Breaking News

Harga Cengkeh Masih Merosot, Warga Sioban Mengeluh

Foto: Kartina, Pedagang di Sioban

MENTAWAI. FN- Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ini, harga cengkeh masih jauh merosot. Akibatnya Pedagang dan Masyarakat mengeluh.

Salah satunya, Kartina (42) Warga Malabaet, Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menurutnya, sejak awal musim cengkeh pada bulan Mei 2020 lalu, harga cengkeh kering sempat naik Rp60 ribu per kilogram. Namun saat ini jauh merosot hingga Rp54 ribu per kilogram bahkan sebelumnya pernah merosot hingga Rp45 ribu per kilogram.

"Kita membeli cengkeh kering dengan masyarakat seharga Rp54 ribu, dan kita jual ke agen hanya ngambil untung seribu rupiah," ungkapnya saat ditemui figurnews.com di warungnya. Sabtu, (19/09/2020).

Sedangkan untuk harga cengkeh belum belum kering dibelinya Rp4 ribu per tekong. Selain cengkeh, ibu 3 orang itu membeli juga membeli pinang dengan harga berkisar Rp10ribu.

Sangat disayangkan ibu ini juga tidak menerima bantuan sosial dampak Covid-19 sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). 

Disebutnya, penghasilan rata-rata dalam satu hari hanya berkisar Rp50 ribu, tidak seperti hari biasanya bisa lebih mencapai itu. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre