Breaking News

Danrem 032/Wbr bersama Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumbar Terapkan Bios 44 Untuk Budidaya Udang di Agam


Kab. Agam (Sumbar),FN - Komandan Resort Militer (Danrem) 032/Wbr Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P bersama jajarannya dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Yosmeri berkunjung ke Gasan Ketek, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam, Minggu pagi, 12 Januari 2020.


Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Dinas terkait dan Kodim 0304/ Agam berserta masyarakat nelayan Gasan Ketek, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjungmutiara, Kabupaten Agam.

 Kedatangan orang nomor satu di jajaran TNI AD  Wilayah Provinsi Sumatera Barat atau Danrem 032/Wbr di dampingi Dandim 0312/Padang, Dandim 0308/Pariaman dan Dandim 0304/Agam ke Nagari Tiku memberi suatu kebanggaan bagi masyarakat nelayan setempat. Beliau pun di sambut oleh tokoh masyarakat Agam khususnya di Nagari Tiku.


Pertemuan tersebut, bertujuan untuk meninjau lokasi untuk mengembangkan tambak udang termasuk mensosialisasi ke untungan memakai Bios 44 hasil temuan Danrem 032/Wbr, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo. Masyarakat sangat antusias tentang penjabaran dalam membuka lahan untuk tambak udang serta penggunaan Bios 44 untuk tanaman, ternak dan perikanan.


Dalam penjelasannya, Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumbar tentang kerjasama dengan Kodim 0304/Agam selama ini dalam rangka peningkatan Tekhnologi budidaya perikanan dan kita kembangkan sudah, selama ini telah mengenalkan Bios 44 ini untuk budidaya Lele, budidaya kolam dan di danau dalam rangka perbaikan kualitas air.


"Selama ini dalam rangka peningkatan Tekhnologi budidaya perikanan dan kita kembangkan sudah. Dan selama ini kita telah mengenalkan Bios 44 ini, budidaya Lele, budidaya kolam dan di danau dalam rangka perbaikan kualitas air. Dan hari ini kita akan coba di tambak udang. Alhamdulillah, tambak selama ini tidak terlaksana dengan baik, kedepannya kita kerjasama untuk meningkatkan produksi dengan menggunakan Bios 44," ujar Yosmeri Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumbar pada awak media.     


Lanjutnya lagi," harapan kita, setelah kita uji coba yang perdana ini, kita akan kembangkan lagi dibeberapa tempat yang seperti ini. Sebab Bios 44 satu organik bukan zoo plankton sehingga menjadi lebih efesien dan juga mengurai air yang kotor sehingga limbah-limbah ini sudah di urai lagi sehingga menjadi lebih baik lagi."


Ditempat yang sama, awak media juga menanyakan pada Danrem 032/Wbr sekaitan pemanfa'atan Bios 44 terhadap dempot udang di Kodim 0304/Agam ini.


"Kita tetap melihatnya ke proses pembangunan dan pencapaian target. Dan kemudian coba membangun work shop terapan pada masyarakat dari tekhnologi-tekhnologi perikanan, salah satu produknya. Mungkin salah satunya Bios 44 dan bagaimana masyarakat mempunyai tekhnologi terapan lokal dan kemudian bisa menata kelola yang sesuai dengan kebutuhan nasional.Kita bicara disini bagaimana pemanfa'atan sebagai manusianya kemudian daerahnya, dijadikan nilai jual. Arti jual ini, ujung-ujungnya semua bicara masalah ketahanan pangan,"papar Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P. pada awak media.


Awak media juga menanyakan, jika tersangkut dengan investasi yang agak mengganggu sistem diregulasi dan dalam bentuk apa mengatasinya?


"Gini, kita pernah dikumpulkan oleh bapak Presiden. Kita tujuan membangun, sebetulnya regulasi itu adalah membantu, memudahkan penyelesaian dalam rangka pembangunan dan tidak ada tendisia lain. Namanya memulai, sudah pasti regulasi mengikutin. Atau kita tanya regulasi mana, tentu regulasi belum punya pikiran atau belum mulai. Jangan memutar balikan,"ujar Danrem 032/Wbr.


"Walaupun saya di Sumbar diluar Sumbar kita sudah jalan dan kemaren kita juga baru panen di Tabing."tutupnya.   Fella





No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre