Breaking News

Bumdes Saureinu Targetkan Hasil Pertanian Masyarakat Bernilai Jual

Foto: Sekretariat dan Toko Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Saureinu

MENTAWAI. FN- Dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat desa Saureinu, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Saureinu pada tahun 2021 menargetkan hasil pertanian memiliki nilai jual untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Nilai pendapatan masyarakat dari hasil pertanian saat ini belum sesui harapan. Maka untuk mewujudkan itu pihak Bumdes Saureinu Oinan Sangabaibai itu telah membangun 4 ruang gedung produksi dan gudang Bumdes dengan Dana Desa (DD) APBN sebesar Rp 346.380.780.

Menurut Ketua Bumdes Saureunu, Arjiman kedepan pihaknya bertekad untuk memfasilatasi petani dalam melaksanakan pengelolan lahan pertanian. Misalkan memberikan bibit, pupuk dan racun pemberantas hama. 

"Kendala kita sekarang tempat penyimpanan dan pengolahan hasil pertanian, meksi demikian kita tetap optimis kedepan toko bumdes sukses untuk masyarakat, lalu kita targetkan membiayai langsung petani dalam bercocok tanam," ungkapnya saat ditemui figurnews.com di kediamannya. Sabtu, (26/09/2020). 

Ia menambahkan, 4 ruang sedang dibangun itu kedepan difungsikan sebagai 1 ruang penyimpanan pertanian dan 3 sebagai ruang mesin pengolahan tepung, minyak kelapa dan pupuk. 

"Salah satu dari mesin ini dapat mengelola pangan lokal seperti keladi dan pisang, mesin ini dulu bantuan dari kementerian desa pada tahun 2018," tambahnya.

Apabila gudang untuk penyimpanan sudah selesai, pihaknya kedepan menampung, mengelola dan menjual hasil pertanian tersebut keluar daerah. Sehingga hasil pertanian masyarakat setempat bernilai jual. 

Selain itu dikatakannya, saat ini Bumdes terletak di dusun Sumber Air, Desa Saureinu, Kecamatan Sipora Selatan, Mentawai bergerak melalui toko perlengkapan harian masyarakat. 

Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ini diakuinya, jual beli masih terbatas. Paling rendah juali beli senilai Rp1 juta dan paling tinggi Rp10 per hari dengan rata-rata Rp10 juta perbulan. 

Sementara itu, disebutkan Arjiman Peyertaan Modal Bumdes Saureinu senilai Rp78 juta pada tahun 2018, Rp73 juta tahun 2019 dan Rp250 juta pada tahun 2020 ini.

"Bumdes memiliki 4 karyawan yakni 2 di toko dan 2 di heler, masing-masing karyawan menerima Rp500 ribu per bulan," paparnya. 

Ia berharap kedepan toko Bumdes yang mulai beroperasi tahun ini berkembang dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga setempat. 

"Kita berharap kepada sarjana-sarjana kita di kampung ini dapat berkontribusi di Bumdes, apalagi sarjana dibidangnya, agar kampung kita maju dan dapat meningkat ekonomi masyarakat, dalam beebagai kreasi dan inovasi," tutup Arjiman, Ketua Bumdes Saureinu itu. (ev)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre