Breaking News

PAPARAN PUBLIK PT ZEBRA NUSANTARA Tbk ANALISA KINERJA KEUANGAN PENDAPATAN BERSIH




JAKARTA  - FIGURNEWS.COM
Pada tahun 2019, pendapatan bersih konsolidasi mengalami penurunan sebesar Rp 1,96 Milyar (11,1%) dari sebesar Rp 17,66 Milyar Tahun 2018 menjadi Rp 15,70 Milyar Tahun 2019. Penurunan ini disebabkan karena pada Tahun 2019, PGN selaku Supplier Gas Perseroan tidak lagi memberikan Relaksasi (kelonggaran) atas Penjualan Gas Perseroan dan kembali sesuai dengan kuota yang dimiliki perseroan, sedangkan pada Tahun 2018 Perseroan memperoleh Relaksasi (kelonggaran) untuk melakukan transaksi penjualan Gas diatas kuota yang di miliki Perseroan.

BEBAN LANGSUNG
Beban langsung mengalami penurunan sebesar Rp 2,91 Milyar (19,3%) dari Rp 15,09 Milyar Tahun 2018 menjadi Rp 12,18 Milyar Tahun 2019. Penurunan beban langsung ini terjadi karena adanya penurunan Beban Pokok BBG sebesar 2,7 Milyar (19,3 %) dari sebesar Rp 14,3 Milyar tahun 2018 menjadi sebesar Rp 11,6 Milyar tahun 2019.


BEBAN USAHA
Beban usaha mengalami Kenaikan sebesar Rp 0,7 milyar (25,2%) dari Rp 3,0 Milyar Tahun 2018 menjadi sebesar Rp 3,7 Milyar Tahun 2019. Hal ini disebakan karena adanya kenaikkan beban gaji dan kesejahteraan karyawan sebesar Rp 0,4 Milyar (14,8%), beban kantor sebesar Rp 0,2 Milyar (8,9%) serta beban atas imbalan pasca kerja sebesar Rp 0,1
Milyar (2,5%).

LABA (RUGI) BERSIH
Pada tahun 2019 Perseroan mengalami kenaikkan rugi bersih sebesar Rp 0,52 Milyar (111,3%) dari Rugi sebesar Rp 0,47 Milyar Tahun 2018 menjadi rugi sebesar Rp 0,99 Milyar Tahun 2019.

ARUS KAS
Pada tahun 2019, Perseroan mengalami Kenaikkan arus kas dari aktifitas operasi sebesar
Rp 0,24 milyar dari minus sebesar Milyar Tahun 2019.

LIKUIDITAS DAN SOLVABILITAS
Pada Tahun 2019, Jumlah Aset Lancar Perseroan sebesar Rp. 0,9 Milyar dan Liabilitas Lancar sebesar Rp. 12,4 Milyar sedangkan Tahun 2018 Jumlah Aset Lancar Perseroan sebesar Rp 1 Milyar dan Liabilitas Lancar sebesar Rp.11,4 Milyar, sehingga rasio Likuiditas Perseroan sebesar 0,08 dan sebesar 0,09 masing- masing Tahun 2019 dan 2018. Pada Tahun 2019, Jumlah Aset Perseroan sebesar Rp. 5,57 Milyar dan Jumlah Liabilitas sebesar Rp. 14,66 Milyar sedangkan Tahun 2018 Jumlah Aset Perseroan Sebesar Rp 5,22 Milyar dan Jumlah Liabilitas sebesar Rp 13,07 Milyar sehingga rasio Solvabilitas Perseroan sebesar 2,63 dan 2,50 masing-masing Tahun 2019 dan 2018. Modal kerja Perseroan mengalami kenaikkan Defisiensi sebesar Rp 1,2 Milyar dari Defisiensi sebesar Rp 7,8 Milyar pada Tahun 2018 menjadi Defisiensi sebesar Rp 9,0 Milyar Tahun 2019,

KEBIJAKAN DEVIDEN
Semenjak tahun 1998 sampai dengan tahun buku 2019, perseroan tidak membagikan dividen, hali ini karena kondisi keuangan perusahaan yang belum memungkinkan untuk membagikan dividen hingga saat ini.

PEMBAHASAN KINERJA SECARA UMUM

Kegiatan Usaha Terkini
Dalam upaya menjaga dan menjamin keberlangsungan usaha, Perseroan mengelola dan mengembangkan bisnis gas CNG (Compressed Natural Gas) yang berasal dari gas PGN (Perusahaan Gas Negara). Kegiatan usaha tersebut berada diwilayah Jawa Timur tepatnya dikawasan Berbek Industri Sidoarjo.

Market usaha gas Perseroan rata-rata adalah industri, disamping ada beberapa yang FOB. Model usahanya dengan mensuplai CNG ke wilayah industri mengunakan angkutan truk/trailer. Peralatan utama produksinya adalah Compressor Gas yang berfungsi untuk mengkompres gas PGN menjadi CNG. Potensi pengembangan CNG masih terbilang cukup tinggi sehingga Perseroan masih sangat optimis untuk mengembangkan bisnis tersebut.

Kendala yang Dihadapi
*Permasalahan harga gas yang cenderung masih tinggi karena belum adanya kebijakan pemerintah untuk menurunkan harga sehingga keuntungan relatif kecil jika mengandalkan hanya dari proses penjualan CNG. *Kendala tehnis yakni unbalance penyaluran dan maintenance dari pemasok gas sehingga terjadi shutdown pada penyaluran gas.

Peluang Usaha

* Pengembangan kerjasama dengan mitra bisnis dalam hal pemanfaatan sumber daya energi potensial, terutama diwilayah-wilayah baru yang belum terakses infrastruktur gas bumi.

* Melakukan penambahan kuota gas ke PGN untuk memperbesar prospek CNG.

* Memperbanyak market guna pemenuhan kebutuhan CNG dan optimalisasi penyerapan gas.

* Melakukan diversifikasi usaha yakni dengan melakukan kerjasama sewa menyewakan infrastruktur BBG (Compressor, PRS, Canister/Cradlle)
kepada kompetitor. (DP)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre