Breaking News

Dalami Budaya Mentawai di Museum Etnografi Andalas Padang

Foto : Sumber Google. Museum Etnografi Budaya Mentawai di FISIP UNAND Padang. 

MENTAWAI. FIGURNEWS.COM--Museum Etnografi Budaya Mentawai kini hadir di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Negeri Andalas (UNAND) Padang, Provinsi Sumatra barat. Museum ini diresmikan langsung Direktur Pelastarian Budaya dan Permuseuman Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 4 Desember 2019 lalu. 

Pada peresmian itu turut serta Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), A Oreste Sakeroe serta jajaran. 

Menurut Kepala Disdikbud, A Oreste Sakeroe dibangunnya Museum itu bertujuan untuk mengenalkan dan menggali lebih dalam tentang Budaya Mentawai. Bukan berarti selama ini tidak diperkenalkan tetapi diulas lebih fokus lagi. 

“Dengan adanya museum itu baik pemerintah daerah dan pemerintah provinsi melalui unand lebih serius lagi melihat tentang budaya mentawai ini apa sebenarnya. Bukan berarti selama ini tidak namun lebih fokus dan serius lagi,” ungkapnya kepada Wartawan diruanggannya. Senin, (13/01/2020). 

Ia menambahkan apalagi di Provisi Sumatra barat terdapat dua kebudayaan Masyarakat yaitu Budaya Minangkabau dan Budaya Mentawai. Dan kedua Budaya tersebut memiliki perbedaan. Diakuinya Unand bahwa, banyak hal yang belum diungkap dalam Budaya Mentawai. 

Diantaranya, seperti Simbol yang perlu diapungkan supaya Generasi muda, khusunya generasi muda Mentawai mengetahui sejarah asal usul identitas mereka. 

“Didalam museum itu terdapat riwayat tradisi kehidupan atau proses kehidupan manusia Mentawai. Misalkan jika masyarakt pergi mengolah sagu, seperti apa prosesnya. Kemudian proses masyarakat mencari obat. Artinya, terdapat proses dari lahir sampai meninggalnya masyarakat mentawai,” tambahnya.   

Riwayat tersebut disertai dengan gambar Masyarakat Mentawai terdahulu. Diperkirakan ukuran Museum itu sekitar 15X15 meter. Kedepannya terus di kembangkan dengan tradisi suku-suku lain di Mentawai.

Untuk Informasi kepada Pengunjung disebutkannya bahwa telah ada Pemandu yang mampu menjelaskan  secara Komprehensif megenai kebudayaan Masyarakat Tradisional. Dan ini sangat membantu dalam mempublikasikan Budaya Mentawai secara Ilmiah. 

Ia berharap kedepadannya kepada Unand adanya kajian yang menghasilkan dokumen secara nyata. Kemudian untuk generasi muda Mentawai harus memiiki rasa keinginan tahuan dengan cara pergi  berkunjung agar memperoleh ilmu pengetahuan tentang kebudayaan Mentawai. 

“Kepada generasi muda mentawai agar mengunjungi museum itu guna memperdalam budaya kita. Sudah ada rencana bapak bupati kita untuk mengkuliahkan generasi muda mentawai antropologi secara linear. Baik tingkat s1 maupun s2 dibeberapa jurusan seperti salah satunya kesenian budaya,” tutupnya. 

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Mentawai, Lauren Saruruk mengatakan, Museum Etnografi Andalas bukan untuk Budaya Mentawai saja. Namun masih ada ruangan lain untuk Budaya daerah lain. 

Dijelaskannya, Hanya saja diwaktu peresmian, Museum berisi dengan Icon dan isinya Budaya Mentawai. (ev)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre