Breaking News

PT. CNMS PHK Puluhan Karyawan Processing Sepihak Tanpa Pesangon, Ini Ceritanya

Solok (Sumbar),FN - Puluhan karyawan/karyawati Processing dari PT. Citra Nusantara Mandiri Solok (PT. CNMS) pembibitan jagung Hibrida diberhenti (PHK) pada tanggal 26 Agustus 2019 yang lalu. Sebelum diberhentikan, para karyawan bagian processing PT. CNMS pada tanggal 24 Agustus 2019 Direktur FERNANDO PURBA memanggil 3 orang kepala unit (Jasman, Antoni Amko dan Novrianto ) untuk dapat mensosialisasi kepada seluruh karyawan/karyawati Processing mulai tanggal 26 Agustus 2019 diberhentikan semuanya termasuk ketiga kepala unit.

Sekaitan hal itu, para sangat terkejut atas putusan yang disampaikan oleh juru bicara (M. Ahyan), dari kepolisian (Pak Zul), kepala Security(Hengky), Staf Keuangan (Rice) dan Kepala Processing (Adil). Hal itu diutarakan oleh Jasman mantan kepala unit Processing PT. CNMS pada Figurnews, Rabu 18 Maret 2020 di kota Solok jam 20.00 Wib.

Jasman juga mengatakan," dalam pertemuan tersebut juru bicara perusahan (M. Ahyan )menjelaskan"pada tanggal 26 Agustus 2019 seluruh karyawan dan karyawati Processing diberhentikan (PHK)", dan M. Ahyan akan membantu proses pengeluarkan : Surat Pengalaman Kerja, Surat Pemberhentian Tertulis dan Membantu mencairkan dana BPJS Ketenagakerjaan."

Pada tanggal 26 Agustus 2019 dilakukan pertemuan antara karyawan processing dengan M. Ahyan, sa'at pertemuan karyawan meminta kembali Surat Pengalaman Kerja dan Surat Pemberhentian individu tertulis seperti yang dijanjikan pada tanggal 24 Agustus 2019 yang lalu.

Sekaitan permitaan karyawan tersebut, pihak perusahan M. Ahyan menjawab, kami tidak bisa mengeluarkan surat pengalaman kerja dan surat pemberhentian secara individu dengan alasan Direktur tidak ada ditempat.

Setelah dilakukan pertemuan antara karyawan Processing dengan M. Ahyan, maka dikeluarkan pengumuman yang berbunyi" Terhitung tanggal 26 Agustus 2019 Karyawan/karyawati Processing diberhentikan (PHK). Demikian kami sampaikan atas perhatian dan kerjasamanya Kami Ucapkan Terimakasih"yang disertai dengan cap dan logo perusahan yang beratasnamakan direktur PT-CNMS dan ditandatangani oleh Muhammad Ahyan.

Karena merasa kurang senang atas keputusan perusahan PT-CNMS yang disampaikan oleh M. Ahyan, maka tanggal 27 Agustus 2019 dilakukan musyawarah dan meminta pendapat kepada H. Sukri mantan Komisaris PT-CNMS. Dalam hal ini, para karyawan minta pendapat pada beliau.

Karyawan meminta pendapat  sekaitan yang mereka alami dan ingin melaporkan pada Dinasker untuk membantu penyelesaian hak-hak mereka yang harus diterima selama ini bekerja di PT-CNMS.

"Terserah kalian, itu hak kalian ! Untuk menuntut hak karyawan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan caranya membuat laporan kepada Disnaker,"jawab H. Sukri pada karyawan korban PHK PT-CNMS.

Dalam kesempatan tersebut, pihak karyawan melakukan pertemuan dengan Direktur perusahaan Fernando Purba yang disaksikan oleh M. Ahyan dan Karyawan/karyawati yang terkena PHK.

Sa'at pertemuan tersebut, meminta pada perusahaan untuk mengeluarkan hak berupa Surat Pengalaman Kerja, Surat Pemberhentian tertulis secara individu serta Pesangon sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku.

Direktur PT. CNMS , Fernando Purba mengatakan,"bahwa yang terjadi pada tanggal 24 Agustus 2019 adalah salah penyampaian. Anda saya off kan dengan batas waktu yang tidak ditentukan, sampai keadaan perusahan stabil lagi barulah anda saya panggil kembali satu per satu dengan gaji harian bagi yang mau !"

Mengenai hal itu mereka bisa terima, namun para karyawan menanyakan hitam diatas putih atas yang disampaikan direktur untuk sebagai pegangan.

Direktur menjawab," saya tidak akan membuat hitam diatas putih ! Hanya lisan"

Lanjut direktur, "kalian tahun berapa masuk ?

Dan karyawan menjawab sesuai tahun masuk masing-masing,

Kemudian direktur menyatakan, pada karyawan yang diberhentikan (PHK) dalam pertemuan tersebut.
" Kalian tidak ada pengangkatan kerja !Kalian abu-abu ! Jadi jangan harap saya akan mengeluarkan surat pengalaman kerja, surat pemberhentian secara individu dan juga tak akan ada pesangon," jawab Fernando Purba yang ditirukan oleh Jasman dan kawan-kawan pada Figurnews.

Karena tidak puas atas jawaban dari Direktur PT. CNMS, Fernando Purba, pada tanggal 2 September 2019 beramai-ramai karyawan korban PHK mendatangi Disnaker (Pak Sis ) untuk meminta pendapat bagaimana caranya untuk melakukan penyelesaian masalah PHK sepihak yang dilakukan PT.- CNMS terhadap karyawan Processing.

Jasman juga menjelaskan," dari pihak Disnaker (Pak Sis) memerintahkan untuk melakukan mediasi/perundingan terlebih dahulu antara perusahan dan karyawan Processing dengan mencatat hasil perundingan yang dibuktikan dengan daftar hadir yang disertai dengan tanda tangan sesuai contoh lampiran yang diberikan Pak Sis(Disnaker)."

Dua hari kemudian atau tepatnya pada 4 September 2019 karyawan Processing kembali mendatangi pihak perusahan untuk melakukan perundingan seperti diperintahkan oleh Pak Sis (Disnaker).

Dalam hal ini, pihak karyawan menanyakan kembali tentang hak-hak mereka yakni, Surat Pengalaman Kerja, Surat Pemberhentian tertulis secara individu.

Namun pihak perusahan atau direktur PT.-CNMS Fernando Purba, tetap tidak mau mengeluarkan apa yang dituntut oleh karyawan dengan alasan masih sama menjawab pada tanggal 27 Agustus 2019 yang lalu. "Kan sudah saya klarifikasi! Kalian menuntut apa? Saya tidak akan mengeluarkan surat apa pun dan juga tidak ada pesangon." Ucap Fernando Purba.

Karena tidak ada tanggapan untuk penyelesaian dari PT. CNMS baik secara musyawarah maun melalui mediasi dan sebagai mediator dari Disnaker Provinsi Sumbar. Maka persoalan tersebut dilanjutkan Pengadilan Hubungan Industrial(PHI) Padang di Jalan By Pass Km 23.

Dalam persidangan PHI, pihak mantan karyawan PT.CNMS didampingi oleh RBH(Rumah Bantuan Hukum) Jalan Bandar Purus No. 52  Padang, Sumatera Barat.

Persidangan tersebut telah dilakukan tiga kali pertemuan, dan minggu depan dilanjutkan.




No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre