Breaking News

Syarat Perjalanan Orang di Masa Adaptasi Tatanan Normal Produktif dan Aman Covid-19 di Mentawai

Foto: Konfrensi Pers di aula rapat Sekretariat Daerah Mentawai

MENTAWAI. FN- Melalui Surat Edaran Bupati Kepulauan Mentawai nomor 360/410/BUP-2020 atas perubahan surat sebelumnya, nomor 360/351/BUP-2020 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mengambil kebijakan syarat perjalanan orang keluar dan masuk ke Mentawai.

Hal itu merujuk kepada Peraturan Bupati Kepulauan Mentawai nomor 30 tahun 2020 tentang pelaksanaan tatanan normal produktif dan aman Covid-19 di Mentawai.

Menurut Juru Bicara Kebijakan penanganan dan pencegahan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Serieli BW menyebutkan ada persyaratan bagi perjalanan orang masuk dan keluar Mentawai serta perjalanan orang antar pulau di kepulauan Mentawai.

Pertama, persyaratan orang keluar wilayah kabupaten kepulauan Mentawai yakni, (1) menunjukan identitas diri seperti KTP dan identitas terkait, (2) menunjukan surat keterangan real-time Polymerase Chain Reactions (RT-PCR) negatif masih berlaku selama 14 hari, menunjukan surat rapid test non reaktif masih berlaku selama 14 hari atau surat tanpa gejala flu, batuk dan demam dari Doktee RS maupun fasilitas terkait.

"Untuk surat bebas gejala ini tergantung pada jenis jasa transportasi dan tujuan tempatnya yang tidak mewajibkan persyaratan swab atau rapid test," ungkapnya kepada Wartawan saat konfrensi pers di ruang rapat sekretariat daerah Mentawai. Kamis, (07/08/2020).

Namun sebaliknya, apabila jasa transportasi mewajibkan swab test maupun rapid test maka surat tanpa gejala tidak berlaku. 

Kedua dikatakan Serieli BW syarat bagi perjalanan orang masuk ke Mentawai yakni, (1) surat identitas diri seperti KTP dan surat terkait, (2) menunjukan surat RT-PCR negatif dan rapid test non reaktif selama 14 hari.

"Apabila pelaku perjalanan setiba di mentawai tidak dapat menunjukan surat swab test atau rapid test anti bodi. Maka yang bersangkutan diwajibkan memiliki surat tanpa gejala," terangnya.

Maka setiba di Mentawai atau di pos pemeriksaan yang bersangkutan diwajibkan mengisi formulir untuk dilakukan pemeriksaan swab pcr. Kemudian sanggup melakukan karantina mandiri sampai keluar hasil RTPCR hingga dinyatakan negatif.

Namun apabila hasil swab positif maka yang bersangkutan ditangani sesui prosedur Covid-19.

Ketiga dikatakannya bagi persyaratan perjalanan orang di antar pulau kepulauan Mentawai tetap menunjukan surat keterangan  RT-PCR atau Rapid test.

"Hanya saja bedanya kalau perjalanan antar pulau tidak dilakukan karantina dan swab pcr setiba di tujuan," paparnya. Kebijakan ini berlaku pada Senin, 10 Agustus 2020 mendatang. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre