Breaking News

Ditres Krimum Polda Sumbar, Berhasil Ringkus Tersangka Pembunuhan Berencana Dengan Senpi Rakitan

Padang(Sumbar),FN - Dirkrismum Polda Sumbar berhasil mengungkap kasus kepemilikan senpi(senjata api) rakitan awal tahun baru. Hal itu terungkap ketika terjadi persengketaan antara Jupandi(korban) dengan tersangka Koka Andika panggilan Koka di Kabupaten Agam. Kasus tersebut direlease oleh Dtres Krimum Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, S.I.K, M.M di dampingi oleh Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol, Stefanus Stake Bayu di Cafe Golden Jl. Bagindo Aziz Chan Padang, Kamis (9/1/2020) Jam 11.00 Wib. 

Barang Bukti yang di amankan 
Pers Release yang disampaikan pada awak media
Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, S.I.K, M.M mengatakan,"bahwa tersangka terdiri 3 pria dan 1 wanita yang diduga melakukan percobaan pembunuhan Jupandi dan TKP nya di Kabupaten Agam."

Awalnya bermula terjadi perselisihan antara tersangka Koka dengan korban Jupandi, karena korban telah memaki-makinya dan berkata kotor serta menantang tersangka. Karena merasa sakit hati, tersangka menghubungi tersangka Rudi dan menceritakan kejadian tersebut. Hal itu ditanggapi oleh tersangka Rudi guna mencari korban Jupandi untuk membuat perhitungan. 

Dalam hal itu tersangka juga meminta senjata api yang dipegang oleh tersangka Rudi yang nantinya di pergunakan oleh tersangka Koka. Tersangka Koka pergi ke lokasi yang telah dijanjikan bersama tersangka Rudi dan juga membawa tersangka Rahmat. Setelah mereka bertemu ditempat yang telah dijanjikan, namun pengakuan dari tersangka Koka korban sempat melempari batu dan mengakibatkan tersangka jatuh.

Karena merasa tidak senang, Koka mengeluarkan senjata dan menembak Jumpandi. Namun tembakan pertama tidak kena, dan tembakan kedua baru mengenai pinggul sebelah kiri korban mengakibatkan korban tersungkur. Karena melihat korban Jupandi tersungkur, ketiga tersangka pun meninggalkan lokasi, dan sekaligus Koka menyerahkan senjata api tersebut pada tersangka Bagas Suanda dan tersangka Olga Chintya. 

Karena situasi tidak aman, tersangka Bagus Suanda dan tersangka Olga Chintya menyuruh tersangka Koka dan Rudi melarikan diri. 

Namun pelarian mereka berdua terhenti dan tertangkap di Duri Provinsi Riau oleh Tim Opsnal Gabungan, DitresKrimum, Ditres Nakorba dan Polres Agam.  

"Dari tangan tersangka, kami berhasil menyita BB (Barang Bukti),satu pucuk Senpi rakitan laras pendek, dua selongsong peluru, 1 proyektildan 4 buah Handphon yang digunakan oleh tersangka."ujar Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, S.I.K, M.M pada awak media dalam Pers Release tersebut.

Akibat tembakan tersebut, korban mengalami kritis dan pingsan sewaktu dibawa RSUD Lubuk Basung. Karena kondisi sangat mengkhawatirkan, korban Jupandi dirujuk ke RSUP DR. M. Jamil Padang untuk melakukan perawatan intensif.

Dalam keterangannya Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, S.I.K, M.M, "mereka telah diminta keterangan dan juga para saksi pun juga telah diminta keterangan. Kasus ini, secepatnya akan kita limpah ke Jaksa Penuntut untuk segera gelar di pengandilan."

"Untuk mereka para tersangka, kita jerat dengan Pasal berlapis, Pasal 340 Jo 53 KUHP tentang percobaan pembunuhan Berencana, Pasal 338 Jo 53 tentang percobaan Pembunuhan, Pasal 351 Ayat (2) KUHP tentang penganiayaan Berat, Pasal 221 (2) KUHP, Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata api. (Yn)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre