Breaking News

Warga Gam Raha Minta Walikota Copot Lurah Doyado


Ratusan Masa Aksi 4 Lingkungan Tuntut Copot Lurah Doyado.

Maluku Utara (Tidore) FN,- Sejumlah warga yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Kelurahan Doyado Bersatu melakukan aksi unjuk rasa, Senin (2/12/2019) didepan Kantor Kelurahan Doyado, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara.

Dari pantauan media ini, aksi unjuk rasa yang dilakukan dengan memboikot segala aktifitas dikantor Kelurahan Doyado oleh masyarakat Gam Raha (empat lingkungan) ini dilakukan karena masyarakat menilai Kepala Kelurahan Doyado Hamid Abd. Rajak sudah tidak lagi merakyat.

Kantor Kelurahan Doyado Dipalang Warga

Koordinator aksi Mochtar Kader menyampaikan, aksi yang dilakukan masyarakat ini merupakan bentuk protes kepada kinerja kepala kelurahan saat menjabat pada masa pemekaran Kelurahan Doyado sampai saat ini. Apa yang dilakukan oleh Lurah Doyado ini merupakan contoh permasalahan krisis kepemimpinan yang tidak bertanggungjawab , dimana setiap kegiatan yang dilakukan oleh para masyarakat dan pemuda tidap mendapat respon baik oleh Kepala Kelurahan.

“Selama menjabat, lurah tidak pernah menghadiri hajatan-hajatan seperti hajatan hari-hari besar Islam dan lainnya yang dibuat oleh masyarakat, selalu saja diwakili. Kami masyarakat Doyado butuh kepala masyarakat bukan kepala kantor,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam aksi kali ini terdapat beberapa poin tuntutan yang kami sampaikan diantaranya, Mengingatkan kepada unsur pimpinan kelurahan agar lebih barbaur lagi dengan masyarakat, Meminta kepada pimpinan Kelurahan agar melibatkan Lembaga Pemberdayaan masyarakat (LPM) dalam menyusun program kegiatan Kelurahan, Meminta pihak Kelurahan lebih transparani terkait anggaran kepemudaan, dan meminta kepada Kepala Kelurahan Hamid Abd. Rajak menyampaikan secara lisan dan diikuti dengan penandatanganan surat pernyataan pengunduran diri dari jabatan kepala kelurahan.

“Apabila tuntutan kami tersebut tidak digubris oleh pemerintah dan pihak kelurahan maka dipastikan akan adanya aksi lanjutan yang lebih besar dari ini,” tegas Mohtar kepada media ini, Senin (2/12/2019).

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Tikep Asrul Sani Soleman saat bertatap muka denga masyarakat Kelurahan Doyado menyampaikan, terkait beberapa poin tuntutan yang disampaikan masyarakat Pemerintah Daerah akan segera menindaklanjuti tuntutan tersebut.

Sekda Tikep saat bertatap muka dengan masa aksi.


“Setelah ini kepala Kelurahan dan stafnya akan saya panggil untuk menghadap,” ucap Asrul.

Tambahnya, terkait pemalangan kantor kelurahan dimintakan kepada seluruh masyarakat agar segera membuka palang yang ditancapkan dipintu masuk kantor lurah.

“Saya minta agar segera buka dan aktifitas kantor sudah harus berjalan seperti biasa karena jangan sampai ada masyarakat yang melakukan pengurusan menjadi tergangu,” tuturnya. (Ram)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre