Breaking News

Transmisi Lokal Covid-19, Sebanyak 142 KK Pogari di Karantina

Foto: Bupati Mentawai bersama Jubir Covid-19 Mentawai saat Konfrensi Pers

MENTAWAI. FN- Pasien positif virus Corona atau Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) ketiga 1076.i asal Pogari pada hari Sabtu, 02 Mei 2020 lalu merupakan adik dari Pasien Positif asal Pogari pertama yang tertular melalui transmisi lokal atau antara Keluarga. 

Meski demikian pada Update terbaru Senin, 04 Mei 2020, kabar baik datang dari 1 dari 3 pasien Covid-19, yakni pasien positif Covid-19 pertama asal Pogari telah dinyatakan sembuh setelah dua kali dilakukan pemeriksaan Swab di Laboraturium Biomedik FK Unand Padang.

Pasien Positif pertama 324.i asal Pogari ini telah menjalani Isolasi di RSUD Mentawai selama 27 hari sejak pertama dilakukan Rapid Tes pada 08 April 2020 setelah tiba di Mentawai dengan status Pelaku Perjalanan Daerah Terjangkit (PPT) dari Jakarta pada 27 Maret 2020 lalu.

Menurut Juru Bicara Penanganan Penyebaran Covid-19 Mentawai, Lahmuddin Siregar bahwa pihaknya tetap menelusuri riwayat kontak pasien Covid-19 itu di tempat asalnya di dusun Pogari, desa Goisooinan, kecamatan Sipora utara, kabupaten kepulauan Mentawai.

Disebutkan ada sebanyak 142 KK atau 570 jiwa yang tersebar di dua dusun dari 4 dusun di desa Goisooinan yakni dusun Pogari dan dusun Nduru. Maka melalui kunjungan Tim Gugus Tugas Covid-19 telah meninjau dan berkoordinasi di dua dusun tersebut tentang penanganan terhadap meraka yang memiliki riwayat kontak dengan pasien. 

Adapun penanganan itu diantaranya disebutkan Lahmuddin bahwa didusun tersebut dibuat Posko untuk menjaga pergerakan orang dari dalam dan luar wilayah Pogari. Melalui Himbauan Bupati kepulauan Mentawai agar seluruh masyarakat tidak terlantar saat melakukan karantina. 

“Hal itu kita lakukan hingga tidak ada lagi kemungkiman penyebaran terjadi disana. Setelah itu baru kita buka akses masuk kampung kembali,” ungkapnya kepada Wartawan. Senin, (03/05/2020) saat Konfrensi Pers di aula Sekretariat Daerah Mentawai. 

Diterangkanya ada sebanyak 12 KK yang memiliki kontak langsung dengan pasien Covid-19 pertama dan ketiga yang sama berasal dari dusun tersebut, (Pasien kedua asal Sagitsi). Maka pihaknya telah mengambil sample 12 KK itu untuk dilakukan pemeriksaan. Hal itu bertujuan untuk memastikan siapa saja yang terkena penularan Covid-19 didusun tersebut. 

“Prinsipnya adalah kita segera menemukan secara dini, karena dengan penemuan secara dini akan mencegah penyebaran lebih lanjut. Apabila ditemukan kita isolasi lagi sehingga dari sini kita memulai pemutusan mata rantai Covid-19 itu,” terangnya.

Kemudian 9 KK atau rumah yang telah selesai karantina pada minggu, 26 April 2020 lalu dikarantina kembali. Mudah-mudahan dengan cara seperti ini dapat secepatnya memutus rantai Covid-19 dengan cara bergotoroyong. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre