Breaking News

Jubir Covid-19 Diperiksa Saat Masuk ke Mentawai

Foto: Jubir Penanganan dan Pencagahan Penyebaran Covid-19 Mentawai, Lahmuddin Siregar saat masuk ke Mentawai

MENTAWAI. FN- Dalam upaya pencegahan dan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tim Gugus Tugas Covid-19 Mentawai tetap melakukan pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan orang di Mentawai.

Hal itu itu disampaikan melalui Surat Edaran Bupati Kepulauan Mentawai nomor 360/410/BUP-2020 atas perubahan surat sebelumnya, nomor 360/351/BUP-2020 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mengambil kebijakan syarat perjalanan orang keluar dan masuk ke Mentawai.

Kemudian berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum.

Momen kali ini berbeda, dimana Juru Bicara Penanganan dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Mentawai, Lahmuddin Siregar terlihat tengah menunggu antrian pemeriksaan di Pelabuhan Laut Tuapejat, kecamatan Sipora utara, kabupaten kepulauan Mentawai. 

"Kita tetap menjaga wilayah kepulauan mentawai dari penyebaran covid-19, maka melalui kebijakan pemkab mentawai kita tetap melakukan pengawasan protokol kesehatan," ungkapnya saat ditemui figurnews.com diruangannya. Kamis, (27/08/2020).

Pengawasan dilakukan tiap jalur keluar masuknya orang di Mentawai itu meliputi di 3 pulau besar di Mentawai yakni, Siberut, Sipora dan Pagai utara serta selatan. 

"Maka apabila masuk ke mentawai mesti menunjukan surat non reaktif rapid test dan negatif swab test, perlu selalu diinga bahwa Covid-19 tidak memandang status dan posisi masyarakat, secara khusus masyarakat datang dari luar mentawai," tambahnya.

Lahmuddin mengatakan, semua unsur masyarakat tanpa terkecuali tetap mamatuhi protokol kesehatan Covid-19. Persatuan pesepsi dan gotoroyong merupakan kunci utama dalam pengendalian dan memutus rantai penyebaran Covid-19.

Diakuinya saat menunggu antrian itu menimbulkan kesadaran bagi semua unsur bahwa pentingnya saling menjaga sebagai bentuk kepedulian sesama masyarakat dalam menjalani protokol kesehatan Covid-19 seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan pola hidup bersih dan sehat. 

Antrian disertai tanda-tanda agar menjaga jarak dijelaskannya sangat membantu dan mengingatkan agar masyarakat saling melindungi diri. 

Selanjutnya, jalur antrian tanpa tenda itu menurutnya tidak masalah. Hanya saja perlu melihat kondisi cuaca. Apabila panas masyarakat dapat memilih tetap di kapal. "Nanti kalau pakai tenda, kena angin tendanya terbang," terang Lahmuddin. 

Saat ini pihaknya tetap berupaya mempertahankan status Mentawai sebagai zona hijau. Pasca kesembuhan pasien Positif Covid-19 sebulan sebelum 2 Agustus 2020 lalu. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre