Breaking News

Tolak Pemotongan Gaji, Puluhan Karyawan PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera Mogok Kerja

Sungguh miris yang dialami oleh puluhan karyawan PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera melakukan aksi demo dengan melakukan mogok kerja. Dalam hal ini, para karyawan menuntut hak mereka selama ini tidak diberikan, pada hal kewajiban mereka sebagai karyawan telah dilaksanakan selama ini.

Kota Solok(Sumbar),Figurnews.com

Puluhan Karyawan PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera menggelar mogok kerja. Mogok kerja dilakukan sebagai aksi solidaritas untuk buruh lain yang dianggap telah pemotongan gaji secara sepihak.

Pantauan dari awak media di lapangan sekitar jam.8.30 WIB karyawan PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera melakukan aksi mogok kerja di depan pintu masuk gudang. Bertempat di Jalan Batu Laweh, RT. 005/RW. 003, Kelurahan Nan Balimo, Kecamatan Tanjung Harapan, Kota Solok, Propinsi Sumatera Barat, Kamis (20/08/2020) Pagi.

Diungkapkan koordinator lapangan Aziz Zurrahman mengatakan, terkait tuntutan lain kesejahteraan buruh juga sudah sesuai Undang - undang nomor 13 tahun 2004. "Termasuk tuntutan lainnya upah lembur pengangkatan karyawan, kita juga sudah jalankan sesuai Undang - undang 13 tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.

Oleh sebab itu, Aziz Zurrahman menyampaikan kami tetap akan mogok sampai tuntutan kami terpenuhi, ada 5 tututan hak kami sebagai berikut:

(1). Status dan legalitas karyawan di dalam perusahaan tidak sesuai dengan standar hidup layak.

(2). Peraturan perusahaan yang  dapat menguntungkan perusahaan tetapi tidak memperhitungkan ke   amanan, keselamatan, dan kesehatan kariawan dalam bekerja.

(3). Tidak adanya kesejahteraan kariawan dalam penyelenggaraan jaminan kesejahteraan kariawan.

(4). Terjadi pembohongan publik ketidak terbukaan dalam administratif perusahaan.

(5). Keluarkan pesangon sejawad kami yang di berhentikan perusahaan sesuai aturan yang berlaku, Aziz Zurrahman kepada media Sumbar.indeksNews di antara puluhan buruh yang mogok.

"Aziz Zurrahman mendesak Kepala Dinas Tenaga kerja (Disnaker) Kota Solok agar melaksanan tugas pokok dan tugas wajib pemerintah untuk menyelesaikan setiap lini yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dalam ruang lingkup," pungkasnya.

Gonjang ganjing persoalan PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera dengan Karyawannya dan membuat para karyawan melakukan aksi mogok, karena selama ini mereka merasa di zalimi dan menuntut sesuai hak mereka membuat Fauzi Juanda Anggota LPI TIPIKOR - RI meradang. BahkanFauzi Juanda pun angkat bicara dan menegaskan bahwa pemerintah harus segera menuntas serta menyelesaikan persoalan tersebut.

"Saya sebagai Anggota LPI TIPIKOR - RI minta Pemerintah Kota Solok harus bertindak tegas terhadap PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera yang jelas-jelas telah merugikan para karyawannya,"kata Fauzi Juanda.

Lanjut Fauzi Juanda," Dalam hal ini, saya juga menyesali sikap dari Pemko Solok tidak respon terhadap keluhan para karyawan PT. Bukit Tinggi Mandiri Sejahtera selama ini.

Namun ketika awak media mempertanyakan, seandainya persoalan tidak selesai, apa langkah-langkah yang akan diambil dalam upaya penyelesaian sengketa mereka?

 "Jika hal tidak tuntas, saya akan melayang surat pihak terkait termasuk pada Kementerian Tenagakerja dan juga pada Jokowi sebagai President,"pungkas Fauzi Juanda mengakhirinya.  (Tim)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre