Breaking News

Lampu PJU di Mentawai Perlu Pembenahan

Foto: Terlihat tiang lampu PJU tumbang di KM-10, Desa Goisooinan, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

MENTAWAI. FN- Minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) Nasional di Pusat Ibukota Kabupaten Kepulauan Mentawai seperti kota mati. Hal itu terjadi akibat banyaknya unit lampu dalam kondisi keadaan rusak.

Akibatnya, banyak pengendara mengeluh terkait gelapnya jalan disaat malam hari itu. Tentunya ini dapat menimbulkan kekwatiran bagi pengendara dan warga setempat. 

Menurut salah satu warga di desa Goisooinan, Halis (40) bahwa sangat disayangkan lampu PJU di Pusat Kota Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tuapejat dan sekitarnya tidak menyala. 

"Kami melihat banyak lampu pju mati dan rusak bahkan telah tumbang, sayang sekali lampu jalan di pusat kota tidak terang maksimal," ungkapnya kepada figurnews.com melalui telepon seluler. Rabu, (26/08/2020).

Ia berharap kepada Pemerintah Daerah agar membenahi lampu PJU baik PJU tenaga surya (Solar Cell) maupun PJU aliran dari PLN. 

Terpisah, menurut Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan Bagian Umum Sekretariat Daerah, Rendy Apriandi Situasi Pandemi Covid-19 dan keterbatasan SDM pada Bagian Umum saat ini menjadi kendala.

Dikatakannya melalui Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah. Maka kedepannya akan dilakukan pengalihan penugasan OPD dalam pengelolaan PJU.

Meskipun dipaksa lanjutnya, tahun depan tidak ada lagi kode rekening tersedia untuk mengelola PJU di OPD Sekretariat Daerah.

Kemudian dikatakan Rendy pada awal APBD 2021, sebelum serah terima dengan OPD teknis yang ditunjuk untuk mengelola PJU, pihaknya akan melakukan pemetaan titik-titik PJU yg dimiliki oleh Pemda Mentawai.

"Namun setelah perubahan anggaran tahun ini pihaknya akan berupaya meminimalisir atau memperbaiki PJU yg rusak ringan dengan cara swakelola," terang Rendi.

Dijelaskannya, keterbatasan SDM di Bagian Umum Sekretariat Daerah dengan luas wilayah pekerjaan yang harus ditangani ini juga menjadi alasan permasalah tersebut. "Tenaga teknis kita terbatas, hanya 10 orang di lapangan yang siap sedia, dan itu pun melaksanakan tugas-tugas rutin bagian umum sekretariat daerah," tambahnya.

Ditambah dengan situasi Pandemi Covid-19 saat ini menjadi pengahalang bagi pihaknya untuk melakukan pembenahan, meskipun pada bulan Maret 2020 lalu sempat terencana.

"Rasionalisasi anggaran kita rasakan di setiap OPD, dan ini mau dinobatkan perubahan anggaran, maka kita inventerisasi dulu, kemudian posnya tidak di bagian umum lagi, selanjutnya ke opd mana diserahkan kami cukup buat serah terima," terangnya. 

Saat ini terdapat 50 unit lampu PJU solar cell di area desa goisooinan. Sementara berdasarkan tagihan listrik Pemda Mentawai, terdapat 23 titik non solar cell tersebar di Pulau Siberut, Sipora dan Pagai Utara Selatan. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre