Breaking News

Pertengahan 2020, Pasar Sao Mulai Dioperasikan

Foto: Kondisi Pasar Sao saat ini. Sabtu, (22/02/2020).

MENTAWAI. FIGURNEWS.COM- Pemerintah kecamatan Sipora selatan mengupayakan tahun 2020 ini Pasar Sao di desa Bosua kecamatan Sipora selatan, kabupaten kepulauan Mentawai mulai beroperasi.

Menurut Camat Sipora selatan, Kardin bahwa terdapat dua pasar di kecamatan Sipora selatan sebagai sumber retribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mentawai yakni, pasar Sioban 16 Kios dan pasar Sao 8 Kios. 

Hal itu berdasarkan Peraturan Bupati nomor 16 tahun 2016 tentang petunjuk teknis pengelolaan pasar oleh kecamatan, setiap pedagang wajib membayar retribusi pasar Rp 2.500 per hari.

Dikatakannya bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada desa Sao agar menetapkan Masyarakat yang bakal mengisi 8 Kios tersebut. “Kita telah sampaikan kepada Kepala desa agar menetapkan siapa pengisinya agar kita dapat memungut retribusinya,” ungkapnya kepada Wartawan di ruangannya. Sabtu, (22/02/2020). 

Uniknya, dikatakan Kardin pasar Sao dilengkapi dengan Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) pasar sebagai tempat pengendalian dan koordinasi dalam melaksankan tugas salah satunya pemungutan retribusi. 

Ia menerangkan tujuan didirikan pasar 500 meter dari pelabuhan adalah agar terciptanya sumber ekonomi diberbagai kegiatan pasar seperti adanya jasa Ojek dan Buruh untuk pendapatan Masyarakat setempat. 

“Kita tidak hanya memikirkan Masyarakat yang jualan saja tetapi kita juga harus memikirkan Masyarakat yang dapat memberikan jasa transportasi ojek, becak dan jasa mengangkat barang,” terangnya. 

Pihaknya mengupayakan tahun ini pasar Sao dapat beroperasi sesui intruksi dari Kepala Koperindag, Elisa Siriparang bahwa kedua pasar segera dioperasikan. Namun saat ini pihaknta tengah mempersiapkan data terkait Masyarakat yang menepati pasar tersebut. 

“Karena pasar Sioban mulai beroperasi dibulan Mei, maka kita minta terhadap desa Bosua segala persiapan harus diselesaikan hingga bulan maret mendatang,” paparnya. 

Mengenai Masyarakat yang menepati 8 kios pasar dijelasakanya bahwa tetap diprioritaskan 3 pemilik tanah di areal tersebut. Kemudian 5 berikutnya dipilih secara undi.

Ia berharap dengan kehadiran pusat jual beli ditempat itu menjadi ajang untu membangkit ekonomi Masyarakat setempat baik disektor pertanian maupun di sektor pariwisata. Dimana Katiet di desa Bosua merupakan kawasan wisata kabupaten kepualauan Mentawai yakni  atau Muntei, Madobag, Mapaddegat dan Ketiet. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre