Breaking News

Tebing Aliran Batang Lampasi Mulai Tergerus Air, Marshal: Ini Menjadi Persoalan Yang Serius.

Kab.Limapuluh Kota(Sumbar),FN - Dalam beberapa hari belakangan ini debit curah hujan sudah melebihi dari pada biasanya.

Luapan air sudah membobol dan menghantam kiri kanan tebing hingga mendekati perumahan warga. Bahkan, lahan pertanian penduduk sudah tergerus dan terbawa air.

Mendapatkan persoalan tersebut beberapa Tokoh masyarakat Sariak Laweh memberitahukan pada salah seorang anggota DPRD Marshal dari Fraksi Demokrat Dapil Kecamatan Akabiluru, Guguak, Mungka.

Tak hanya dinagari Sariak Laweh saja, Marshal juga mendatangi nagari Suayan serta Pauh Sangik.

Persoalan di Nagari Sariak Laweh hampir sama dengan persoalan di Nagari Suayan, Dimana Aliran Sungainya sudah menghantam kiri kanan tebing. Hingga aliran Sungai tersebut sudah berpindah dari posisi semula.

Beda hal dengan Nagari Pauh Sangit, dimana jembatan yang dibangun beberapa tahun lalu, kini sudah agak mulai bergeser.

Dalam Kunjungan kelokasi tersebut, Marshal didampingi beberapa Tokoh tokoh Nagari diantaranya,  Bursa Angku Parmato (mantan walinagari), Safrudin, Mustafa (Babinsa), perangkat Nagari dan masyarakat setempat.

Safrudin Tokoh Masyarakat Sariak Laweh saat dimintai keterangan, apa harapannya kedepan? "Sebagai salah satu tokoh masyarakat disini, saya meminta agar adanya perbaikan dengan segera.

"Sebab, kalau dibiarkan berlama lama, saya takut nantinya rumah warga akan terbawa air.

"Bayangkan, kata Safrudin melanjutkan "Jarak bibir sungai hanya sekitar 20 meter dari perumahan warga.

"Mudah mudahan dengan adanya anggota DPRD yang mendatangi lokasi ini, agar bisa segera teratasi persoalan di nagari kami ini, ucap Safrudin dengan penuh harap.

Burza Ak Parmato, "Saya berterimakasih banyak dengan kehadiran Marshal di nagari ini. Dan saya selaku mantan walinagari Sariak Laweh ini meminta penangan yang lebih serius.

"Soalnya, kata Burza lagi, di aliran sungai ini memang sering jadi langganan banjir tiap tahunya.

"Untuk itu, Saya memohon agar semua pihak terutama Kabupaten, Provinsi hingga Pemerintah Pusat untuk ikut mencarikan solusi dalam Persoalan ini, ucap mantan Wali Nagari Sariak Laweh itu.

Marshal, "Ini perlu kita sikapi dengan serius dan akan kita laporkan ke Pemda Kabupaten.

"Dalam waktu dekat ini kita menghendaki adanya Penanggulangan dari Pemerintah Daerah. Minimalnya ada Normalisasi tanggap darurat.

"Untuk memperbaiki secara keseluruhan, memang kita membutuhkan dana yang besar dan tidak sedikit. Kalau Anggaran APBD kita tidak mampu, nanti akan kita usulkan ke Tingkat Provinsi dan Pemerintah Pusat.

"Jadi, saya berharap pada seluruh tokoh masyarakat, Wali nagari se kecamatan Akabiluru serta masyarakat setempat untuk bersama sama mensukseskan dalam pembangunan Aliran Sungai Batang Lampasi ini.

"Agar, dalam persoalan pembebasan lahan bisa segera teratasi tanpa ada halangan apapun.

"Sebab, kalau Aliran Sungai ini tidak segera di Perbaiki, tentu lahan masyarakat akan terancam kebanjiran dan tanah longsor.

"Tanpa adanya dukungan dari segala pihak, kita tidak akan bisa berbuat apa apa ujar anggota DPRD Kabupaten Limapuluh Kota itu, sambil mengakhiri wawancara dengan Media. (FN 053)

No comments

PT. Figur Anugrah Media Mengucapkan: Selamat datang di www.Figurnews.com, Terima kasih telah berkunjung.. Semoga anda senang! Tertanda Pemred: Yuamran Andre