Breaking News

Badai Ekstrem Buat Warga Tuapejat Dilematis

Foto: Dampak Badai Ekstrem di Dusun Kampung, Desa Tuapejat

MENTAWAI. FN- Badai Ekstrem kembali melanda Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Rabu, 20 Mei 2020 pukul 02.00 wib. 

Akibatnya, sebagian Warga Tuapejat di pertepian pantai  dilematis karena rumah rusak dihempas gelombang air laut. Ditambah dengan meluapnya air sungai kecil membuat rumah warga terendam air.

“Masyarakat seharusnya pindah, namun persoalannya dengan apa mereka pindah sementara pendapatan mereka berada di laut,” ungkap Kepala Dusun Kampung, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jalaludin kepada Wartawaan dilokasi. Rabu, (20/05/2020). 

Ia menambahkan, soal pindah ke tempat yang lebih tinggi tentu menjadi persoalan baru bagi Masyarakat. Tentunya Masyarakat perlu mengelurkan uang besar untuk membeli tanah dan membuat rumah. 

“Jangankan untuk membeli tanah, untuk makan saja masyarakat saya susah. Jika Pemda menyuruh pindah keatas dengan apa masyarakat saya pindah. Kalau dapat memang masyarakat saya ini pindah keatas. Apalagi kejadian seperti ini bukan sekali saja tetapi berkali-kali,” tambahnya. 

Meski demikian Jalaludin berterimakasih telah disediakannya tempat evakuasi sementara di Sekolah Dasar setempat. Sekaligus tersedianya dapur umum bagi masyarakat terdampak badai tersebut. 

Ia berpesan kepada Masyarakat untuk lima hari kedepan agar tetap waspada dulu hingga kondisi cuaca membaik. Terlebih bagi masyarakat yang belum pindah ditempat pengungsian yang telah disediakan pemerintah. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mentawai, Novriadi saat dilokasi mengatakan, ada sebanyak 32 rumah yang terdampak parah akibat badai ekstrim seperti sebelumnya. 

Namun sekarang ada penambahan menjadi 133 rumah Kepala Keluarga (KK) di tiga dusun yakni dusun Tuapejat dan dusun Camp dan dusun Kampung. Penambahan itu terjadi akibat adanya rumah warga terendam air dari dampak meluapnya air sungai di muara.

Novriadi mengatakan, pihaknya telah membuat tempat pengungsian di SDN 13 Tuapejat. Ditempat pengungsian melalui Koordinasi dengan dusun setempat pihaknya telah menyediakan dapur umum.

“Kita sudah berkoordinasi dengan kepala dusun setempat bagi warganya yang mau silahkan tinggal disana agar kita siapkan logistiknya. Kita sudah lihat kondisi di SD dan mobil dapur umum sudah kita standbykan disana,” ujarnya. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre