Breaking News

DitresKrimsus Polda Sumbar Berhasil Amankan 20 Tersangka Ilegal Mining Dengan Barang Bukti di 2 TKP Kab. Sijunjung

Padang(Sumbar),FN - Ditres Krimsus Polda Sumbar, kembali berhasil mengamankan 20 tersangka ilegal mining atau penambang emas liar (di sekitar aliran sungai Batang Ombilin) di dua lokasi Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Hal itu disampaikan dalam Press Release di lantai IV Mapolda Sumbar, Selasa 17 Maret 2020 jam 11.00 Wib.

Dalam penjelasannya, tersangka ditangkap dalam operasi yang dilakukan tim gabungan Polda Sumbar yang digelar pada 8-9 Maret 2020 lalu. Dan Tim gabungan berhasil melakukan penangkapan 20 tersangka berserta barang bukti di dua lokasi.

"Meski para tersangka ini ditangkap di dua tempat berbeda, lokasi itu masih dalam satu jorong, yakni Jorong Taratak Malintang Kenagarian Limo Koto Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung," ungkap Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto didampingi Kasubdit IV Ditkrimsus Polda Sumbar, AKBP Yunizar Yudhistira pada awak media.

Dari penjelasan Kabid Humas Polda Sumbar menyebutkan pada tempat kejadian perkara (TKP) pertama polisi mengamankan tersangka Z, AR, WN, RRS, TT, MZA, AR, YH, TK, dan P, yang ditangkap pada Minggu (8/3) dengan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan.

"Mereka ini masing-masing memiliki peranan berbeda diantaranya ada sebagai pengurus lapangan, pengurus lokasi, dan pendulang.

"Para tersangka ditangkap di Jorong Taratak Malintang Kenagarian Limo Koto Kecamatan Koto VII tersebut," Satake Bayu.

Sedangkan di TKP kedua, lanjut Satake Bayu, juga sepuluh tersangka diamankan yakni J, AJ, MW, LP, AW, M, BS, AO, SOS, FA. Mereka ditangkap Senin dini hari (9/3) sekitar pukul 03.00 Wib.

Dia melanjutkan, selain menangkap puluhan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa mesin pompa air merek Robin, empat unit sepeda motor, mesin excavator, BBM jenis solar dan premium.

"Para tersangka masih dalam pengembangan dan penyelidikan petugas," jelas Satake Bayu.

Sementara Kasubdit IV Ditkrimsus Polda Sumbar, AKBP Yunizar Yudhistira menyatakan," para tersangka ditangkap saat melakukan penambangan emas liar di Kabupaten Sijunjung."

"Saat penangkapan ditemukan excavator di masing-masing lokasi penambangan emas liar. Aksi penambangan liar tersebut sudah lama dilakukan tersangka," terang Yunizar.

Dia melanjutkan dari hasil penambangan luar itu, didapati ada sebanyak 20 emas sudah dijual, sedangkan lokasi kedua sebanyak 16 emas juga sudah dijual para tersangka.

Dirinya menambahkan barang bukti untuk aksi penambangan sudah diamankan petugas, kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan petugas.

Dalam hal ini, awak media juga mempertanyakan tentang ada dugaan oknum berbaju yang terlibat dalam kasus penambangan liar ini.

"Untuk sementara ini tidak ada, Kapolda juga telah memerintahkan seluruh jajaran Kapolres untuk menangkap para pelaku ilegal mining yang berada diwilayah hukum Polda Sumbar dan ini tidak main-main,"paparnya lagi.

"Dari kasus ini, tersangka dapat dijerat pasal 158 UU undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara Jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp.10 miliar," jelas Yunizar Yudhistira.(r)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre