Breaking News

Persiapan IPDMIP Penyuluh Pertanian Talamau Monitor Debit Air Irigasi


Pasaman Barat, Figurnews.com
Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) terus mendorong implementasi program  Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP). IPDMIP yaitu pengelolaan irigasi secara integratif dan partisipatif dalam mewujudkan kedaulatan pangan yang mengedepankan kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani Pasaman Barat.

Untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi yang merupakan kewenangan pusat, provinsi atau kabupaten sebagai wujud kontribusi sektor ketahanan nasional pada umumnya. Sebagai salah satu wujud tepat sasaran Program IPDMIP, maka penyuluh pertanian Kecamatan Talamau Kabupaten Pasaman Barat yang berdampingan langsung dengan petani  laksanakan kegiatan monitor atau pemantauan sejumlah irigasi dan debit air didaerah persawahan Nagari Talu.

Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Talamau Roni Eka Putra, SP didampingi Refqi Jufri, A.Md penyuluh pertanian menyampaikan "hari ini kita monitoring irigasi untuk persiapan kegiatan IPDMIP  dan Percepatan Tanam Padi serentak di Kecamatan Talamau," katanya di Talu, Senin (15/6)

"Kita bersama Kelompok Tani melakukan penyusuran Daerah Irigasi (DI) Durian Daun 25 Ha di Jorong Patomuan, DI Bonda Tongah 40 Ha Jorong  Sungai Jernih, DI Batang Talao 50 Ha Jorong Tabek Sirah" katanya

Kegiatan ini dimaksudkan sebagai persiapan Kegiatan IPDMIP dan Percepatan Tanam Padi serentak di Kec. Talamau. Selain itu kegiatan ini juga memantau keadaan debit air yang tersedia di saluran irigasi yang ada, sehingga dapat mengantisipasi kebutuhan air yang tinggi nantinya.

"Selain itu kegiatan ini juga memantau keadaan debit air yang tersedia di saluran irigasi yang ada, sehingga dapat mengantisipasi kebutuhan air yang tinggi nantinya," sambung Mulyadi juru pengairan.

Koordinator TPM Pasbar, Ivan menambahkan "Adapun hasil pemantauan lapangan debit air yang kurang terjadi pada DI Bonda Tongah serta adanya saluran yang terban sepanjang 12 M pada DI Batang Talao akibat banjir beberapa waktu lalu. Sehingga dapat dipastikan pada kegiatan percepatan tanam akan kekurangan air di Poktan Cahaya Baru Talao Hilir".

Petani berharap kepada PU Pengairan agar dapat segera memperbaiki saluran yang rusak tersebut.

Salirman Ketua Poktan Cahaya Baru Talao Talu menyampaikan dengan adanya saluran irigasi dari Batang Talao yang terban akibat banjir kemaren dapat dipastikan dalam kegiatan Percepatan Tanam Padi pada Musim Tanam II Tahun 2020 ini akan kekurangan debit air.

"Luas areal yang dialiri saluran ini seluas 50 Ha, dan sudah dipastikan mengikuti kegiatan percepatan tanam.  Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, PU Pengairan Kab. Pasaman Barat dapat segera memperbaiki saluran yang rusak ini, sehingga tidak menghambat kegiatan percepatan tanam yang diikuti anggota kelompok dengan sangat antusias, kondisi saat ini, anggota poktan sudah menyemai," harap Salirman

Integrated Participatory  Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten. Upaya ini diharapkan dapat mendukung tercapainya swasembada beras sesuai program Nawacita Pemerintah Indonesia.

IPDMIP ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional, 2005 – 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, yang mana ketahanan sumber daya air dan ketahanan pangan menjadi prioritas.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Koord. TPM Bappeda Kabupaten Pasbar, TPM Kecamatan Talamau, Juru Pengairan  Talamau, Koordinator BPP Talamau, Penyuluh Pertanian WKP Sungai Jernih, Talu dan Tabek Sirah, PPA ke 3 DI yang bersangkutan.  Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat mensukseskan kegiatan Percepatan Tanam di Talamau.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pasbar, Henny Ferniza menuturkan Program IPDMIP yang dilaksanakan melalui Dinas PUPR adalah berupa kegiatan fisik untuk tahun ini direncanakan tiga kegiatan yaitu Rehab jaringan irigasi daerah Irigasi (DI) Batang Nango dengan anggaran sekitar Rp. 1,7 M, Rehab jaringan irigasi (DI) Batang Ingu Rp. 2,3 M dan Rehab jaringan irigasi (DI) Bandarjo dananya sekitar Rp. 2,4 M" katanya.


(DODI IFANDA)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre