Breaking News

Masuk 15 Danau Prioritas, Pemkab Tanah Datar Upayakan Pelestarian Danau Singkarak

Kab. Tanah Datar(Sumbar),FN - Danau Singkarak merupakan danau terbesar di Sumatera Barat yang membentang di Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok dan jadi brand iven balap sepeda Tour de Singkarak serta menjadi salah satu dari 15 danau prioritas di Indonesia.

“Danau Singkarak memiliki banyak potensi di antaranya Sumber Daya Air, Perikanan, Pariwisata dan lainnya, namun juga mempunyai beberapa permasalahan seperti pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan tata guna lahan, adanya lahan kritis, erosi, pencemaran limbah dan sampah yang bermuara didanau", kata Sekda Irwandi saat audiensi kepada beberapa Kementerian RI saat kunjungan dalam upaya penyelamatan danau Singkarak, Rabu (19/20) di aula eksekutif Kantor Bupati di Pagaruyung.

Plasma nutfah ikan bilih yang merupakan ikan endemik danau Singkarak yang terancam perlu dilakukan penanganan. “Ikan Bilih sebagai ikan endemik terancam punah akibat penangkapan yang tidak selektif dan menggunakan alat tangkap tidak sesuai ketentuan. Karenanya tentu dibutuhkan penanganan oleh pemangku kepentingan di daerah dan pusat,” tambah Irwandi.

Di Tanah Datar sudah dilakukan berbagai upaya penyelamatan danau Singkarak. “Pemkab sudah lakukan penertiban bagan, memberikan bantuan bioflog atau kolam terpal lele, pembinaan kelompok nelayan, pengadaan rumpon dan reservat, melakukan aksi bersih danau sampai pembuatan Peraturan Nagari tentang larangan penggunaan alat tangkap Bagan yang telah dilahirkan Nagari Sumpur, namun upaya ini belum maksimal karena berbagai keterbatasan, seperti anggaran dan regulasi,” ujar Sekda.

Tentunya, ujar Irwandi, kunjungan tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI bersama Kementerian terkait lainnya diharapkan membantu Pemkab Tanah Datar dalam upaya penyelamatan Danau Singkarak. “Kami menyampaikan ungkapan terima kasih atas kunjungan dari beberapa Kementerian RI ini, tentunya kami berharap bisa memberikan bantuan dan prioritas program kegiatan untuk penyelamatan danau Singkarak, seperti pembangunan DAM parit, pengembangan komunitas pertanian ramah lingkungan, bantuan bioflok, pembangunan penahan tebing, penanaman pohon bakau ataupun bantuan-bantuan lainnya. Tentunya itu semua untuk kelestarian danau yang sangat indah ini,” tukas Sekda.

Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Bakhrizal Bakti menyampaikan, Danau Singkarak yang juga terletak di kawasan Kabupaten Solok mempunyai persoalan yang sama dengan disampaikan Sekda Tanah Datar.

“Permasalahan pengelolaan danau Singkarak yakni kerusakan Daerah Tangkapan Air (DTA) dan sempadan, kegiatan perikanan dengan bagan, pencemaran akibat sampah serta peningkatan sedimentasi akibat kerusakan lahan,” katanya.

“Tim kita bersama dinas Provinsi Sumbar didampingi dinas terkait di Tanah Datar dan Kabupaten Solok akan meninjau keadaan nyata di lapangan, sehingga apa yang kita terima dan lihat akan kita laporkan ke masing-masing Kementerian untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaan program dan kegiatan untuk penyelamatan Danau Singkarak ini,” sampainya.(Hen-Humas)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre