Breaking News

Petugas PPS dan PPDP KPU Tikep Terindikasi Melanggar Kode Etik

Penyerahan Rekomendasi Pelanggaran Kode Etik yang oleh Bawaslu Tikep ke Devisi Hukum KPU Tikep Ismail Idris, S.H. di Kantor KPU Tikep.


Maluku Utara (Tidore) FN,- Dua petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Satu orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) KPU Kota Tidore Kepulauan (Tikep) di Kecamatan Oba Tengah terindikasi melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tikep Bahrudin Tosofu, S.H., menyampaikan bahwa, dari tiga orang tersebut berdasarkan temuan dari Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Oba Tengah pada tanggal 18 Agustus 2020 terbukti telah melanggar Peraturan DKPP. No 2 Tahun 2017 Tentang Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilihan Umum pasal 8 di sebutkan, Prinsip Dasar Etika dan Perilaku: poin (1) Bertindak netral dan tidak memihak terhadap partai politik tertentu, calon, peserta pemilu; dan poin (11) Menghindari pertemuan yang menimbulkan kesan publik adanya pemihakan.

“Sementara pada pasal 5 ayat 2 disebutkan, Kode Etik wajib dipatuhi oleh KPU, KPU Provinsi, KPU Kab/Kota, PPK, PPS dan KPPS, Bawaslu, Bawaslu Provinsi, Bawaslu Kab/Kota, Panwascam, PPL, Pengawas TPS dan berlaku juga bagi jajaran kesekretariatan disemua tingkatan,” jelas Bahrudin di ruang kerjanya, Senin (31/08/2020).

Bahrudin bilang, dari hasil temuan panwascam tebukti bahwa mereka bertiga telah melanggar kode etik penyelenggara pemilu karena telah hadir dalam pertemuan dan melakukan foto bersama dengan bakal calon wakil wali kota tikep dari petahan Muhammad Sinen saat melakukan tatap muka bersama warga Desa Aketobatu Kecamatan Oba Tengah.

Foto bersama petugas PPS dan PPDP dengan Bakal Calon
Wakil Wali Kota Tikep Muhammad Sinen.


“Ketiga nama tersebut yakni Kartini Husen (PPDP), Mirnawati Abubakar (Anggota PPS) dan Fahri Ishak (Staf Sekretariat PPS) telah kami rekomendasikan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tikep untuk ditindaklanjuti,” tuturnya.

Terkait dengan temuan pelanggaran kode etik penyelenggara ini, Bahrudin menghimbau kepada seluruh jajaran Bawaslu Kota Tikep agar jangan sekali-sekali melakukan hal demikian karena akan ditindak secara tegas.

“Kalau kedapatan penyelenggara dari Bawaslu ada yang tidak netral maka akan ditindak tegas dan bisa saja sangksi pemecatan akan kami lakukan,” tegas Kudin sapaan akrab ketua Bawaslu Tikep. (Lie)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre