Breaking News

Majelis Dikdasmen Muhammadiyah Mundur Dari Program Organisasi Penggerak Kemendikbud.



Jakarta, Figurrnews.com

Hari Ini 22 Juli 2020 - Menindaklanjuti pelaksanaan kebijakan Program Organisasi Penggerak (POP) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan melibatkan peran serta Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) bidang pendidikan, dengan ini kami sampaikan bahwa telah dilakukan proses evaluasi terhadap Ormas yang telah mengajukan profil Ormas dan proposal POP. 

Proses evaluasi tersebut terdiri atas evaluasi administrasi, evaluasi teknis substantif, evaluasi pembiayaan, dan veriflkasi. Evaluasi administrasi dilakukan oleh Tim Verifikasi Administrasi, sedangkan evaluasi teknis substantif, evaluasi pembiayaan, dan verifikasi dilakukan oleh Tim Independen. 

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dengan hormat kami sampaikan beberapa hal terkait proses evaluasi sebagai berikut :



1. Evaluasi administrasi dilakukan kepada Ormas yang telah mengajukan profil dan proposal POP dengan cara melakukan verifikasi kelengkapan dan kebenaran data persyaratan administrasi yang diajukan oleh Ormas melalui laman. Sejumlah 324 proposal dari 260 ormas dinyatakan lolos evaluasi administrasi untuk dilanjutkan ke proses evaluasi teknis substantif. 

2. Evaluasi teknis substantif dan pembiayaan dilakukan kepada Ormas yang lolos evaluasi administrasi dengan cara menilai aspek rekam jejak organisasi dan penanggungjawab program; substansi proposal yaitu teori perubahan dan program yang diusulkan, metodologi penilaian keberhasilan program, bukti kesuksesan program terkait bidang literasi, numerasi dan/atau karakter, serta melihat kesesuaian pembiayaan dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan dengan mempertimbangkan rasionalitas, efisiensi, dan cakupan penerima manfaat. Dari 324 proposal yang dilakukan evaluasi teknis, sejumlah 231 proposal dari 188 Ormas lolos evaluasi teknis substantif untuk dilanjutkan ke proses verifikasi. 

3. Verifikasi dilakukan kepada Ormas yang lolos evaluasi teknis substantif dan pembiayaan dengan cara mengunjungi/visitasi ke alamat Ormas yang dicantumkan dalam proposal untuk memastikan dan membuktikan informasi yang dituliskan dalam proposal dengan kondisi sebenarnya. Dari 231 proposal yang diveriflkasi, sejumlah I83 proposal dari 156 Ormas dinyatakan lolos verifikasi. 

Proses evaluasi tersebut memakan waktu cukup panjang karena terkendala dengan adanya kondisi pandemi Covid-19 dan pemerintah mengeluarkan kebijakan protokol kesehatan dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Dari hasil evaluasi di atas diperoleh 183 proposal dari 156 Ormas dinyatakan memenuhi kriteria untuk melaksanakan program peningkatan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan menggunakan dana bantuan pemerintah. Keputusan hasil seleksi akhir tersebut dapat dilihat oleh masing-masing Ormas melalui : hhtps://sekolah.penggerak.kemendikbud.go.id/organisasipenggerak/

Kepada Ormas yang lolos kami mengucapkan selamat dapat berkesempatan bekerjasama dengan kami untuk melaksanakan program peningkatan kompetensi Pendidik dan Tenaga Kependidikan sesuai proposal yang telah diajukan. 

Kepada Ormas yang tidak lolos kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dalam mengikuti POP tahun 2020. Apabila Saudara masih memerlukan informasi lebih lanjut dapat bertanya melalui Forum Bantuan yang tersedia pada aplikasi.

PERNYATAAN SIKAP 

Program Organisasi Penggerak merupakan program serius dalam peningkatan kualitas Pendidikan dan penguatan Sumber Daya Manusia terutama para aktor-aktor Pendidikan. 

Melihat permasalahan dan tantangan serta harapan masa depan pendidikan di Indonesia, sebagai salah satu garda terdepan bangsa, maka melalui Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah kami terpanggil ikut bersama dalam mewujudkan perubahan pendidikan tersebut dengan mengajukan proposal Program Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru Penggerak unluk mewujudkan perubahan pendidikan di Indonesia. 

Mengingat rekam jejak yang dimiliki persyarikatan Muhammadiyah terhadap bangsa ini telah dilakukan sejak tahun 1918, yang meliputi tidak hanya dibidang kesehatan dan gerakan sosial keummatan tetapi juga bidang pendidikan. lnfrastruktur yang dimiliki oleh Majelis Dikdasmen seluruh lndonesia sangat lengkap. 

Dalam melaksanakan kegialan ini, Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang berkembang pesat di pelosok negeri akan dilibatkan dalam program pengembangan kompetensi Kepala Sekolah dan guru penggerak di seluruh wilayah. 

Akan tetapi, setelah kami mengikuti proses seleksi dalam Program Organisasi Penggerak Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemdikbud Rl dan mempertimbangkan beberapa hal maka dengan ini kami menyalakan mundur dari keikutsertaan program tersebut, dengan pertimbangan sebagai berikut : 

  1. Muhammadiyah memiliki 30 000 saluan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia. Persyarikatan Muhammadiyah sudah banyak membantu Pemerintah dalam menyelenggarakan pendidikan sejak sebelum Indonesia merdeka, sehingga tidak sepatutnya diperbandingkan dengan organisasi masyarakat yang sebagian besar baru muncul beberapa tahun terakhir dan terpilih dalam Program Organisasi Penggerak Kemdikbud RI sesuai surat Dirjen GTK tanggal 17 Juli Tahun 2020 Nomer 2314/B.B2/GT/2020. 

2. Kriteria pemilihan organisasi masyarakat yang ditetapkan lolos evaluasi proposal sangat tidak jelas, karena tidak membedakan antara lembaga CSR yang sepatutnya membantu dana pendidikan dengan organisasi masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah.

3. Muhammadiyah akan tetap berkomitmen membantu pemerintah dalam meningkatkan pendidikan dengan berbagai pelatihan, kompetensi kepala sekolah dan guru melalui program-program yang dilaksanakan Muhammadiyah sekalipun tanpa keikutsertaan kami dalam Program Organisasi Penggerak ini. 

Ketiga pertimbangan tersebut menjadi dasar kami, Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan mundur dari Program Organisasi Penggerak Kemdikbud RI. 

Kami mengusulkan agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meninjau kembali terhadap surat tersebut, untuk menghindari masalah yang tidak diharapkan di kemudian hari. 

Demikian pernyataan sikap ini disampaikan untuk menjadi perhatian bersama.(DP)

Tidak ada komentar

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre