Breaking News

Seorang Warga Pasbar PDP, Pasien Pernah Perjalanan Luar Daerah

Pasaman Barat(Sumbar),FN - Seorang warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) masuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Pasien masih diduga pasien terpapar penyakit Corona ( COVID-19) dirawat di RSUD Jambak Pasbar.

Saat dikonfirmasi figurnews.com kepada dr.Gina Alecia Juru Bicara Satgas COVID-19 Pasaman Barat,"  Pasien  baru masuk hari ini  telah di rawat di ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jambak". Jelas Gina via pesan WA Rabu (1/4).

"Benar, seorang warga Pasaman Barat sudah PDP dan dirawat untuk penanganan lebih jauh. Saat ini belum positif mengidap COVID-19 tapi masih PDP," kata Gina

Ia mengatakan pasien pernah melakukan perjalan luar daerah.

"Untuk saat ini pasien dirawat terlebih dahulu dan tergantung kondisinya apakah perlu dirujuk ke rumah sakit di Padang atau tidak," tambahnya.

Dr. Gina menghimbau agar masyarakat pelaku perjalanan baik dari luar negeri atau dalam negeri yg daerahnya terjangkit covid 19 in, agar melapor ke fasiltas pelayan kesehatan, melakukan isolasi/karantina mandiri di rumah dulu selama 14 hari.

Jika ada keluhan segera lapor ke fasyankes terdekat. Menjaga kebersihan dengan pola hidup bersih dan sehat(PHBS) serta makan makanan yang bergizi.

"Jika ada  yang baru melakukan perjalanan dari luar negeri atau luar daerah, agar melakukan monitoring sendiri dan menjaga diri. Artinya, melakukan isolasi sendiri dan membatasi aktivitas dengan orang lain sementara waktu. Jaga jarak sekitar satu meter dengan orang lain ini dilakukan selama 14 hari," pesan Gina Alecia.

Sementara itu, warga yang masuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus meningkat. Saat ini ada sekitar 80 orang. Tiga orang diantaranya sudah selesai pemantauan dalam kondisi sehat.

Sampai Saat ini warga Pasbar yang ODP berjumlah 77 orang dan merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah.

Petugas  Post Perbatasan terus memperketat pengawasan terhadap orang yang datang ke Pasaman Barat, di tiga titik pos pemeriksaan kesehatan di Kinali, Batahan dan  Talamau.

Pelaku Perjalanan dari Negara /Area Terjangkit, Pelaku perjalanan dari negara/area transmisi lokal yang tidak bergejala wajib melakukan monitoring Mandiri  terhadap kemungkinan munculnya gejala selama 14 hari sejak kepulangan. Setelah kembali dari negara/area transmisi lokal sebaiknya mengurangi aktivitas yang tidak perlu dan menjaga jarak kontak (lebih kurang 1 meter) dengan orang lain
.
Jika dalam 14 hari timbul gejala, maka segera datangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat dan membawa HAC yang diberikan di pintu masuk negara
.
Petugas pintu masuk negara diharapkan melakukan notifikasi ke Dinas Kesehatan setempat sesuai dengan alamat yang tertera di HAC. Dinas Kesehatan yang menerima notifikasi dapat  meningkatkan kewaspadaan dan diharapkan melakukan  komunikasi resiko kepada pelaku perjalanan dengan memanfaatkan telepon pesan singkat.

Hotline Service Satgas Tekhnis Covid-19
Dr. Novri Aswandi (Ketua Satgas Dinkes) ☎️081396045210
Dr. Gina Alecia (Juru Bicara Satgas Dinkes)
☎️ 085263011244

(DODI IFANDA)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre