Breaking News

Diduga Dirut RSUD Pasaman Barat Penyalahgunaan Ruangan VIP Pigago IV


Jambak (Pasbar), Figurnews.com

Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Pasaman barat terus dikebut, sehingga adanya keterbatasan ruang pelayanan rawat inap. Apalagi salah satu ruang rawat VIP  diduga disalahgunakan untuk ruangan pribadi oleh "Y" Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar).

Bupati Pasaman Barat Yulianto saat dikonfirmasi membenarkan informasi itu dan sangat menyayangkan hal itu terjadi.

"Saya akan menindaklanjuti dan akan menyelesaikan permasalahan internal itu secepatnya," kata Yulianto di Simpang Empat, Selasa.

Menindaklanjuti permasalahan itu sejumlah wartawan dari berbagai media cross cek langsung kondisi ruangan rawat VIP (Pulau Pigago IV) RSUD Pasaman Barat di Jambak pada Selasa (9/6) sekitar pukul 14.40 WIB.

Dari ruangan VIP yang berjumlah delapan ruangan saat ini tinggal tujuh ruangan. Satu ruangan dialihfungsikan yang diduga untuk ruangan Plt Direktur "Y" tersebut.

Namun ruangan tersebut tertutup rapat, Dirut  tidak ada ditempat. Saat dicoba mengkonfirmasi ke Plt Direktur, "Y" via handphone tidak mengangkat. Setelah itu ditanyakan melalui pesan singkat via WhatApp juga tidak dibalas.

"Tadi Plt Direktur ada masuk kantor tetapi  saat ini saya tidak mengetahuinya kemana pak direktur," kata salah seorang yang mengaku staf bagian umum, Yadi.

Awak media menemui Kepala Bidang Pelayanan RSUD Rahayu Lestari untuk mengkonfirmasi terkait ruangan pelayanan yang dialiffungsikan tersebut.

"Memang benar ada pengurangan ruangan pelayanan VIP tetapi saya tidak mengetahui untuk apa kegunaannya," sebutnya.

Rahayu mengatakan Plt Direktur hingga saat ini belum pernah secara langsung mengatakan untuk apa kegunaan alih fungsi ruangan itu.

"Secara pribadi saya belum pernah me-acc pengurangan ruangan itu. Sebab, jelas akan mengurangi pendapatan rumah sakit. Saya mengetahuinya perihal ruangan Pigoga IV tersebut dari Kepala Bidang Perencanaan bukan dari Plt Direktur," ujarnya.

Ia juga mengakui ruangan istirahat untuk dokter sebelumnya telah ada untuk dokter ruangan bedah dan IGD.

"Memang sebelumnya ada pasien komplen terkait terbatasnya ruangan VIP. Namun bersedia di rawat diruangan lainnya," ujarnya.

Akibat alih fungsi ruangan mengakibatkan kerugian daerah yang mana perharinya satu ruangan VIP mendapatkan pemasukan senilai Rp300 ribu.

Belum selesai permasalahan ruangan pelayanan, didapati juga informasi pengaduan ke Polres Pasaman Barat oleh dr. Reni kepala Tata Usaha RSUD Pasbar atas tindakan sewenang-wenang terhadapnya oleh atasannya Plt Direktur RSUD Pasbar.

"Benar, memang ada laporan kepolisi terkait menguasi aset daerah atau fasilitas ruangan inap pasien VIP Pigago IV sebagai tempat tinggal pribadinya dan mengganggu proses pelayanan secara maksimal di RSUD.Laporan dari Reni Hirda ke Polres Pasaman Barat nomor : LP/152 /IV/2020-RES Pas-Bar pada 4 April 2020 ," kata Kuasa Hukum pelapor Yung Nikmat.

Sementara pihak Polres Pasaman Barat juga berjanji secepatnya memberikan keterangan terkait permasalahan tersebut.

(Dodi Ifanda)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre