dalam keteranganya kepada media ini mengatakan, menurutnya Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terjerat dalam kasus narkoba bisa tetap dipekerjakan jika hanya sebagai pengguna dan mendapat hukuman di bawah 2 tahun. Namun, PNS tersebut akan dipecat jika terbukti sebagai pengedar. 

Tetapi jika ada PNS yang dipidana karena masalah narkoba hingga lebih dari satu kali, Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dapat melakukan diskresi khusus untuk memberhentikan PNS tersebut. “Kalau sudah dua kali melanggar disiplin, dia dapat dipecat,”  kata Firdaus. 

Dikatakan bahwa sebetulnya dalam Undang-Undang tidak disebutkan berapa kalinya, tapi bagi yang sudah dua kali melanggar aturan disiplin PNS, PPK dapat melakuan diskresi, memberhentikan PNS tersebut.

Firdaus menjelaskan, PNS yang terbukti sebagai pengedar, selain harus dikenakan sanksi pidana, dia dipecat sebagai PNS.  Tetapi jika sebatas pemakai, maka akan direhabilitasi, dan bisa dipekerjakan kembali setelah masa tahanan selesai atau setelah proses hukumnya selesai dijalani.

Terkait dengan PNS dari Kabupaten Merangin atas nama 'RP'harus dipastikan, apakah dia sebagai sebagai pengedar atau sebagai konsumen. Pada dasarnya, pengguna narkoba akan langsung diarahkan untuk direhabilitasi. Tetapi terkadang ada yang sudah terlanjur langsung diproses dan dipidana. Namun untuk sanksi disiplin semuanya tergantung dari PPK.

Dalam PP 53/2010  tentang Disiplin PNS diatur kalau sudah ada putusan pegawai tinggal hukuman disiplin pegawainya, bisa saja dia diturunkan pangkatnya tetapi tidak dipecat, dan itu masuk dalam hukuman sedang. “Tetapi kalau sebagai pengedar tidak akan ampun, dia langsung dipecat,” tegas Firdaus.

Terpisah, terkait dengan setatus hukum 'RP' apakah dirinya sebagai pemakai atau pengedar, kepada media ini  'RP' mengatakan jika dirinya hanya sebagai pemakai saja. 

"Kami hanya sebagai pemakai/memiliki saja bang, bukan pengedar," demikian 'RP'. 




Reporter : Tim



Editor  : Ady Lubis

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre