Breaking News

Bersama Teknologi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.IP Menciptakan Kehidupan Masyarakat Yang Lebih Sejahtera

Aroma tentara sangat terasa di tengah masyarakat, satu-satunya Jendral yang bertugas di Korem 032/Wbr yang berani bikin kejutan, ia adalah Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.IP dan juga anak dari Jendral Try Sutrisno mantan Wakil President RI . Dalam hal ini, beliau memperkenalkan dan mensosialisasikan hasil temuannya dibumi Ranah Minang untuk meningkatkan dan membantu masyarakat dalam bidang pertanian, perikanan, bahkan untuk  peternakan sekali pun.

Salah satunya Bios 44 merupakan hasil temuan Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang telah berhasil dimanfa’atkan untuk kesejahteraan masyarakat khususnya para petani. Dan ini terbukti meningkatnya hasil dari panen para petani. Masyarakat sangat meng apresiasi hasil temuan berupa Bios 44 hasil karya Kunto telah meningkatkan hasil pendapat mereka dari biasanya.

Bios 44 merupakan salah satu formula unggulan yang kini gencar  disosialisasikan Korem 032 /Wirabraja di berbagai daerah. Cairan ajaib yang menjadikan tanah subur ini merupakan salah satu hasil temuan Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo yang akrab dipanggil pak Kunto.

Bahkan, penggunaan formula unggulan ini tidak membahayakan bagi lingkungan sekitarnya, baik bagi tumbuhan, hewan maupun manusia. Saking ajaibnya temuan ini membuat masyarakat antusias ingin mengetahuinya. Mereka juga ingin sekali mempraktekan cairan ajaib tersebut untuk tanaman padi.

Ternyata memang benar adanya banyak cara yang bisa diperbuat untuk mewujudkan impian masyarakat dalam membangun  sendi-sendi  kehidupan yang  lebih kuat, sejalan dengan peribahasa yang menyatakan Tidak Satu Jalan Menuju ke Roma. Benar adanya, buktinya, berbagai  upaya ditempuh guna menciptakan kehidupan masyarakat yang  lebih sejahtera,  tidak hanya melalui  pembangunan fisik, namun bisa diwujudkan dari aspek lain yakni  ketahanan pangan.

Para jajaran Korem (Komando Resort milter) 032/Wbr dan personil kewilayahan pun diturunkan untuk melakukan sosialisi dan melakukan percobaan serta kepada demplot - demplot yang berada diwilayah jajaran Korem 032/Wbr. Dengan niat baik, Jendral bintang satu ini juga mengerahkan hasil temuan tersebut ke Kodim-kodim serta jajaran Koramilnya untuk mensosialisasi Bios 44 pada masyarakat guna untuk meningkatkan taraf kehidupannya.

Semangat para personil dan antuasias masyarakat tentang kompozer temuan jendral bintang satu itu hingga membuat masyarakat meramaikan, mendengarkan sosialisasi yang di lakukan langsung oleh Danrem atau pun oleh para Babinsa disetiap wilayah yang berada di Sumatra Barat tidak hanya sekedar mendengarkan saja.

Dalam hal ini, masyarakat juga memperbolehkan lahannya, ternaknya, untuk di jadikan demplot/percontohan dan al hasil semua lahan demplot yang di lakukan menuai hasil yang sangat jauh dari luar fikiran.

Karena hasil dari demplot yang sudah panen atau hasil ternak yang menggunakan Bios 44 itu sungguh sangat mencegangkan. Bagaimana tidak, demplot padi yang menggunakan Bios 44 berhasil panen dengan 40 persen hasilnya dari yang tidak menggunakan Bios 44. Bahkan untuk perawatan dan biayanya pun jauh lebih irit dan lebih mudah sehingga membuat para petani merasa terbantu, begitu juga dengan demlop sapi yang sudah memakai Bios 44 sapinya terlihat lebih gemuk, bulunya mengkilat, nafsu makannya naik dan yang lebih mencegangkan kotoran sapi bauknya tidak terlalu tajam. Begitu juga dengan demplot tambak udang yang kini lagi digencarkan TNI dari awal pembibitan hingga panen, menuai hasil yang luar biasa sehingga omset usaha mereka naik dan ini berkat menggunakan Bios 44.

Melihat perubahan yang luar biasa itu, masyarakat lebih semangat lagi seperti pepatah "tidak ada yang tak mungkin selagi kita berusaha dan yakin."

Tidak berhenti disitu aja Jendral Bintang satu itu juga menyakini kepada PT Semen Padang, bahwa tanah yang tandus bisa subur dan memperbaiki sruktur tanah yang tandus dan alhasil pun luar biasa. Tanah yang tandus kini sudah beransur baik dan mulai di tumbuhi rumput. Untuk membantu para masyarakat yang banyak bermasalah dengan alam, terutama berhubungan dengan air. Jendral yang mudah senyum pun turun langsung serta kembali memperkenalkan Bios 44 untuk danau Maninjau dan danau Cimpago.

Setelah kerja keras selama ini telah menghasilkan, Jendral pun tidak berhenti disitu saja. Iya terus memperkenalkan hasil temuan atau rancangannya untuk membantu masyarakat yang  membutuhkannya. Kali ini sang jendral juga memperkenalkan Mesin Penjernih Air dan Listrik (solar cell), teknologi terapan dari Komando Resort Militer (Korem) 032/Wirabraja untuk membantu masyarakat memenuhi asumsi air bersih.

Memang air sangat penting dalam kehidupan masyarakat, baik digunakan mandi maupun untuk kosumsi atau sebagai air minum. Maka dengan mempergunakan Mesin Penjernih Air dan Listrik (solar cell), teknologi terapan dari Komando Resort Militer (Korem) 032/Wirabraja sangat banyak manfa’atnya.

Semua yang dilakukan Komandan Korem 032/Wbr itu  tidak semudah yang dilihat, semuanya penuh pengorbanan dan rintangan serta kerja keras semua jajaran Korem 032/Wbr.

Semua itu bukan tanpa sebab. Satu-satunya Jendral yang menjabat di Korem 032/Wbr yang memiliki hasil temuam dalam membantu masyarakat dan membawa teknologi yang membatu membangun kemajuan masyarakat mengusung semangat TNI yang disiplin dalam menjalankan tugas, dan pantang menyerah.

Wagub Nasrul Habit juga pernah menyampaikan ke awak media sendiri mengakui, kegiatan tersebut membawa dampak positif pada Sumbar. Minimal, kepercayaan diri serta motivasi para masyarakat sejauh ini cukup bagus kendati masalah yang mereka hadapi pada komunikasi

Jajaran  Korem 032/Wbr juga amat terasa kental di tengah masyarakat yang hampir tiap hari berbaur bersama masyarakat dalam segala hal seperti yang sering terlihat banyaknya babinsa mebantu para petani mulai dari menanam sampai panen bahkan mendata masyarakat kurang mampu dan berperan aktif di lingkungan wilayah masing - masing untuk membatu masyarakat.

Babinsa yang selalu berada di tengah masyarakat,dan dibina oleh satuan masing - masing dan tidak lepas dari pantauan Komandan Korem 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo. Mereka kini di kelilingi masyarakat dan intansi terkait dalam berbagai hal dan semuanya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami sama sekali tidak khawatir berada di tengah masyarakat  dengan memperkenalkan teknologi yang kami buat untuk kemajuan masyarakat Ranah Minang agar lebih maju. Karna dengan kerja keras kami yakin bisa mengatasi masalah dan kendala yang berada di Ranah minang," tutur Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo

Kesuksesan Komandan Korem 032/Wbr dalam meperkenalkan dan turun langsung ketengah masyarakat untuk membantu serta mendengarkan langsung keluh kesah masyarakat yang sedang bemasalah dengan pertanian, peternakkan, tanah dan air serta kurangnya ketersedian air bersih, akhirnya membuahkan hasil seperti yang di katakan hasil kerja keras tidak pernah berbohong. Dan akhir - akhir ini juga menjadi sinyal kebangkitan masyarakat Sumbar dalam penyuburan dan menghijaukan Sumatera Barat dan mengangkat potensi local yang selama ini belum tergali. Pada hal, banyak potensi yang harus digali selama ini kurang jadi perhatian kita.

Dalam hal ini, Danrem juga memaparkan, bahwa personil TNI  dari jajaran Korem 032/Wbr banyak masih muda. Namun mereka sangat telaten dalam berbagai hal. Seperti memain senjata dalam perang, bela diri, termasuk mengenai bercocok tanam serta ahli dalam pertukangan. Dan ini bisa dilihat keseharian dalam melakukan kegiatan dengan masyarakat butuh uluran tangan. Mereka juga melakukan sosialisasi berbagai bidang termasuk membantu dalam pertanian dengan mengunakan Bios 44 untuk meningkat hasil produksinya.

“Banyak personil muda di jajaran Korem 032/Wbr. Meski mayoritas masih belia, mereka tak kenal takut. Semoga jiwa kesatria seorang prajurit ini juga membawa hasil positif di tengah masyarakat untuk kemajuan masyarakat dan membuat tekhnologi, dan hasil temuan ini juga untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Kunto juga menuturkan,"Seperti kabar yang beredar sebelumnya, Prajurit TNI tidak hanya dilatih utuk jago bertempur tapi prajurit TNI juga banyak membut temuan atau teknologi guna untuk membantu masyarakat."

Prajurit TNI tidak hanya jago menembak bela diri atau megatur srategi Prajurit TNI juga jago bertani, berternak,dan menciptakan hal-hal untuk membantu masyarakat baik di bidang pertanian atau pun intraruktur dan menjadi prajurit yang serba bisa mandiri disiplin dan siap bertugas dan di tugaskan dimana saja dan kapan saja.

“Benar, meski labelnya apa saja, saya tidak akan pasang personil yang tidak siap. Karena kami hanya pasang siapa saja yang siap tempur,"jelas Kunto

Personil TNI sendiri tak mau main-main. Sebagai  pemilik Bios 44 hasil temuan Danrem (Komandan Korem) 032/Wbr,  mensosialisasikan Bios 44 ketengah masyarakat di seluruh pelosok yang berada di Sumatera Barat. Target ini mereka pancang agar ambisi mereka bisa diterima Masyarakat dan Pemerintah agar bisa terwujud.

#. Fella Febrina Sari
     Jurnalist, Figurnews.com

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre