Breaking News

Irigasi Pengaruhi 2.161 Ha Lahan Baku Sawah di Mentawai, Rata-rata Sekali Panen

Foto: Ilustrasi Irigasi. Sumber: Google

MENTAWAI. FN- Ketersedian Irigasi di 2.161 Ha lahan baku sawah di 43 Desa dan 10 Kecamatan kabupaten kepulauan Mentawai belum maksimal. Akibatnya, Rata-rata Petani hanya dapat memanen padi 1 kali dalam setahun.

Sementara itu menurut data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Mentawai dari 2.161 Ha lahan baku hanya 1.821 Ha luas wilayah persawahan yang telah di garap.

Kepala DKPP Mentawai, Hatisama Hura mengatakan Persoalan ini terjadi karena sawah tadah Hujan akibat minimnya irigasi," ungkapnya kepada Wartawan. Rabu, (01/07/2020).

Ia menambahkan, apabila ketersedian irigasi mencukupi maka petani dapat menuai hasil pertanian 3 kali dalam setahun dengan jangka waktu 4 bulan sekali panen.

Adapun perhitungan hasil Produksi dikatakannya, apabila volume penanaman ditingkatkan menjadi 3 kali tanam per tahun dengan luas 1.821 Ha maka menghasilkan 10.282,46 ton beras per tahun.

Dirincikannya, volumenya dalam 1 tahun dari 1 kali ke 3 kali tanam berarti dengan luas 1.821 dengan prediksi produksi 1 Ha 3 ton maka hasil jumlah gabah kering mencapai 3.821 ton.

Hatisama Hura menjelaskan, apabila 3 kali tanam dalam setahun, maka 3 kali luas 1.821 Ha menjadi 5.463 Ha.

"Kita dapatkan produktifitas sawah gabah kering dengan perlakuan 5.463 Ha dikali 3 ton per hektar dengan hasil gabah kering sebanyak 16.389 ton pertahun. Gabah kering, Kalau dikonversikan ke beras dikalikan 62,74 persen maka didapatkan jumlah beras sebanyak 10.282,46 ton," terangnya.

Sedangkan untuk kebutuhan Masyarakat di Mentawai secara statistik berjumlah Penduduk 92.000 jiwa dan kebutuhan beras perhari 0,3 Kg atau 3 ons per jiwa dengan, hasil 27.600 Kg beras per hari. 

Sementara itu kebutuhan 0,3 Kg dikali 92.000 jumlah penduduk dikali 365 hari dalam 1 tahun maka kebutuhan Beras masyarakat mentawai dalam 1 tahun adalah 10.074.000 Kg atau 10.074.000 pertahun.

Menurutnya Solusi persoalan itu adalah dengan fasilitas pengolahan lahan, sarana produksi yang memadai seperti benih unggul, pupuk, pestisida dan perawatan.

"Dengan tersedianya air irigasi petani dapat menanam 3 kali dalam setahun. Kemudian dilengkapi dengan alat pengolahan lahan tersedia dan alat semprot pupuk dan hama tersedia," paparnya.

Maka melalui itu capain produktifitas diatas sebanyak 16.389 ton gabah kering dengan konversi Beras dikali 62,74% diperoleh beras 1 tahun dari sawah tergarap 1.821 Ha dengan 3 kali tanam selama 1 tahun di peroleh produktivitas keras sebanyak 10.282,46 ton pertahun. 

"Dengan kebutuhan 10.074 ton pertahun maka Mentawai bisa mencapai swasembada Pangan, tutupnya. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre