Breaking News

Keltan Simpang Timbo Abu Terus Kebut Irigasi IPDMIP

Pasaman Barat, Figurnews.com

Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi maupun kewenangan kabupaten.

Upaya ini diharapkan dapat mendukung tercapainya swasembada beras sesuai program Nawacita Pemerintah Indonesia.

Dasar pemikiran kegiatan IPDMIP, ialah untuk secara penuh merealisasikan potensi pengurangan kemiskinan pertanian beririgasi.

Berdasarkan pengalaman pembangunan irigasi yang telah dilakukan selama ini, disadari bahwa terdapat faktor- faktor yang menghambat peningkatan produktivitas petani-penggarap di Indonesia.

Faktor-faktor tersebut antara lain: lemahnya kelembagaan petani, air dan irigasi; pemeliharaan prasarana sistem irigasi yang kurang, lemahnya penyuluhan pertanian, terbatasnya akses petani penggarap kepada sumber pembiayaan desa, kepemilikan lahan yang tidak jelas, kesenjangan teknologi, dan potensi komoditas bernilai tinggi yang terabaikan.

Salah satu Program IPDMIP di WKP Simpang Timbo Abu Kajai dilaksanakan pada Kelompok Tani Sepanjang Daerah Irigarsi (DI) Batang Sopan

Kepala Dinas Pertanian Kabupten Pasaman Barat Sukarli menuturkan IPDMIP bertujuan untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional yang mengedepankan kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia, khususnya petani  Pasamaan Barat yang sejahtera".

Sekolah lapangan (SL) kelompok tani daerah irigasi Batang Sopan nagari Persiapan Simpang Timbo Abu Kajai kecamatan Talamau didampingi oleh Refqi Jufri, A.Md selaku Penyuluh WKP Simpang Timbo Abu Kajai dan Fauziah, SST selaku Staf Lapangan IPDMIP kelompok tani, kepala jorong, koordinator BPP Talamau, Penyuluh Pertanian STAK, Juru Pengawas irigasi, Dinas Pekerjaan Umum Pasbar, Bappeda Pasbar dan sejumlah tokoh Niniak mamak Timbo Abu.

Refqi Jufri menyampaikan "Kegiatan dimaksudkan untuk menelusuri bangunan bendungan induk, saluran primer, sekunder dan kelayakannya untuk kebutuhan pengairan irigasi persawahan di Nagari Persiapan Simpang Timbo Abu Kajai", terangnya, Kamis (11/6).

"Adapun Luas sawah yg dialiri Batang Sopan berkisar 453 Ha, komoditi yang ditanam padi, jagung hibrida, ketela rambat, cabe keriting, terong, buncis, bawang daun, kacang tanah, kacang merah" katanya.

Sementara Roni Eka Putra, SP - Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Talamau menambahkan "Satu harapan dari kami selaku Petugas pertanian bahwasanya Irigasi  yang sudah sekarang dibangun sejak lama dan menjadi sumber air untuk mengaliri persawahan, diharapkan bisa optimal untuk mendukung produksi Tanaman Padi khususnya di Simpang Timbo Abu, karena sejauh ini sudah terjadi penurunan fungsi dari Irigasi ini karena banyak terdapat saluran yang bocor". tutupnya.

(Dodi Ifanda)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre