Breaking News

BKPSDM Mentawai: Usia ASN di Atas 50 Tahun Wajib WFH

Foto: Konfrensi Pers di Aula Sekretariat Daerah Mentawai

MENTAWAI. FN- Sesui surat edaran Bupati Mentawai nomor: 800/82/BKPSDM tentang upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Maka melalui surat tersebut Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Mentawai menyampaikan beberapa aturan. Salah satunya bagi ASN atau Aparatur Sipil Negara usia 50 tahun lebih wajib Work From Home atau bekerja di rumah.

"Sehubungan dengan meningkatnya jumlah ASN terpapar korona maka disampaikan beberapa ketentuan dalam pelaksanaan pekerjaan di setiap instansi perangkat daerah," ungkap Sekretaris BKPSDM Mentawai, Arsenius kepada Wartawan pada konfrensi pers di aula Sekretariat Daerah Mentawai. Selasa, (13/09/2020).

Disampaikan Arsenius beberapa ketentuan itu yakni pertama, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam rangka perjalanan dinas luar daerah agar dilakukan secara selektif untuk hal penting mesti di hindari. Agar dalam koordinasi dan konsultasi memaksimalkan teknologi media informasi

Kedua, setiap ASN baru balik dari luar daerah wajib melakukan tes PCR (Swab) dan WFH sebelum hasil pemeriksaan Swab test dinyatakan negatif Covid-19. Ketiga, penyelenggaraan rapat menghadiri lebih dari 10 peserta wajib dilakukan secara daring atau dalam jaringan.

"Selanjutnya keempat agar ASN berusia 50 tahun lebih, wajib bekerja dirumah, kecuali pejabat struktural dan fungsional khusus kesehatan," terang Arsenius.

Kelima dikatakannya, seluruh tenaga kontrak wajib WFH kecuali tenaga kebersihan, satuan pengamanan dan tenaga kesehatan. Keenam, apabila terdapat ASN positif Covid-19, maka seluruh ASN wajib melakukan swab test.

Seterusnya ketujuh, pelaksanaan WFH bagi ASN wajib tinggal diwilayah kerja masing-masing. Apabila sewaktu-waktu dibutuhkan pimpinan wajib melaksanakan tugas sesui arahan pimpinan. "Jadi ASN tetap berada atau tinggal ditempat dia kerja bukan tinggal dan bekerja sesui domisili mereka," tegasnya.

Kemudian kedepalan dikatakannya, atasan wajib memberikan arahan tugas dan tanggung jawab bagi ASN yang melakukan WFH melalui media online dan ASN sedang WFH wajib melaporkan pelaksanaan tugas kepada atasan secara langsung melalui media online.

"Agar melakukan pengawasan dan tindakan disiplin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan adabtasi kebiasan baru ini pada masing-masing perangkat daerah," paparnya.

Terakhir atau kesepuluh dikatakan Arsinus melaporkan ke Bupati melalui BKPSDM masing-masing nama ASN wajib WFH secara berkala, normalnya dua kali dalam sebulan. (ev)



Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre