Breaking News

Lomba Panjat Pinang, Peninggalan Kolonial yang Terancam Jadi Kenangan

Pauh Kambar,Figurnews-Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia, masyarakat menggelar beragam perlombaan.

Salah satu perlombaan yang khas menjelang 17 Agustus adalah panjat pinang.

Perlombaan ini melibatkan sejumlah orang, dengan menggunakan batang pohon pinang yang di tanam di tanah dan dilumuri pelicin oli.

Ujung batang pinang diberi tempat untuk menggantungkan beragam hadiah yang bisa diambil para peserta.
 perlombaan panjat pinang disebut merupakan peninggalan kolonial Belanda.

Meski begitu, tak dituliskan terlalu banyak mengenai kapan perlombaan ini pertama kali di adakan

Sejumlah warga mengikuti lomba panjat pinang kolosal di korong Gantiang subarang nagari Kapalo koto kec.nan sabaris kab.padang pariaman , ,Senin dan selasa (17/8/2020 dan 18-08-2020). Dalam perlombaan panjat pinang kolosal itu disiapkan 2 batang pohon pinang dengan aneka macam hadiah sekaligus memeriahkan perayaan HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kabupaten Padang pariaman memberitakan, 17 Agustus 2020, dahulu panjat pinang digunakan sebagai acara hiburan kaum kolonial.

Panjat pinang sering diadakan di acara-acara penting seperti hajatan, hari libur nasional, atau hri ulang tahun tokoh penting Belanda.

Tradisi memberi pelicin di batang pohon pinang pun telah ada sejak zaman penjajahan Belanda.

Dahulu, peserta dalam satu tim juga berlomba, agar berhasil memanjat dan mengambil hadiah yang digantung.Fella

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre