Breaking News

BPN Targetkan Tanah di Wilayah Kepulauan Mentawai Bersertifikat

Foto : Ruang Pelayanan BPN Mentawai. Rabu, (12/02/2020).

MENTAWAI. FIGURNEWS.COM- Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepulauan Mentawai menargetkan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2025 usai, sejak dimulainya pada tahun 2017 lalu. 

Menurut Kepala Kantor BPN kepulauan Mentawai, Yunaldi bahwa Program PTSL merupakan proses pendaftaran tanah untuk pertama kali dilakukan serentak bagi semua obyek pendaftaran tanah di wilayah republik Indonesia. 

Ia menambahkan, Program tersebut dituangkan melalui Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN nomor 6 tahun 2018 tentang percepatan PTSL dan Intruksi Presiden nomor 2 tahun 2018 tentang percepatan PTSL di seluruh wilayah Indonesia.

PTSL yang populer disebut sertifikat tanah dikatakan Yunaldi sebagai perwujudan pemerintah untuk menjamin perlindungan hukum atas kepemilikan tanah di kabupaten kepulauan Mentawai. 

“Kami melalui Kementrian ATR/Kepala BPN diseluruh Indonesia pada tahun 2025 semua target telah terdaftar, minimalnya sudah terpetakan semuanya. Begitu juga dengan target PTSL di kepulauan Mentawai,” ungkapnya kepada Wartawan di Kanwil BPN kepulauan Mentawai. Rabu, (12/02/2020). 

Dikatakannya mulai program PTSL pada tahun 2017 dilakukan secara gratis. Kabupaten kepulauan Mentawai adalah 1 dari 19 kabupaten di provinsi Sumatra barat memiliki medan yang menantang. 

“Mentawai sebagai daerah kepulauan memiliki berbagai tantangan. Apalagi kadang-kadang ombaknya tidak bersahabat yang penuh dengan resiko dan tantangan. Jadi kita enjoi kita sepakati bahwa kita bisa melalui kebersamaan,” tambahnya.  

Menurutnya kebersamaan merupakan kunci untuk menghadapi rintangan tersebut. Sehingga pada tahun 2019 hingga sekarang kabupaten Mentawai meraih peringkat satu dalam melaksanakan program tersebut. 

Tercatat PTSL pada tahun 2017 sebanyak 2500 bidang, tahun 2018 sebanyak 2150 bidang, tahun 2019 sebanyak 5000 bidang. 

Kemudian tahun ini Yunaldi mengatakan ada sebanyak 2500 bidang tengah berjalan di desa Goisooinan, kecamatan Sipora utara 500 bidang dan di desa Matobe, kecamatan Sipora selatan 1000 bidang dan selanjutnya di desa kecamatan pulau Siberut.

Ditempat yang berbeda, Kepala Desa Goisooinan, Hasan Basri mengatakan meski 500 bidang target PTSL di desa Goisooinan pihaknya mengusulkan PTSL 2500 bidang kepada BPN. Hal itu sesui banyaknya permintaan dari Masyarakat setempat. 

Ia berharap kepada Kantor BPN kepulauan Mentawai agar dapat turun kembali melaksanakan pengukuran terhadap tanah diwilayah desa Goisooinan. Diakataknanya, pihak desa telah mengintrusikan setiap dusun agar secepatnya melakukan pendaftaran. 

“Seharusnya sebelum pengkuran warga sudah terdaftar. Sehingga kita hanya tinggal menghubungi tim pengukuran tanah. Jadi masalahnya sekarang ialah diwaktu pengukuran warga baru mendaftar. Dan ini kendala yang membuat keterlambatan PTSL selesai,” kata Hasan Basri. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre