Breaking News

Tes Swab 5 Staf BPBD Pasaman Barat NEGATIF Covid-19

  

Pasaman Barat(Sumbar),FN -  Hasil Pemeriksaan Swab Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang terhadap 5 orang staf Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan pemeriksaan swab PDP serta keluarga PDP  dinyatakan NEGATIF virus Covid-19.

Sebelumnya beredar informasi miring (Hoaks) adanya informasi menyebutkan lima orang staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat, positif setelah dilakukan "rapid test", hal tersebut TIDAK BENAR dan sudah dibantah oleh  Edi Busti Kepala BPBD sekaligus Ketua Pusdalops-PB Satgas Penangganan Covid -19 Kabupaten Pasaman Barat.

"Dari Hasil rapid test yang kami lakukan kemaren ditemukan lima orang staf dengan hasil reaktif bukan positif," tegasnya di Simpang Empat,  Kamis (30/4)

Ia sangat menyayangkan adanya info yang beredar di tengah-tengah masyarakat tentang hasil rapid test yang positif itu.
Menurutnya rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi bukan mendeteksi virus corona.

"Rapid test di sini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi COVID-19," jelasnya.

Ia menyebutkan tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) atau Tes Swab.

Posko Covid-19 Dinas Kesehatan Kab Pasaman Barat,  dr. Gina Alecia, M.Kes  Juru Bicara Media Center Covid-19 Kabupaten Pasbar  menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyebarkan berita atau informasi yang belum jelas sebelum diumumkan secara resmi oleh tim Gugus Tugas COVID-19 Pasaman Barat.

"Lima orang anggota BPBD Pasaman Barat dan satu orang supir ambulan RS Tarutung negatif COVID-19 dari hasil swab yang dikeluarkan oleh laboratorium Unand Padang," kata Gina Alecia di Simpang Empat.

Ia mengatakan sebelumnya kelima staf BPBD itu menjalani rapid test bersama staf lainnya. Hasil rapid testnya reaktif dan dilakukan tes swab.

"Hari ini Minggu 3 Mei 2020 hasil tes swabnya keluar dan kelima staf itu negatif COVID-19. Begitu juga dengan satu orang supir ambulan juga negatif. Namun tetap dilakukan isolasi mandiri selama masa pemantauan 14 hari selesai," tegasnya.

Kelima staf BPBD Pasbar yakni inisial YN,KS,MC,MN,DM dan FA kelima orang dalam pantauan yang sudah  menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Hasil  pemeriksaan swab semuanya NEGATIF dari Virus Covid19.

Salah seorang Staf BPBD PASBAR yang ikut pemeriksaan kesehatan Rapit Test dan uji Swab menuturkan " Kami mengucapkan terimakasih kepada sanak saudara yang telah memberikan dukungan moril serta do'a, dan juga kepada wartawan yang selalu aktif dalam mengkonter berita hoax, Marilah kita bersama2 mematuhi anjuran pemerintah agar selalu jaga kebersihan dan stay at home untuk antisipasi COVID-19 ini ". Pesan MN

Sementara Nov menuturkan "Saya suami Fit mengucapkan terimakasih kepada warga komplek perumahan pasaman baru atas kepedulian semua yang telah memberikan dukungan doa dan moril kepada kami. Selama Kami melaksanakan Isolasi mandiri dirumah dan Kepada Dinsos yang sudah berikan bantuan bahan konsumsi saat kami sekeluarga isolasi mandiri" pesannya.

KS anggota BPBD Pasbar mengucap Terimakasih  kepada  penggiat medsos. Buat netizen hendaknya pelajari pahami lebih akurat berita informasi dari sumber yang berwenang Satgas Covid-19.

"Hentikanlah menyebar berita tidak jelas dan masyarakat diharapkan tidak percaya dengan berita yang merugikan orang lain serta bisa menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Kami juga sebagai anggota penjaga pos perbatasan yang tegabung Pusat Pengendalian dan Operasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pasaman Barat". katanya.

Hingga Minggu (3/5) jumlah total kumulatif Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah satu orang dibandingkan hari Sabtu (2/5).

Jika sebelumnya jumlah total kumulatif 233 saat ini bertambah menjadi 244 orang. Dengan keterangan 222 orang sudah selesai pemantauan dan 22 orang masih dalam pemantauan.

Tambahan satu orang itu karena pasien kontak dari anaknya yang merupakan pelaku perjalanan yang baru pulang dari Kota Padang dan ada gejala sakit. Satu orang ini sudah menjalani isolasi mandiri di rumah.

Untuk total kumulatif Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak sembilan orang. Hasil swab sembilan orang itu negatif, satu diantaranya meninggal dunia, tujuh orang sehat dan satu orang sudaj pulang dari RSUD Jambak dan tetap isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

Sedangkan total kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 16 orang. Dengan rincian satu orang hasil swab positif (masuk ke pasien positif konfirmasi) dan dirawat di RS Unand Padang. 13 orang hasil swabnya negatif, dua orang rapid test pertama non reaktif.

Pasien positif hingga saat ini baru satu orang dari pasien OTG dan dirawat di RS Unand. Sementara Pelaku perjalanan terus meningkat mencapai 17.260 orang.

Kepada Masyarakat Agar pakai masker, juga jaga jarak, hindari keramaian, tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting, sering cuci tangan dan jaga kebersihan diri dan lingkungan.

(Dodi Ifanda)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre