Breaking News

Dalam Pidato Kontemplasi Refleksi Akhir Tahun 2019, Wabup : Penghargaan PGRI itu Dibeli...

Kabupaten Limapuluh Kota(Sumbar),FN - Suasana sedikit agak tegang dan kadang ada juga Gelak Tawa cukup mewarnai dalam acara Jumpa Pers yang dilaksanakan diruang Rapat Wakil Bupati Selasa / 31/12 sekitar jam 10.00 siang itu.

Dalam kegiatan Acara itu juga dihadiri beberapa OPD, beberapa Pejabat teras dan puluhan Wartawan se Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.

Ada beberapa persoalan yang disampaikan oleh Buya Feri panggilan yang lebih akrab Wakil Bupati itu selama menjadi Wakil Bupati.

Dari sekian banyak persoalan yang disampaikan Buya Feri, ada beberapa poin yang cukup menjadi perhatian para Wartawan, namun ada salah satu yang lebih menarik lagi untuk dikupas yaitu mengenai pembelian penghargaan.

Hal tersebut terlontar dari mulut Wakil Bupati, yang dalam Pidatonya mengatakan,

"Dalam penghargaan ini, Saya hanya bisa memberikan Rumus saja, Penghargaan itu dibeli atau tidak," Ucap Wakil Bupati (Ferizal Ridwan) didepan beberapa OPD dan puluhan Wartawan.

"Penghargaan Yang dibeli itu adalah Didasari Tawaran. Diawali dari tawaran dulu dan pasti itu dibeli. Karena sudah ada Embel embel dibelakangnya. (Tolong disediakan Administrasinya)," ucap Buya lagi.

"Dan Kalau penghargaan yang tidak dibeli adalah Memang atas dasar Prestasi dan awalnya telah dibuatkan Rel nya dan Kompetensi yang jelas," ujarnya menambahkan.

Saat Figurnews.com menanyakan pada Buya Feri mengenai salah satu contoh penghargaan yang dibeli?

"PGRI baru baru ini, itu dibeli dan setor Rp. 80 juta!" ujar Buya dengan tegas.

Saat ucapan itu dilontarkan Buya Feri, sontak hampir seluruh ruangan itu tertawa usai mendengar ucapan dari seorang Wakil Bupati itu.

Berangkat dari ucapan Wabup (Wakil Bupati) dan Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Figurnews.com pada beberapa orang ikut dalam acara HUT PGRI ke 74 tingkat Nasional itu.

Penghargaan yang dibeli menurut Buya Feri itu, diduga Penghargaan Anugrah Dwidja Praja Nugraha yang diberikan PB PGRI kepada Kepala Daerah tanggal 30/11/2019 yang bertempat di GOR Wibawa Mukti, Cikarang Bekasi, Jabar.

Penghargaan ini ditujukan untuk  Kepala Daerah yang serius dalam meningkatkan dan memajukan pendidikan di daerahnya

Di acara HUT PGRI yang diadakan di Cikarang itu memang terlihat belasan Guru dan beberapa orang dari Dinas Pendidikan Kabupaten Limapuluh Kota.

Dilain pihak Radimas, selaku Ketua PGRI Kabupaten Limapuluh Kota, saat dikonfirmasi kan melalui pesan WhatsApp 31/12 malam membantah apa yang telah diucapkan Wakil Bupati dalam Jumpa Pers itu dengan mengatakan,

"Terserah beliau sajalah,  membuat pernyataan tanpa komfirmasi terlebih dulu bisa bisa jadi fitnah.  Yang saya lakukan dengan kawan-kawan hanya melengkapi persyaratan yg diminta oleh PB PGRI.

"Kami melengkapi persyaratan tersebut karena diusulkan oleh PGRI Provinsi bukan PGRI Kabupaten yangg mengusulkan.

"Dari 16 persyaratan satu diantaranya lunas iyuran wajib anggota sampai desember. 

"Karena pengurus sebelumnya tidak menyetor iyuran ke pusat sehingga jumlahnya sudah 78 juta lebih.

"Karena ini hutang ya itu saja yg dibayar. Tdk ada yg dibayar diluar itu. Dan tdk ada se sen pun dimintakan ke anggota karena amggota sudah ada iyuran wajib per bulannya sesuai AD & ART. Untuk PB PGRI pusat Rp 400, per anggota.ujar ketua PGRI itu pada Media ini. (FN 053).

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre