Breaking News

Terkait Lampu Padam, JPKP Berdiskusi dengan PLN Mentawai

Foto: Diskusi JPKP Mentawai bersama Maneger PLN Rayon Tuapejat. Senin, (16/03/2020).

MENTAWAI. FIGURNEWS.COM- Terkait persoalan seringnya pemadaman lampu beberapa waktu lalu, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) kepulauan Mentawai membuka diskusi dengan PT. PLN Rayon Tuapejat, Mentawai. 

Menurut Ketua JPKP Mentawai, Riki Wisam bahwa kedatangan JPKP membuka diskusi dengan meminta keterangan terhadap PLN Mentawai terkait pemadaman lampu akhir-akhir ini. 

“Selama ini kita tidak tahu apa kendala yang dialami PLN, apakah kendala teknis atau kendala lain. Jika kendala teknis, teknis seperti apa? Solusinya bagaimana? Dan itu tujuan dari diskusi itu,” ujarnya kepada Wartawan usai pertemuan. Senin, (16/03/2020). 

Selanjutnya pihaknya juga menyampaikan dampak dari pemadaman listrik terhadap Masyarakat secara ekonomi. Begitu juga dengan kegiatan Biroraksi di Pemerintah Kabupaten kepulauan Mentawai. 

Maka melalui diskusi ini ia menjelaskan agar PLN Mentawai dapat meredakan situasi dengan cara mensosialisasikan dengan cara memberikan keterangan terhadap riak-riak Masyarakat yang dapat menimbulkan situasi tidak kondusif. 

“Hasil diskusi kami peroleh dari pihak PLN ialah segera melakukan perbaikan terhadap mesin yang mengalami kendala teknis. Dimana untuk menjawab ini membutuhkan waktu 1 minggu hingga 2 minggu kedepan,” terangnya. 

Sebaliknya, JPKP berharap kepada Masyarakat agar menghindari pepohonan yang berada dekat dengan jaringan atau kabel listrik. Sehingga tidak menggangu koneksi jaringan seperti terjadinya pohon tumbang. 

Putusnya kabel itu dikatakannya berdampak terhadap jaringan lain. Misalkan apabila kabel putus di wilayah dusun Sagitsi, desa Nem-nem, kecamatan Sipora selatan, ganguannya akan sampai ke wilayah kecamatab Sipora utara. 

“Hal itu terjadi karena masalah keterbatasan alat proteksi. Maka dari pada itu PLN telah mengusulkan kepada pusat untuk penambahan alat proteksi. Sehingga ada ganguan satu wilayah tidak menggangu wilayah lain,” paparnya. 

Kemudian saat ini pihak PLN menunggu persetujuan dari pusat. Dan pihak PLN berharap adanya sinergitas antara Pemda, Ormas dan Media untuk menyampaikan kepada Masyarakat terkait persoalan ini. 

“PLN juga berharap apabila ada pengaduan dan masukan dapat menghubungi media online PLN 123 atau melalui kantor unit PLN yang berada dituapejat. Dari pada menyampaikan ke media sosial seperti facebook yang dapat menimbulkan persepsi dengan pemikiran yang berbeda,” katanya.  

Ketua JPKP Mentawai berharap keseluruh anggota agar super aktif melihat kondisi, kendala dan persoalan yang dialami Masyarakat. Kemudian selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat agar dapat memberikan solusi. 

“Ia menghimbau kepada Masyarakat agar selalu peduli degan situasi dan lingkungannya sendiri. Dan kita juga berharap dengan hadirnya JPKP banyak masyarakat yang mendapatkan dan memanfaatkan fasilitas pemerintah yang sudah sedia sebagaimana mestinya,” ulasnya. 

Tujuan JPKP berdiri di kepulauan Mentawai bukan untuk mengintimidasi atau azaz manfaat dan sebagainya. Tetapi kita menjadi mitra Pemda, sahabatnya dan saudaranya Masyarakat untuk bersama memperjuangkan kepentingan Masyarakat dan membantu pemerintah dalam proses pembangunan, tutupnya.  (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre