Breaking News

Dampak Penerbangan Domestik di Mentawai

Foto: Pemkab Mentawai Terima 7 Sertifikat Tanah di Bandara rokot. Rabu, (12/02/2020).

Mentawai. Figurnews.com- Rencana perluasan Bandara udara penerbangan Domestik jenis Pesawat ATR bagi 70 sampai 80 penumpang bakal mendorong pertumbuhan ekonomi Masyarakat di kepulauan Mentawai diberbagai sektor. Khusunya di wilayah Bandara rokot, desa Matobe, kecamatan Sipora selatan. 

Perencanaan perluasan bandara tersebut akhirnya terwujud setelah lima tahun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) kepulauan Mentawai melakukan penyelesaian sengketa lahan. Hal itu disahkan setelah Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan 7 Sertifikat tanah kepada Pemkab Mentawai melalui Bupati. 

Menurut Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet perluasan panjang landasan pacu sejauh 1600 meter dan total perluasan Bandara 43 hektar itu bakal dilaksanakan kurun waktu 3 tahun kedepan dan menelan anggaran Rp. 547 milyar diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Masyarakat. 

“Ini merupakan visi dan misi kita kedepan menjadikan Mentawai lebih baik dengan ukuran dan indikator unruk keluar dari status 3T. Bandara ini akan berperan untuk membangun berbagai akses menuju hasil pertanian yang memiliki nilai beli,” ungkpnya kepada Wartawan saat menerima Sertifikat tanah dari BPN Mentawai diruanggannya. Rabu, (12/02/2020). 

Dikatakannya, infrastruk jalan sebagai akses menuju ke satu wilayah ke wilayah lain memberikan dampak bagi ekonomi Masyarakat dari berbagai sektor diantaranya sektor Agrowisata. Dimana disini akan terjadi perpadauan antara Pariwisata dan Pertanian. Artinya kedatangan Wisatawan bakal berdampak terhadap nilai hasil produk pertanian. 

“Seperti apa yang disampaikan bapak Wabup tadi, orang akan dapat membeli durian langsung ke pangkalnya. Tentu akan berdampak terhadap kemakmuran Masyarakat,” tambahnya. 

Setelah beroperasinya Bandara ini dikatakan Yudas bahwa bakal  membuka akses di berbagai wilayah di Indonesia. Misalkan saja menuju Batam, dimana terdapat disana peluang dari berbagai investor dari Singapure. Jadi melalui Batam orang Singapure dapat langsung ke Mentawai. Begitu juga dengan Wisatawan mancanega lain. 

Disebutkan melalui Bandara inilah terjadi proses transaksi ekonomi di sektor Pariwisata, pertanian dan kelautan yang memiliki nilai beli bagi produk lokal Masyarakat Mentawai. 

Ia menghimbau kepada Jajaran terkait agar mempersiapkan dari sekarang rencana program kedepan dalam mendukung keberadaan Bandara Domestik tersebut. Salah satunya Dinas Pariwisata agar mempersipakan Akomodasi dan meningkatkan fasilitas disetiap Destinasi Wisata. 

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepulauan Mentawai, Yunaldi memastikan perluasan Bandara rokot tidak ada masalah lagi. Adapun 7 orang bermasalah saat ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Padang untuk diproses. 

Sebelumnya, ada 12 orang pengarap tanah yang tidak mau menerima ganti rugi tanaman setelah melakukan proses akhirnya 5 orang itu menyerahkan lahan tersebut. 

Menurutnya perluasan Bandara rokot ini bukan untuk kepentingan pribadi tetapi untuk kepentingan bersama. “Mudah-mudahan pembangunanperluasan Bandara rokot ini sukses. Apalagi dampaknya bukan untuk orang lain tetapi untuk Masyarakat itu sendiri,” sebut Yunaldi. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre