Breaking News

Sejumlah Pelajar di Tuapejat Digiring ke Kantor Satpol PP, Kabid Ops Beri Pembinaan

Foto: Kepala Bidang Operasional dan Inteligen Satpol PP, Ren Yani saat memberikan pembinaan terhadap Pelajar yang diamankan saat Patroli

MENTAWAI FN- Dalam memelihara ketentraman dan ketertiban umum serta penegakkan Peraturan Daerah (Perda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkan sejumlah pelajar keluyuran tengah malam di Dusun Kampung, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Terdapat 7 orang Pelajar diamankan oleh Satpol PP dalam Patroli malam ini. Kamis, (17/09/2020) pukul 23.45 wib.

Menurut Kepala Bidang Operasional dan Inteligen Satpol PP Mentawai, Ren Yani bahwa Patroli ini dilaksanakan dalam rangka sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatra Barat tahun 2020 tentang Adabtasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

"Sebelum perda ini diundangkan kami sudah mulai mencicil dengan mensosialisasikan dilingkungan kita, termasuk diantaranya terhadap anak-anak sekolah," ungkapnya saat di wawancarai figurnews.com di kantor Satpol PP.

Dikatakannya, hal ini terus dilakukan mengingat saat ini anak-anak sekolah tengah menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Dalam Jaringan (Daring) sesui intruksi Bupati Mentawai waktu lalu.

"Kami menemukan anak-anak ini tengah malam masih di luar rumah atau di jalan dengan menggunakan handphone android ini, ditambah dengan perbuatan tidak wajar yakni adanya ditemukan botol minuman dan lem," tambah Ren Yani.

Meski demikian melalui pengakuan 7 pelajar tertangkap tersebut bahwa mereka tidak mengkonsumsi minuman berakohol dan lem itu, mungkin dari kelompok yang berhasil kabur saat dilakukan pengamanan.

Perbuatan pelajar itu sangat meresahkan warga setempat. Ketujuh pelajar itu terdiri dari murid SD, SMP dan SMA.

Saat ini dikatakan Kabid Ops itu, pihaknya masih memberikan sanksi administrasi berupa surat perjanjian. Meski demikian pihaknya tetap menindak tegas apabila kejadian ini terulang lagi.

"Namun apabila perda ini telah di undangkan kita akan memberikan sanksi tegas berupa sanksi administrasi, sosial dan pidana terhadap pelanggar peraturan kesehatan di masa pandemi covid-19 ini," terangnya.

Disaat sosialisasi ini lanjut Ren, pihaknya masih memberikan teguran, peringatan dan pembinaan terhadap pelanggar Prokes Covid-19.

Kabid Ops dan Inteligen Satpol PP itu berpesan kepada orang tua anak-anak agar dapat mempertimbangkan dalam memberi alat komunikasi dan informasi (Gadget) terhadap anak mereka. 

"Kepada orang tua kita berharap, jangan mewujudkan sesui keinginan mereka, tetapi berikanlah sesui dengan apa yang mereka butuhkan, jadi ketika orang tua sibuk, jangan sampai melupakan anak, karena seperti apapun pekerjaan kita anak tetap menjadi prioritas," paparnya.

Kemudian dikatakannya, ketika anak memiliki tugas banyak, orang tua mesti mendampingi anak karena pembentukan karakter dimulai dari keluarga. Lalu pembelajaran agama sebagai penuntun jalan mereka.

Tepatnya pada Jumat, 17 September 2020 pukul 01.17 wib ini, Kabid Ops menyerahkan anak-anak tersebut kepada Ketua Pemuda Tuapejat, Adrian sebagai perwakilan orang tua mereka. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre