Breaking News

Diduga Unit Laka Lantas Polresta Pariaman Main Mata Dengan Pemilik Truk Mitsubishi, Dan Lucunya Para Saksi Dipanggil Tanpa Surat. Ini Ceritanya....

 Pariaman,Figurnews.Com

Masih ingat kecelakaan lalu lintas antara Truck Mitsubishi dengan no Pol BA 8380 AF dengan minibus  Avanza  Veloz  no Pol BA 1941 BP, Sabtu sore 1 Agustus 2020 di jalan raya Siti Manggopoh Korong Toboh Nagari Cimpago Selatan Kec.V Koto Kampung Dalam Kab. Padang Pariaman.

Dalam kecelakaan tersebut,  Septri Faldo sebagai sopir beserta tiga penumpangnya mengalami luka-luka yang cukup serius. Dan pada hari itu juga para korban dari minibus Avanza yang mengalami luka dari  segera dilarikan kerumah sakit RSUD Kota Pariaman untuk melakukan perawatan.

Menurut keterangan dari korban minibus Avanza menjelaskan pada awak media tentang awalnya terjadi kecelakan yang menyebabkan mereka mengalami luka-luka. Dalam keterangan Septri Faldo mengatakan, bahwa awal kejadian disaat dia mengemudikan kendaraannya dan ber-iringan dengan sebuah truk, namun tiba-tiba truk tersebut berhenti secara mendadak dan menyebabkan terjadi benturan cukup keras.

"Sewaktu saya hendak menuju Sungai Limau, mobil saya berada di belakang truk yang di sopiri oleh Rafles Putra. Entah apa gerangan, tiba-tiba truk tersebut berhenti mendadak membuat saya terkejut dan saya sudah berusaha mengerem, namun tidak juga berhenti dan menyebabkan terjadi tabrakan,"papar Septri Faldo pada awak media.

Lanjut Septri Faldo,"untung aja tidak ada korban yang meninggal akibat kecelakaan itu, namun kami hanya mengalami luka-luka yang cukup serius. Namun setelah mengobati luka-luka yang kami alami, kami diperbolehkan pulang dengan melakukan rawat jalan"

Namun ketika awak media ini mempertanyakan, apakah pihak sopir atau pemilik truk melihat atau menyenguk kerumah sakit pasca kejadian tersebut dan juga selama dalam perawatan dirumah?

"Itulah yang kami sesali, sejak kami masuk rumah sakit hingga kami melakukan rawat jalan ini, tidak pernah mereka melihat bagaimana kondisi kami selama dirawat dirumah hingga sa'at ini."ungkap Septri Faldo, Selasa 18 Agustus 2020.

Fella yang juga merupakan kakak dari Septri Faldo menjelaskan tentang persoalan kecelakaan yang dialami oleh adik beberapa minggu lalu pada media Figurnews.com.

"Saya tidak terima apa yang dialami oleh adek saya dalam kecelakaan beberapa minggu yang lalu, mereka tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan tentang kasus kecelakaan antara truk dengan minibus Avanza,"ujar Fella pada awak di kantor Figurnews.com ( 18/8/20).

"Dalam hal ini Rafles Putra pengemudi truk tersebut tidak ada upaya untuk menyelesaikan masalah laka lantas tersebut dengan keluarga kami dari pihak  minibus Avanza. Bahkan Sopir dan tiga penumpang tersebut masih belum sembuh dari luka-luka akibat tabrakan  tersebut dan kami sudah mengeluarkan  biaya sebesar  Rp 2 juta untuk membiayai perawatannya,"imbuh Fella dengan kesalnya.

Fella juga membeberkan tentang kedatangannya untuk mencari titik penyelesaian dalam kasus lakalantas yang dialami adiknya Septri Faldo. Namun ada kabar yang tidak mengenakan, bahwa  Kanit Kasat Lantas Pariaman telah mengeluarkan atau membebaskan truk tersebut. Untuk mengecek kebenaran hal itu, Fella pun mendatangi Polresta Pariaman bahagian Unit Laka sekaitan tentang telah dikeluarkan truk dan telah melakukan kegiatan seperti biasanya.

Setelah melakukan pengecekan serta melihat kondisi tempat BB tersebut, Fella melakukan Chat Kanit Laka lantas Polres Pariaman Ipda Afrizal Sahar melalui WA 082170695XXX.


Fella :
Ass pak,ini saya fella kk jimmi mau nanya bagai mna degan kasus adek saya

Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
Wassalam buk, kasusnya sedang kami lengkapi, lagi pemanggilan saksi2 utk diperiksa, nanti adik ibu juga akan km panggil untuk di BAP.


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
 Asuransi adik ibu dan keluarga sdh bisa diurus kami tunggu d lantas kapan mengurusnya.


Fella :
izin pak,kok mobil yg satu udah keluar ada apa?


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
 Mereka mengajukan pimjam pakai bb menjelang kasusnya diajukan ke JPU, hanya pimjam pakai buk.


Fella:
 oohh bisa begitu ya pak?

bb bisa di keluarkan tampa kordinasi pantasan kasus kami di abai kan makasih atas pencerahannya


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
Bukan diabaikan, tapi lagi proses buk, memanggil dan  menghadirkan saksi saksi untuk di BAP.


Fella:
 makasih atas pencerahannya dan ini akan saya pelajari juga kasus nya pak begitu juga degan saksi saya juga lagi mintak keterangan saksi untuk bisa meyampaikan berita yg benar dan semoga didalam kasus ini tidak ada...selamat bertugas satu minggu kasus tampa kabar


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
Maaf buk, klu bisa saksi2 yang ada sama ibuk diatar k sat lantas atau kami panggil buat dimintai keterangan.


Fella :
 kemaren saksi bapak kan udah ada dan kalau gak salah keterangan dari saksi bapak juga sudah lengkap ungkap bapak


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
Iya, biar ada saksi pembandingnya.


Fella :
 siap bapak begitu juga saya igin bertemu degan saksi bapak agar dalam pemberitaan tidak ada simpang siur dan publik pun membaca faham


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
 Bukan saksi saya tp saksi yg ada d tkp yang kebetulan sudah dimintai keterangan oleh anggota.


Kalo masalah pemberitaan itu tergantung rekan2 media di lapangan karna sampai sekarang kami belum ada memberikan keterangan ke media ttng laka lantas tsbt.


Fella :
izin pak kalau boleh tau pinjam bb ini masuk dalam uud apa ya pak dan seandai nya bb ini kembali megalami kecelaan,atau hilang bagai mana?siapa yg akan di salah kan atau yg bertanggung jawab pak?maaf saya hanya pegen tau saja karna ilmu saya tidak sampai sana


 oh iya pak,masalah media bukan kah dari awal kita jumpa sama kasat sudah saya bilang bahwa saya pimpinan perusahan media figur news.com yg arti nya saya juga sudah bilang bahwa saya akan membuat berita ini. 

Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
Kapan ibu ada waktu kami tunggu d kantor buat bincang2, gak enak dan gak puas rasanya di wa ini kita komunikasi..

Fella :
soal nya tdi saya dari tempat bapak memastikan tentang mobil itu


Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar menjawab :
Kenapa ibu gak singgah

Fella :
soal nya tdi janji sama kapolres juga jdi buru2dan saya hanya igin memastikan berita itu aja agar apa yg saya sampaikan bukan kata nya



Itulah perbincangan Fella dengan Kanit Laka Lantas Polresta Pariaman, Ipda Afrizal Sahar Chat Via Whatsshap.

Setelah melakukan percakapan via  WA Kanit Laka Lantas, Fella pun masih merasakan kurang puas dengan jawabnya dan Fella pun kembali mencoba menghubungi Kasat Lantas Iptu M Sugindo untuk memintak petunjuk dan pencerahan tentang apa yang alami adiknya.

Dan ini percakapan bersama Iptu M Sugindo Kasat Lantas Polresta Pariaman, Via WA 081220172XXX.

Fella
 izin pak,mohon pencerahannya kenapa mobil yg satu bisa keluar sementara kasus nya belum jelas.
ada apa?

Iptu M Sugindo kasat lantas :
 Mereka mengajukan pinjam pakai barang bukti bu

Fella :
 siap bapak,izin pak kalau boleh tau pinjam bb ini masuk dalam uud apa ya pak dan seandai nya bb ini kembali megalami kecelaan,atau hilang bagai mana?siapa yg akan di salah kan atau yg bertanggung jawab pak?maaf saya hanya pegen tau saja karna ilmu saya titak sampai sana

Iptu M Sugindo kasat lantas:
Iya itu udh kita sampaikan bu sblm mereka pinjam pakai bb, dan ada yg menjamin serta ada jg jaminannya

Fella :
 kenapa kami tidak di beri tau ya pak?ada apa?

Fella :
 kmi megalami kemalangan dia bisa suka hati membawa bb berlalu lang dan kasus kami seperti di abaikan satu minggu itu bukan waktu yg singkat tampa kabar dan kejelasan

Iptu M Sugindo kasat lantas:

Tdk ada kewajiban untuk meberitahu ke ibu bu, itu sdh kewenangan penyidik karna mereka mengajukan pinjam pakai

 Tolong bersabar ya bu, berkas kecelakaanya sdh kuta proses kok tinggal melengkapi berkasnya

 Kita atensi kasus keluarga ibu ini, sdh saya sampaikn ke kanit laka nya

Fella :
 siap pak sabar itu ada batas nya jgan sampai uang ada perkara selesai saya harap kasus ini sesuai proses aja jgan samapai ada....

 izin ya pak berdasar kan keterangan bapak dan kanit saya terbitkan berita nya trimakasi atas waktu dan keterangan nya

"Dan ini kan lucu, kok bisa truk itu dibebaskan, sedangkan truk itu merupakan BB (Barang Bukti) dalam kasus laka lantas yang menyebabkan adik mengalami luka-luka. Ada apa sebenarnya ini?"terang Fella kesal bercampur marah.

"Jelas kami keberatan atas pola pinjam pakai truk yang tanpa ada kesepakatan dengan pihak keluarga Avanza. Kami atas nama keluarga Avanza  tidak menerimakan ini, karena ada tanggung jawab dari pemilik truk yang belum dipenuhi sesuai UU. Kami menduga ada suap atau gratifikasi maupun pungli yang dilakukan oleh oknum kepolisian laka lantas Polresta Pariaman," ungkap Fella.

Fella juga menceritakan tentang pemanggilan dua orang saksi yang tidak melihat secara pasti awal kejadian  Laka Lantas tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Upik, esok harinya(19/8/2020) sa'at Fella mencari informasi dimana lokasi kejadian dan menemui bu Upik. Dan setelah itu Fella menanyakan, apakah benar bahwa dua orang anak gadis bu Upik dijadikan sebagai saksi dalam kasus Laka lantas beberapa hari yang lalu. Yang aneh lagi dan juga sekaitan hal itu sungguh megejutkan didapatkan dilapangan, sa'at menanyakan dengan masyarakat sekitar itu Fella mendapatkan info dari salah satu warga sebut aja namanya Upik seorang wanita yang memiliki warung kopi di pinggir jalan sa'at Fella menanyakan kronologi sama ibu Upik, dia dengan nada kesal menjelaskan bahwa dua putrinya dipanggil Kanit Laka Lantas buat dijadikan saksi dan di dampingi oleh salah satu personil Polsek Kampung Dalam, ungkap ibu Upik.

Tidak hanya itu saja, ibu Upik juga merasa kecewa dengan apa yang dia alami, karna tampa seizinnya Polisi membawa anaknya ke kantor Laka Lantas untuk dijadikan saksi dan itu pun tanpa surat pemanggilan.

Lanjutnya lagi, kedua anaknya itu dijadikan saksi dan meminta keterangan tanpa pakai surat pemanggilan dan ini udah menyalahi aturan dan perundang-undangan.

"Dua orang anak saya dijadikan saksi tanpa pakai surat pemana samaggilan dan ini sudah menyalah aturan. Dan anak saya disuruh mendatangi Kantor Unit Laka di Pariaman untuk diminta keterangan dan mereka berangkat dari jam 10.00 Wib dan hingga jam 13.00Wib belum juga pulang,"ujar Upik pada Figurnews.com, Rabu siang 19 Agustus 2020.

Dan Fella juga mengungkapkan, bahwa pemeriksaan para saksi telah dilakukan beberapa hari yang lalu dan itu pengakuan dari Kanit Laka Lantas, namun kenyataan baru tadi siang (19/8) para saksi di panggil dan itu juga tanpa pakai surat panggilan. Dan ini aneh lagi, BAP belum selesai dilaksanakan, baik pelaku, korban dan para saksi. Kok bisa truk itu bisa keluar dan juga merupakan bentuk kelalaian dalam menjalan tugas dan fungsinya,"pungkas Fella.(Yan)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre