Breaking News

Bios 44 Hasil Temuan Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P Sangat Membantu di Bidang Pertanian dan Peternakkan

Payakumbuh(Sumbar),FN - Sungguh banyak mamfaat dan kegunaan dari Bios 44 hasil temuan dari Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, S.I.P Danrem 032/Wbr. Bahkan hasil ciptaan beliau sangat banyak manfa'at bagi kesejahteraan khususnya bagi masya-rakat. Bios 44 juga digunakan untuk menyuburkan tanah, sebagai pakan ternak dan manfa'at lainnya.

Seperti Praka Kukuh Gesti yang melak-sanakan Budi daya telur burung puyuhuan Yonif 131/Braja Sakti Payakumbuh, berbudi daya telur puyuh kurang lebih 1000 ekor. 

"Dalam  budi daya burung puyuh bertelor saya menggunakan Bios 44 sebagai cam-puran untuk  minum burung puyuh. Dengan campuran tersebut bermanfaat supaya puyuh petelur cepat terurai dan mengurangi bau hasil yang saya dapat dari pengunaan Bios 44. Hasil bertambahnya serta meningkatkan produksi dari biasanya, selain meningkatkan produksi dari bios 44 lingkungn sekitar juga tidak terganggu dengan aroma kotoran-nya,"papar Praka Kukuh Gesti pada Figurnews.com.

Namun ketika Figurnews.com juga menyinggung tentang pendapatan setelah memakai Bios 44 tersebut.

"Sangat banyak manfa'atnya, dengan mem-budidayakan ternak puyuh dari telornya saya bisa mendapatkan  keuntungan 1,85 juta sampai dengan 2,4 juta yang bisa menambah penghasilan 1 bulan,"

Sedangkan Kopda Norman Zai dengan budidayakan ternak ayam potong dengan kapasitas 700 ekor di Marko Batalyon 131/ Braja Sakti Payakumbuh. Dalam hal ini, Norman Zai juga membudidayakan ternak ayam potong/pendaging memiliki kapasitas kurang lebih 700 ekor.

"Saya juga menggunakan bios 44 untuk dicampurkan ke pakan ternak ayam potong dan juga digunakan untuk mengurangi  bau pada kotoran sehingga bau tidak tersebar baik dalam dan di luar kandang,"ujar Kopda Norman Zai dengan semangat.

Figurnews.com juga menanyakan, sejauh mana hasil dari pemanfa'atan dari pema-kain formula Bios 44 terhadap pakan pada ternak ayam potong. 

"Manfaat yang saya rasakan dari mengunakan Bio44 ini baik, bahkan dari pertumbuhan maupun bau dari kotoran ayam setelah tiba hasil panen kurang lebih 1 bulan. Dan waktu menjual dengan  sangat memuaskan dan hasilnya bisa mencapai lima ratus ribu hingga dua juta rupiah per bulan,"terangnya lagi.

Lanjutnya,"tujuan saya dalam memelihara ternak ayam daging ini adalah untuk mengisi waktu kosong pulang dinas."

Dalam kesempatan tersebut, tim media Figurnews.com juga meninjau kegiatan dari Sertu Hendra Cipta yang lagi mengembangkan budidaya Lele dalam  ember.

Figurnews.com juga mempertanyakan hasil pengembangan ternak lele didalam ember. 

"Saya mempelihara lele di dalam ember salah satu lahan kosong yang berada di Batalyon 131/Braja Sakti Payakumbuh dan juga mendukung untuk program. Dan program tersebut bahwa sahnya sudah diperintahkan kepada kami untuk meman-fa'atkan lahan kosong,"beber Sertu Hendra Cipta pada Figurnews.com.

"Dalam pembudidayakan lele saya meng-gunakan Bios 44 untuk mempercepat masa panen, selain itu air yang dikolamnya bisa saya manfa'atkan untuk meningkatkan kesuburan dari tanah untuk masa panen saya 45 samapi 50 hari. Untuk hasil lelenya bisa saya kosumsi pribadi dan sisanya bisa saya jual untuk menambah penghasilan," ujar Sertu Hendra Cipta.

Figurnews.com juga sempat memper-tanyakan Pratu M.Windo Azmi Cocok yang lagi berada dihalaman rumah yang lagi asik dengan tanaman bawang merah. Dalam hal ini, Pratu M.Windo Azmi juga menggu-nakan halaman pekarangan rumah untuk menanam bawang merah.

"Dalam penanaman bawang merah saya juga menggunakan Bios 44 untuk membuat tanaman bawang merah menggunakan saya lebih subur dan meningkatkan hasil panen dari sebelumnya bios 44 ini akan disebarkan dilahan yang ditanami bawang merah,"paparnya pada Figurnews.com.

Lanjutnya,"dengan menanam bawang merah, saya juga mendapatkan keutungan lumayan buat nambah penghasilan selain dari gaji saya."


Lain Pratu M.Windo Azmi dengan bawang merah, lain pula kegiatan Praka C.Hutagaol yang juga punya kesibukan dengan me-manfaatkan pekarangan rumah untuk menanam ubi jalar. Bahkan hampir semua perkarangannya ditanami ubi jalar dan kelihatan sangat subur. 

Figurnews.com juga menanyakan, apakah tanaman ubi ini juga memakai Bios 44.

"Memang dalam penanaman ubi jalar ini saya menggunakan cairan Bios 44 yang dapat membuat tanaman saya lebih subur dan memiliki hasil panen yang lebih  bagus dari biasanya. Dalam penggunaan Bios 44 ini  saya gunakan pada saat sebelum mela-kukan tanaman dengan cara meyemprot-kan kemedia tanah,"terang Praka C. Hutagaol.

Memang kegigihan dari prajurit- prajurit  Batalyon ini memang diakui termasuk ketelatennya dalam berusaha, seperti Praka N.Erwando  yang mengisi waktunya dengan menggunakan halaman Asrama  untuk menanam jagung. Hal ini terungkap dari kunjungan Figurnews.com ke Asrama.

"Dalam penanaman jagung saya juga menggunakaan Bios 44. Sebelum mela-kukan penanaman jagung terlebih dahulu saya meyemprot media tanah sebelum ditanam.  dan manfa'at yang saya dapatkan setelah mengunakan Bios 44 ini adalah membuat tanaman jagung saya lebih subur dan ukuran jagungnya lebih besar-besar dari sebelumnya," ungkap Praka N. Erwando. 

Namun ketika ditanya masa tanam hingga siap panen dan berapa hasilnya setelah memakai Bios 44.

"Unttuk hasil panen saya 50 sampai denggan 55 hari dan hasilnya pun lebih meningkat, yang biasanya 500 kg dan sekarang sampai dengan 700 kgr perkali panen"pungkasnya. Fella

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre