Breaking News

Tim Kotak Kosong Tunggu Pengumuman Resmi KPUD Humbahas

Humbang Hasundutan,Figurnews.com

Tim kotak kosong tunggu pengumuman resmi KPUD Humbahas. Menjelang pendaftaran pasangan  calon  kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Desember 2020, ke Komisi Pemilihan Umum Daerah ( KPUD) pada 4-6 September 2020, dinamika politik mulai meningkat.

Kuatnya kemungkinan peserta Pilkada 2020 untuk Humbang Hasundutan (Humbahas) hanya diikuti satu pasang, yang artinya akan berhadapan dengan kotak kosong dan tim kotak kosong tunggu pengumuman resmi.

Masyarakat Humbahas yang berada di Jabodetabek (Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi), pun menyikapinya dengan menggelar pertemuan pada Selasa (1/9) di Mora Tabo, Jakarta Pusat.
Dalam pertemuan yang diikuti 30 puluhan putra Humbahas yang tinggal di Jabodetabek itu sepakat membentuk tim untuk memenangkan kotak kosong.

J.S Simatupang mengatakan pembentukan daripada tim kampanye kotak kosong adalah kebutuhan dan diinisiatori anggota masyarakat.

“Kalau benar nanti diumumkan secara resmi dan terjadi calon tunggal melawan kotak kosong  ini adalah demokrasi yang terzolimi. Karena itu kita mau ajak masyarakat agar hak mereka jangan dihilangkan.
“Ini tidak merupakan kebencian terhadap si calon, tetapi  hak demokrasi tidak bisa hilang,” tukasnya.
ketika ditanya apakah tim ini akan didaftarkan ke KPUD? J.S Simatupang mengatakan mereka akan menunggu pengumuman resmi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Humbahas.

“Kami akan menunggu pengumuman resmi dari KPUD atas pasangan calon yang maju di Pilkada serentak 2020. Kalau sudah ada pengumuman resmi dan benar-benar hanya satu calon peserta, maka dua atau tiga hari kami akan coba  mendaftarkan tim kampanye kotak kosong. Jika tidak memungkinkan kami akan cari lagi langkah yang akan ditempuh, dan terpenting tidak melanggar daripada aturan hukum, pungkas,” J.S Simatupang, SH, kepada Waspada usai pertemuan di Mora Tabo, Jakarta, Selasa (1/9).

J.S Simatupang menambahkan pembentukan dari pada tim pemenang kotak kosong adalah kebutuhan masyarakat dalam mengadopsi hak demokrasi.

Melihat posisi kursi partai politik di DPRD Humbahas hasil Pemilu Legislatif lalu sejatinya biasa menawarkan 4 pasang calon untuk dipilih rakyat secara demokratis.

Menurut J.S Simatupang, kepedulian masyarakat Humbahas di Jabodetabek ini sebagai salah satu langkah memberikan pendidikan politik kepada masyarakat Humbahas.

Sementara salah seorang peserta Posma Simanullang mantan anggota Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Humbahas Tahun 2003-2008 yang juga hadir dalam pertemuan itu menambahkan kotak kosong adalah satu pilihan yang dihadirkan Undang Undang (UU). Keberadaan kotak kosong wajar, sebab harus ada yang dipilih. Kalau tidak ada pilihan  tentu tidak pemilihan namanya.
Oleh karena itu memilih kotak kosong adalah sebuah pilihan sesuai UU, dan yang ditawarkan UU Pilkada. Kenapa harus kotak kosong? Sebab kita melihat munculnya calon tunggal adalah praktek- praktek yang sangat kita sayangkan dan ini adalah bentuk dari kezoliman politik.

“Memilih kota kosong bukan berarti kita membenci seseorang tetapi kita ingin mengoreksi, mengevaluasi agar demokrasi sesuai dengan keinginan reformasi,” tandasnya.

Hadir dalam pertemuan masyarakat Humbahas yang ada di Jabodetabek antara lain Berry Barita Purba, J.S Simatupang, SH, Posma Simanullang mantan anggota Komisi Pemilhan Umum Daerah ( KPUD) Humbahas Tahun 2003-2008, S. Tumanggor, Galombang Lumbangaol, Hot Asi Simamora, Charles L.Toruan, Rajin Simamora, M. Togatorop, M . Manalu, J Lumbangaol, S. Tumanggor, Galbert Simamora. (B.S)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre