Breaking News

Kembangkan Desa Wisata, Pemkab Solok Gelar Pelatihan Tatakelola Homestay


Arosuka, Figurnews.com

Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Solok selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan yang sangat signifikan. Untuk lebih memaksimalkan kunjungan wisatawan itu, Pemerintah Kabupaten Solok akan lebih fokus mengembangkan desa wisata.  Salah satunya dengan menyiapkan SDM yang mumpuni melalaui pelatihan  tata kelola homestay, pondok wisata dan rumah wisata.

Bupati Solok, Gusmal saat membuka pelatihan tata kelola homestay, pondok wisata dan rumah wisata di Kyriad Bumi Minang Hotel Padang mengatakan, Industri jasa sektor pariwisata telah memberikan kontribusi dan berperan penting dalam pembangunan perekonomian, pengembangan wilayah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui kontribusi dalam menyumbangkan devisa. Berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menciptakan lapangan kerja. Selain itu juga mempunyai peranan sosial, budaya dan lingkungan sektor wisata,  juga berperan aktif pada kerangka pelestarian SDA dan budaya.

“Kabupaten solok adalah salah satu daerah yang mempunyai sektor wisata dan alam yang indah (di anugrahi 5 danau) dan mempunyai kultur masyarakat dengan budaya khusus. Daerah ini dianggap tepat dalam mengembangkan desa wisata sehingga patut kiranya kita terus berbenah,”ujar Gusmal.

Dikatakannya, desa wisata menjadi salah satu tujuan bagi wisatawan, oleh karna itu desa wisata seyogyanya dibentuk dengan mengedepankan gaya hidup dan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Desa wisata dibentuk dengan konsep kembali ke alam serta menawarkan kehidupan masyarakat yang lebih alami serta menampilkan kekayaan budaya daerah setempat.

Homestay merupakan bagian dari daya tarik wisata yang didapatkan oleh wisatawan dalam berkunjung ke desa wisata.  Homestay merupakan salah satu usaha pariwisata yang langsung di kelola oleh masyarakat di destinasi wisata khususnya di desa wisata dan merupakan pekerjaan jangka panjang serta menjadi penunjang peningkatan perekonomian dan usaha lainnya yang di tekuni masyarakat setempat.

Merujuk kepada visi daerah dalam pembangunan Kabupaten solok, sebagaimana tertuang dalam RPJMD tahun 2016-2021,  ditahun ini kabupaten Solok fokus kepada beberapa capaian indikator pembangunan  sektor pariwisata yang masih belum optimal, diantaranya pengelolaan objek wisata secara profesional demi peningkatan pertumbuhan industri pariwisata.

Bedasarkan hal terbut diatas, khusus untuk peningkatan SDM yang menunjang pertumbuhan industri pariwisata di kabupaten solok. Perlu kiranya dilakukan bentuk kegiatan seperti pembinaan,, bimbingan, pelatihan serta pengawasan demi peningkatan kapasitas SDM masyarakat pelaku sektor pariwisata yang berkarakter dan berjiwa entepreneurship terutama bagi pengelola homestay, pondok wisata, rumah wisata.

Ditambahkannya, indikator pembangunan non fisik di sektor pariwisata Kabupaten Solok telah ditetapkan 4 nagari piloting kampung budaya dan muncul beberapa desa wisata yang berbasis masyarakat sebagai bentuk sadar wisata, Selain itu juga memunculkan kelompok sadar wisata di setiap nagari yang sampai saat sudah berjumlah sebanyak 25 pokdarwis. Sedangkan untuk jumlah homestay yang sudah terdata di Kabupaten Solok berjumlah sebanyak 95 buah homestay, yang tersebar di sejumlah kampung budaya/desa wisata. Dari data tersebut menggambarkan bahwa semakin baiknya kesadaran masyarakat Kabupaten Solok dalam menunjang sektor pariwisata sebagai sektor prioritas daerah.

Sementara itu, Kadis Pariwisata kabupaten  Solok, Nasripul Romika mengatakan, Pelatihan tata kelola Homestay, pondok wisata, rumah wisata tahun 2020 merupakan salah satu jenis pelatihan yang dilokasikan oleh kemenparekraf RI untuk dapat dilaksanakan di Kabupaten Solok yang dianggap memiliki potensi untuk pengembangan mengingat homestay sebagai salah satu bentuk akomodasi berbasis masyarakat. Selain itu, kemenparekraf juga melihat indikator dari sisi kuantitas homestay yang telah ada di Kabupaten Solok dimana telah memiliki lebih dari 50 buah homestay sebagai salah satu persyaratan untuk pelaksanaan pelatihan.

Tujuan penyelengaraan pelatihan tata kelola homestay tahun 2020 ini sebagai wujud untuk  Meningkatkan kualitas SDM pengelola industri pariwisata daerah khususnya homestay.  Meningkatkan pertumbuhan homestay untuk menunjang amenitas pariwisata kabupaten solok. meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke kab. Solok dan  menggerakkan potensi daerah untuk meningkatkan daya saing pariwisata.

”Peserta pelatihan homestay atau rumah wisata tahun 2020 berjumlah 40 orang yang berasal dari pemilik dan pengelola homestay dari desa wisata kampung budaya dan pengelola destinasi wisata yang memiliki homestay yang ada di kab. Solok. Selain didampingi oleh dinas pariwisata para peserta juga akan di dampingi oleh masyarakat pelaku wisata yang bersertifikat serta satu orang koordinator pedamping,”ujar Nasripul Romoka.

Ditambahkannya, Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 16 s.d 18 september 2020 bertempat di Kyriad Bumi Minang Hotel Padang. Selain itu juga nanti akan dilakukan study lapangan ke pulau kapo-kapo di Kabupaten Pesisir. ( *Ayu* )

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre