Breaking News

Sehubungan Dengan Berita Koari Kuncoro

CV. DIO PUTRA KARYA DIDUGA GUNAKAN PREMAN TEKAN YUAMRAN HAPUS BERITA

Kembali dunia Pers terancam. Orang-orang tak bertanggung jawab, terror Pemimpin Redaksi FIGURNEWS.Com, Yuamran, agar menghapus berita tentang CV. DIO PUTRA KARYA, edisi 6 Juni 2020. Medri Caniago, mengaku dari BIDIK KASUS, akan melaporkan ke Dewan Pers. Sebaliknya, Yuamran, berencana melaporkan Medri Caniago, ke Mapolda Sumbar. Kepada siapa hukum akan berpihak?.


Tigo Nagari Pasaman, FIGUR NEWS.Com
Berita FIGUR NEWS.Com, edisi 6 Juni 2020, dengan Judul KOARI KUNCORO DILAPORKAN, IZINNYA DIDARAT, GALIAN C NYA DISUNGAI, DISEBUT-SEBUT ANGGOTA DPRD PASAMAN TERLIBAT?, yang Viral didunia maya, berbuntut panjang. Pasalnya, selepas berita tersebut Viral, orang-orang CV. DIO PUTRA KARYA (DPK) melakukan yang dapat terindikasi adanya ancaman dengan menghubungi Pemimpin Redaksi sambil mengatakan akan melaporkan FIGURNEWS. Com ke DEWAN PERS. Tidak ketinggalan Kuasa Hukum CV. DPK juga menghubungi Pemimpin Redaksi, meminta Klarifikasi sehubungan dengan berita dimaksud. Begitu juga dengan pihak-pihak yang dapat dikatakan dari orang-orang yang tidak jelas identitasnya, meminta Pemimpin redaksi untuk menghapus berita CV. DIO PUTRA KARYA.

                           Medri Caniago 

Menurut Kuasa Hukum CV. DPK, ANDREAS RONALDO, S.H, M, H, berita FIGURNEWS.Com, sepihak, tanpa Konfirmasi. Tuturnya melalui hubunga HP (0812-6631-4XXX) Senin 8 juni 2020  dengan PEMIMPIN REDAKSI FIGURNEWS.Com, “Hallo ini pak Yuamran, ini ada yang mau saya bicarakan, berkaitan dengan berita pada tanggal 6 Juni kemarin. Saya Kuasa CV DIO PUTRA. Disitu pemberitaannnya kami tidak ada dikonfirmasi. Sedangkan beritanya diterbitkan, berkaitan dengan CV DIO PUTRA, anak dari Martias Kuncoro, mohon Klarifikasinya. Pemberitaan tidak diKonfirmasi nanti  hak jawab kami kan ada”.

Dari pernyataan itu, dapat dinilai bahwa Kuasa Hukum CV. DIO PUTRA KARYA, adalah orang yang enggan membaca. Pasalnya, di alenia terakhir dalam berita tersebut dituliskan, “Sementara, pihak CV DIO PUTRA KARYA, yang merupakan ayah dari pemilik perusahaan yang juga anggota DPRD Kabupaten Pasaman, dari Partai GMARTIAS (Gerindra, Martias), (18/5/2020), karena ada rapat, dirinya tidak dapat memberi keterangan”.

Kenyataan tersebut menunjukan bahwa CV. DIO PUTRA KARYA diduga kebakaran jenggot dengan terbitnya berita itu. Pertanyaannya, Sejauh manakan izin Galian C, CV. DIO PUTRA KARYA, legalitasnya. Karena sesuai dengan surat yang dikirim ke WA Pemimpin Redaksi FIGURNEWS.Com, oleh pihak CV. DIO PUTRA KARYA, izin yang dimiliki perusahaan tersebut, dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu tanggal 18 Desember 2018. Sedangkan , masa berlaku Izin dimulai tanggal 28 Januari 2019. Pertanyaannya, sejak tahun 2011 hingga tahun 2015, izin apa yang di Pakai CV. DIO PUTRA KARYA, untuk melakukan penambangan Pasir dan Batu?.

 Baca juga :

KOARI KUNCORO DILAPORKAN, IZINNYA DIDARAT, GALIAN C NYA DISUNGAI,         DISEBUT-SEBUT ANGGOTA DPRD PASAMAN TERLIBAT?.  

Tentang, pengeloaan CV. DIO PUTRA KARYA, di serahkan pada DIO berada ditahun 2019. Sebelum Martias di lantik menjadi anggota DPRD Kabuapten Pasaman, dari Partai GERINDRA, kepemilikan CV. DIO PUTRA KARYA masih atas namannya (Martias-Red). Kenyatan itu menunjukan bahwa Martias, tak obahnya berlindung di ilalang sehelai. Apapun bentuk dan alasnnya, CV. DIO PUTRA KARYA, Ownernya, adalah Anggota DPRD Kabupaten Pasaman, MARTIAS.

 Baca juga : 
Klarifikasi CV. DIO PUTRA KARYA Yang Di Tuding Melakukan Usaha Tanpa Izin, Dan Melakukan Operasional Di Luar Izin, serta adanya disebut-sebut keterlibatan Anggota DPRD Pasaman

Disisi lain, seseorang yang mengaku bernama Medri Caniago, dengan nada bicara yang terkesan Pongah, melalui hubungan HP (0852-6492-3XXX), pada Pemimpin Redaksi FIGURNEWS.Com, Yuamran mengatakan, “Saya di Lubuk Sikaping, saya Medri Caniago dari Bidik Kasus, Kabupaten Pasaman, terkait dengan pemberitaan abang, tentang Dewan Kabupaten Pasaman apakah itu tidak salah, kita sama-sama media, tentu saya pertanyakan, saya akan laporkan kedewan Pers, kita sesama instansi tidak akan sejauh itu melaporkan, saya tidak menerima tanpa konfirmasi dengan Klien saya, berita diterbitkan”.

Dari kata-kata yang dilontarkan Medri Caniago, pada Yuamran, sepertinya dia orang besar, terkenal dan berpengaruh di Pasaman. Dia berbicara seolah dirinya wartawan senior dan ahli buat berita. Begitu juga dengan gaya bicaranya sehubungan melaporkan Ema Sulastri ke Mapolda Sumbar, dia juga terkesan dapat memerintah Mapolda Sumbar untuk menuruti kehendaknya. Siapa Medri Caniago, begitu besarkah namanya di Mapolda Sumbar, Pasaman dan Tigo Nagari, sehingga berbicara bak penguasa Tiran?.

Jika memang Medri Caniago, membaca berita FIGURNEWS.Com, dengan cermat, teliti dan membacanya sampai selesai, tentu dia tidak akan gagal paham. Karena diakhir berita disebutkan, “Sementara, pihak CV DIO PUTRA KARYA, yang merupakan ayah dari pemilik perusahaan yang juga anggota DPRD Kabupaten Pasaman, dari Partai GMARTIAS (Maksudnya Gerindra, Martias), (18/5/2020), karena ada rapat, dirinya tidak dapat memberi keterangan”.


Kenyataan diatas, menunjukan bahwa CV. DIO PUTRA KARYA, sepertinya memperkerjakan orang-orang yang hanya pandai bicara tapi tidak tahu apa yang dibicarakan. Dengan gamblang berita menyebutkan, bahwa Martias tidak dapat memberi keterangan karena sedang rapat, Mendri Caniago, tetap merasa benar. Pertanyaannya, sebenarnya ada apa dengan Izin CV. DIO PUTRA KARYA, sampai sampai berita tentangnya (CV. DPK-Red), membuat berbagai kalangan kebakaran ekor?.

Selain dari Kuasa Hukum CV. DIO PUTRA KARYA dan Medri Caniago masih ada pihak lain yang menghubungi Pemimpin Redaksi FIGURNEWS.Com. dengan gaya sok akrab, seolah-olah dia kenal dengan Yuamran.  Namun dengan bahasa yang sedikit tinggi serta aksen penekanan, meminta Yuamran menghapus berita di FIGURNEWS.Com, edisi 6 Juni 2020. Siapakah orang-orang yang digunakan CV.DIO PUTRA KARYA, untuk menekan FIGURNEWS.Com, agar menghapus berita yang telah ditayangkan, mungkin Mapolda Sumbar dapat menindak lanjuti setelah Laporan Polisi diberikan?.

Di sekretariatnya, Pemimpin Redaksi FIGURNEWS.Com, Yuamran, akan menindak lanjuti penekanan-penekanan terhadap dirinya, agar menghapus berita tentang CV. DIO PUTRA KARYA, ke Mapolda Sumbar. Agar intimidasi, intervensi terhadap Insan Pers yang menyuarakan kebenaran, tidak terjadi. Yuamran juga berharap, Pemimpin Redaksi media Bidik Kasus menindak lanjuti anggotanya yang bertindak arogan dilapangan. Medri Caniago, jika memang dirinya seorang Jurnalis, tidak akan melakukan tindakan seperti tindakan preman kampung. Kata Yuamran, “Kalau benar, Medri Caniago, orang Pers, dia tidak akan melakukan tindakan picisan seperti itu. Menekan dan berbicara Pongah pada sesama Insan Pers, tak obahnya preman kampung”.

“Semestinya, Medri Caniago, berbicara dengan tutur sopan santun. Bukan berbicara bak Preman kampung. Kondisi itu, mencerminkan Etika yang tidak pantas. Saya berharap, Pemimpin Redaksi, BIDIK KASUS menindak anggotanya yang arogan dilapangan. Bila perlu cabut KTA Pers nya, agar tidak disalah gunakan”. Ungkap, Yuamran, penuh harap. (Tim Figurnews)



No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre