Breaking News

Ophir Lagi Musim Demam Berdarah, Dinkes Pasbar Mengusir Nyamuk Aedes Aegypti dengan Foging

Pasaman Barat, Figurnews.com 

Dinas Kesehatan Pasaman Barat melakukan Pengasapan (Foging) pada lingkungan rumah pasien DBD. Setelah enam orang warga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dinyatakan terjangkit demam berdarah dengue (DBD), Sabtu (20/6).

Fogging tersebut, mulanya permintaan Bobby warga setempat. Dimana ia kuatir, DBD bisa menyebar secara luas ke lingkungan sekitar.

"Fogging yang dilakukan Dinas Kesehatan dan dibantu Petugas Puskesmas Ophir dalam rangka mencegah dan memberantas nyamuk aedes aegypti yang menyebarkan DBD," jelas Bobby.

Menurut Bobby, tim fogging Dinkes Pasasaman Barat melakukan pengasapan 4 rumah warga yang positif DBD. Selanjutnya, sekitar rumah warga yang terjangkit , hingga jarak 50 meter juga dilakukan fogging.

"Pengasapan dilakukan berpusat pada empat rumah penderita DBD. Kemudian pengasapan dilakukan di lingkungan sekitar radius  50 meter  dari titik rumah korban DBD," terangnya.

dr. Gina Alecia Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Pasbar menyampaikan bahwa Dinkes dibantu Petugas Puskesmas Ophir dan warga melakukan fogging di RT 03 Ophir.

"Fogging dilakukan setelah sebelumnya hari Jumat dilakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan goro bersama masyarakat dan anggota TNI. Semoga upaya ini, salah satu cara untuk mematikan dan memotong siklus penyebaran nyamuk aides aegypti,".katanya

Ia menghimbau kepada warga agar peduli dan menjaga lingkungan supaya tetap bersih, salah satu caranya jangan membuang sampah sembarangan.

Sementara, Ketua RT 03 Ophir Lea mengatakan "Semoga dengan percepatan penanganan DBD ini yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan Pasaman Barat ini bisa menyadarkan ke masyarakat kalau hidup sehat itu tidak hanya dengan makanan sehat saja melainkan harus sadar akan lingkungan yang bersih,".

"Ikuti himbauan Dinkes Pasbar, untuk cegah DBD dengan cara lakukan 3 M seperti mengubur kaleng bekas  berkemungkinan jadi sarang nyamuk Aedes Aegypti,".

Untuk mencegah Jentik nyamuk penyebar DBD masyarakat dihimbau untuk lakukan  menguras, menutup,mengubur (3M) yaitu melakukan  Menguras membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

Menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sejenisnya.

Mengubur atau memanfaatkan kembali barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.

(Dodi Ifanda)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre