Breaking News

Kaum Milenial Ikut Ceriakan Pilkada 2020



"Saatnya Generasi Muda Pasbar Garda Terdepan Pengawasan Partisipatif PILKADA 2020" Rois Zulhadi (Tokoh Pemuda Pasaman Barat)


Pasaman Barat,Figurnews.com

Undang-Undang Dasar (UUD) Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pasal 22E menjadi dasar penyelenggaraan Pemilihan umum (Pemilu) di Indonesia. Sebagai Negara yang menganut sistem demokrasi, Pemilu menjadi suatu keniscayaan. Di Indonesia pergantian kekuasaan dilaksanakan secara periodik lima tahunan melalui pemilihan umum (Pemilu), untuk memilih anggota Legislatif, Presiden dan Wakil Presiden, maupun Pemilihan Kepala Daerah, yakni Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Bupati dan Wakil Bupati/Walikota dan Wakil Walikota.

Demokrasi merupakan ajang masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya serta mengawasi berjalannya demokrasi yang sehat. 

Karena pemilu merupakan ajang 5 tahunan maka bukan hanya dihajatkan untuk memilih pemimpin tetapi bisa dijadikan sebagai ajang yang ceria bagi seluruh masyarakat indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan dengan membuat banyak event-event ceria dalam pelaksanaannya dan dalam event tersebut diselipkan pesan-pesan edukatif kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan mengawasi jalannya pemilu di tahun ini.

Perjalanan demokrasi di Kebupaten Pasaman Barat sungguh sangat luar biasa, ini dibuktikan dengan adanya 5 pasangan calon yang ikut mendaftar di KPU Pasaman Barat pilkada serentak 2020, ini salah satu bukti bahwasanya Pasaman Barat mempunyai banyak tokoh yang berkeinginan Pasaman Barat jauh lebih baik.

Salah satu indikator bahwa Generasi muda Pasaman Barat sebagai Pemilih dianggap cakap dan sudah dapat mengambil bagian sebagai subyek dalam pelaksanaan Pemilu. Sehingga Generasi mudah diharapkan mampu dan ikut serta berpartisipasi aktif untuk turut mengawasi pelaksanaan Pilkada di Pasaman Barat ini.

Generasi muda meski ikut memastikan pelaksanaan Pilkada berlangsung sesuai dengan aturan dan Undang-Undang yang berlaku, karena Pilkada sejatinya adalah milik masyarakat, untuk kesejahteraan masyarakat dan Generasi muda (Millenial) merupakan bagian dari masyarakat.

Adapun Pengawasan yang bisa dilakukan oleh generasi muda ini dikenal dengan pengawasan partisipatif Salah satu contoh pada tahapan kampanye  yang saya rasa tidak lama lagi kita akan sampai pada tahap ini, Tahapan kampanye ini memiliki durasi yang cukup panjang.

Dimana peserta pemilu akan menyampaikan visi-misi atau citra diri mereka sehingga berpotensi pelanggaran sangat banyak mulai dari politik uang, menjanjikan materi, barang atau jasa selain bahan kampanye, kampanye tanpa STTP, memasang APK/BK diluar ketentuan, melibatkan orang dalam jabatan propesi yang dilarang ikut serta berkampanye, kompanye hitam dan hoax kita selaku  diharapkan aktif memantau dan mengawasi dan jika ada dugaan dan pelanggaran agar maleporkan kepada pengawas pemilu setempat.

Dana Kampanye juga menjadi potensi dugaan pelanggaran karena membuka kemungkinan akan terjadi manipulasi laporan dana kampanye sebagai masyarakat meski aktif memberikan laporan agar kompetisi berjalan  dengan adil dengan peluang inilah sehingga generasi muda Pasbar meski garda terdepan dalam mengawasi dan menegakkan  demokrasi di negeri Tuah Basamo ini.

Suksesnya Pilkada tahun ini tidak hanya tergantung pada penyelenggaraannya saja tentunya kita generasi muda juga menjadi penentu dalam suskses nya ini sehingga peran serta dari generasi muda Pasbar mutlak diperlukan.

Selain menjadi objek Pilkada,  Generasi muda atau kaum melineal Pasbar juga didorong untuk menjadi pengawas untuk mencegah terjadinya pelanggaran dengan melakukan koordinasi pengawasan Pemilu baik di tingkat kecamatan maupun kebupatan, Bersama Generasi muda kita awasi pemilu bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu damai.


(Dodi Ifanda)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre