Breaking News

Dampak Virus Corona Bawang Putih Langka dan Harga Meroket

Kab. Tanah Datar(Sumbar),FN - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan saat ini mulai terjadi kelangkaan bawang putih akibat penghentian sementara impor berbagai komoditi dari Tiongkok akibat merebaknya virus Corona.

“Ini adalah tindak lanjut dari kunjungan kita ke Pasar Raya Padang kemarin, terkait dengan adanya kelangkaan dan kenaikan harga bawang putih yang biasanya Rp 28 ribu, sekarang menjadi Rp 50 ribu. Kemungkinan akan terus meningkat (harga)," kata Nasrul Abit saat panen bawang putih di hamparan Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam Kecamatan Tanjung Baru, Sabtu 8/02.

Provinsi Sumatera Barat sebelumnya, sudah menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat dalam hal ini, ke bagian distribusi Kementerian Pertanian untuk meminta tambahan pasokan.

Karena, jika memang ada kelangkaan atau kenaikan harga bawang putih, maka dipersilahkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membuat dan melayangkan surat. Yang mana, ujungnya nanti akan ada dropping pasokan tambahan.

"Nah, sembari menunggu proses tambahan pasokan itu. Hari ini kita panen bawang putih. Ini salah satu upaya kita mengatasi itu. Mudah-mudahan bisa menambah pasokan, hasil panennya mencapai empat hingga enam ton untuk satu hektar, untuk Sumbar ada 490 hektar, selain Tanah Datar juga ada Solok dan Agam," ujar Nasrul Abit.

Selain itu Wagub juga mengatakan sudah saatnya masyarakat bertani tidak sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari tetapi sudah berorientasi ekonomi, mempertimbangkan untung dan rugi. “Jika tidak untung, alihkan ke tanaman lain", katanya.

Kadis Pertanian Tanah Datar Yulfiardi juga menyampaikan Tanah Datar mendapat alokasi bantuan bibit bawang putih untuk 125 hektar.

“Penanaman bawang putih dengan nama variatas Lumbu Hijau waktunya bervariasi mulai dari Oktober kemaren dan sampai saat ini sudah panen sekitar 40 hektar. Mudah-mudahan program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Tanah Datar yang mayoritas petani serta berdampak terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah,” terang Yulfiardi.

Yulfiardi juga berharap adanya bantuan bibit spesifik Tanah Datar lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Panen Bawang putih ini diprakarsai oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Legumer yang diketuai oleh Delmafita. Dan dia menyebut bahwa pemerintah telah memberikan bibit bawang putih kekelompoknya dan Alhamdulillah sekarang sudah bisa panen. "Dari tiga hektar lahan baru 1/4 yang dipanen hari ini", katanya.

Turut hadir di kesempatan itu Kadis Pertanian Provinsi Chandra dan Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan dr. Ermon Revlin. (Hen-Humas)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre