Breaking News

Ajudan Ketua DPRD Minta Maaf, Tuntaskah Kasus Thermogun BPBD Pasaman Barat ?

Pasaman Barat,Figurnews.com

Publik masih bertanya-tanya perihal kasus kehilangan alat ukur suhu tubuh Thermogun yang terekam kamera CCTV di Kantor Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar.

Tiba- tiba Torang Firnando ajudan ketua DPRD Pasaman Barat datang ke Kantor BPBD Pasbar menyerahkan alat Thermogun, ia minta maaf dengan surat pernyataan yang ditandatangani bermaterai 6000.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat mengatakan kasus laporan pengaduan hilangnya Thermogun milik BPBD diserahkan sepenuhnya ke penegak hukum.

"Soal tindak lanjut hukum atas laporan pengaduan yang telah dibuat, kita serahkan sepenuhnya ke polisi. Kalau soal maaf, sudah kami maafkan, tetapi Thermogun ini bukan milik pribadi, itu milik negara," sebut Decky, Selasa (18/8/2020).

Ia mengatakan permintaan maaf yang dilakukan oleh Ajudan Ketua DPRD Pasaman Barat tersebut tertuang dalam surat pernyataan bermaterai 6000 dan telah menyerahkan kembali Thermogun yang diambil tanpa izin.

"Tadi Thermogun sudah dikembalikan dan telah diterima langsung oleh Sekretaris BPBD Pasaman Barat. Kita sebagai sesama manusia hanya bisa memaafkan," katanya.

Ia juga menjelaskan terkait kasus laporan pengaduan di Kepolisian Resort Pasaman Barat terkait hilangnya Thermogun. Pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pihak penegak hukum.

"Kalau soal proses hukum, kita serahkan kepada pihak Kepolisian Resort Pasaman Barat sebagai penegak hukum," jelasnya.

Decky juga mengaku telah melihat rekaman CCTV itu, berdasarkan CCTV ada tiga orang datang dengan mobil sedan silver plat merah. Seorang diantaranya mirip dengan salah seorang pimpinan DPRD dan dua orang staf DPRD.

"Dalam CCTV saya melihat kotak-kotak penyimpanan di tenda BNPB pun di obok-obok seperti mencari sesuatu. Ini sangat kita sesalkan, disaat pandemi corona ini masih ada orang yang berprilaku seperti itu," sebut Decky.

Ia juga menerangkan, berdasarkan rekaman CCTV, Thermogun itu terlihat diambil diatas meja pos penjagaan kantor BPBD, kemudian dimasukkan kedalam mobil sedan silver berplat merah mirip milik mobil dinas salah seorang pimpinan DPRD Pasaman Barat.

Untuk itu Decky menyerahkan sepenuhnya kepada pihak yang berwajib untuk dituntaskan. Ia juga mengatakan tidak berhak mencabut laporan karena itu milik negara yang harus dipertanggungjawabkan.

Ia juga menambahkan, semoga dengan permasalahan terkait Thermogun ini tidak menjadi polemik dan disangkut pautkan dengan hal-hal lain, seperti terhadap kebijakan yang dapat merugikan orang lain.

Sementara Pengurus KNPI Pasaman Barat Idenvi Susanto memberikan statement,
"Jika seperti ini, hanya bermodalkan minta maaf dan disertai materai setelah mengaku mengambil aset milik negara, bagaimana penegakan hukum di Pasaman Barat berjalan dengan baik," tegasnya.

Sebelumnya Ajudan Ketua DPRD Pasaman Barat, Torang Firnando datangi kantor BPBD setempat untuk meminta maaf. Ia mengaku telah mengambil tanpa izin Thermogun yang sempat geger beberapa waktu lalu.

Torang ke Kantor BPBD pada Selasa (18/8/2020) sekira pukul 13.31 WIB dan turut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kepala Inspektorat dan Kepala BPKAD Kabupaten Pasaman Barat.

Pengurus KNPI Pasaman Barat Idenvi Susanto mengapresiasi adanya permintaan maaf oleh ajudan Ketua DPRD Pasaman Barat tersebut. Tetapi permintaan maaf bukan membatalkan proses hukumnya, karena hal tersebut sudah menjadi ranahnya pihak kepolisian.

"Kita berharap supaya kasusnya terang dan tidak jadi polemik dan sebaiknya polisi memproses kasus dugaan pencurian Thermogun di kantor BPBD itu sampai tuntas, "ujar Idenvi Susanto.

Menurut Idenvi, kalau kasus pencurian selesai dengan meminta maaf maka akan banyak perkara pencurian selesai dengan cara pemberian permintaan maaf tersebut dan tidak akan ada efek jera atau penegakkan hukum di Pasaman Barat.

(Dodi Ifanda)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre