Breaking News

15 Hektar Sawah Kelompok Tani di Nemnem Leleu, Sipora Didanai APBD Provinsi Sumbar

Foto: Tanah seluas 30 hektar lebih di Dusun Nemnem Leleu, Desa Nemnem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan, Mentawai

MENTAWAI. FN- Keberadaan Kelompok Tani di Desa Nemnem Leleu mulai dilirik. Pasalnya, 15 dari 60 hektar luas sawahnya telah menjadi komoditi perkembangan tanaman pangan.

Komoditi perkembangan tanaman pangan itu dijadikan sebagai komoditi padi sawah oleh kelompok tani Arepikam Desa Nemnem Leleu. 

Sementara itu proses kegiatan tanaman pangan padi sawah itu didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatra barat tahun 2020.

Menurut Kepala Desa Nemnem Leleu, Balsanus bahwa untuk kegiatan kelompok tani itu pihak desa tidak dilibatkan, hanya saja saat pembuatan proposal diketahui pemerintah desa.

"Dengan ini kita di pemerintah desa sangat bangga dan senang, ada warga kita di masa pandemi Covid-19 ini dapat bantuan," ungkap Balsanus di kediamannya, Desa Nemnem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Rabu, (07/10/2020).

Sebelum kedatangan rombongan Dinas Pertanian Provinsi Sumatra Barat dan Kabupaten kepulauan Mentawai dikatakan Balsanus bahwa Kelompok Tani tersebut diberikan pelatihan. 

"Kita sangat mendukung penuh kegiatan kelompok tani itu, apalagi ini untuk kesejahteraan masyarakat," tambahnya.

Disebutkannya, Kelompok Tani Arepikam itu 1 dari 8 kelompok tani di desa Nemnem Leleu dengan jumlah kelompok 10 orang. Namun kelompok itu juga melibatkan masyarakat lain untuk mengelola sawah seluas 15 hektar tersebut.

Sementara itu 60 hektar luas tanah persawahan di Desa Nemnem Leleu itu terbagi di dusun yakni 35 hektar di dusun Nem-nem barat dan Dusun 25 hektar Sagitsi Timur. 

Sebelumnya Desa Nemnem Leleu dapat menghasilkan 10 ton padi 2 kali dalam setahun. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre